jump to navigation

Jenar Januari 12, 2002

Posted by bocah in Agama, All Posts, Elegi, Fundamentalisme, Islam, Kekerasan, Kisah, Sejarah, Tokoh, Tuhan.
trackback

- untuk Ulil Abshar Abdalla 

SIAPA yang menghukum mati seseorang karena iman dan pendirian akan mendengar sepotong kepala yang ketawa. Konon itulah yang terjadi setelah Sunan Kudus, di hadapan para wali dan para pembesar istana, memancung seorang cendekia yang dianggap sesat, pada suatu hari Jumat di abad ke-15, di halaman masjid keraton, setelah salat selesai.

Orang itu bernama Jenar. Nama lengkapnya Syekh Siti Jenar—sebuah nama yang tak henti-hentinya jadi legenda di masyarakat Jawa. Ia memikat karena ia melambangkan perlawanan yang dianggap sah terhadap kekuasaan para ulama dan penguasa yang mengunggulkan ortodoksi. Literati Jawa yang berpengaruh pada umumnya memang tak bersahabat dengan mereka yang gemar membalut hidup dengan syariat serta merasuk ke pemikiran agama yang legalistis—yang oleh penulis Wedatama di abad ke-19 diejek sebagai orang yang anggubel sarengat.

Sebuah puisi Jawa yang ditulis pada tahun 1849, Babad Jaka Tingkir, juga dengan halus mengekspresikan sikap yang sama dengan kisah Syekh Siti Jenar. Nancy K. Florida membuat telaah khusus tentang puisi itu dalam Writing the Past, Inscribing the Future, yang versi Indonesianya akan terbit awal tahun ini, dan dari sana dapat kita peroleh amsal yang menarik setidaknya dari dua cerita: pembunuhan Jenar dan pembangunan Masjid Demak.

Syahdan, begitu kepala Jenar terpenggal, darah pun mengalir dalam beberapa warna. Tokoh ini pernah dianggap tiruan Al-Hallaj, yang juga dihukum mati karena pendirian tasawufnya. Tapi, sementara dalam cerita dari Baghad abad ke-10 itu darah yang tumpah dikatakan membentuk 84 tetes yang menulis kata “Allah”, dalam kisah Jenar adegan yang menakjubkan ialah ketika kepala yang copot itu tertawa. Ia berseru agar darahnya segera kembali ke tubuh, sebab kalau tidak, akan gagal mereka masuk surga. Maka darahnya pun cepat mengalir balik ke urat nadi, dan bercaknya tak tampak lagi.

Setelah itu, kepala Jenar pun mengitari jasadnya tiga kali, dan akhirnya bertaut pas kembali ke tubuhnya. Tak ada bekas luka. Bahkan cahaya paras Jenar berpendar dan bersalam: “Assalamualaikum.” Tampak bahwa hukuman mati oleh Sunan Kudus itu hanyalah sikap sewenang-wenang yang sia-sia. Kepala, lambang pemikiran, dan tubuh, lambang pengalaman, tak akan bisa ditundukkan oleh pedang, syariat, dan kekuasaan mana pun. Lagi pula tubuh Jenar raib, gaib. Momen itu adalah isyarat bahwa apa pun kekerasan yang dilakukan, ada yang tak bisa mati dan bahkan luput dari rumusan kata dan pikiran (”lenyep ing kawekasane/pan tan kena winuwus“). Jenar bukanlah sebuah subyek yang terpasung dalam identitas. Ia bergerak tak tertangkap, tak dapat dipetik (”kesit datan kena pinethik“).

Dengan kata lain, ia sebenarnya seorang manusia pada umumnya. Ia jatimurti, atau sukma-dalam-wadag, roh-di-dunia, der Geist-im-Welt. Dalam keseluruhan itu, ia hadir dalam “rasa” yang sebenarnya hanya bisa dikemukakan dalam “bahasa” yang tak diverbalkan, dudu rerasan. Ia tak bisa dijabarkan dalam kaidah hukum, sebab hukum membuat manusia dilepaskan dari konteks. Hukum bertolak dari asumsi bahwa dalam menjalankan imannya, manusia bisa diseragamkan.

Tapi tidak. Iman manusia adalah ibarat Masjid Demak. Babad Jaka Tingkir membuat pembangunan masjid tertua di Jawa itu sebagai alegori yang sarat makna: bangunan itu didirikan tanpa lebih dahulu dipastikan arah kiblatnya. Baru setelah rampung, delapan orang wali yang mengerjakannya berdebat sengit (pradongdi). Akhirnya wali kesembilan yang dapat menyelesaikan perkara pelik itu. Ia Sunan Kalijaga.

Wali ini, yang dalam pelbagai karya sastra Jawa dianggap wakil “warna lokal” dalam Islam, tafakur sebentar. Kemudian tangan kanannya menjangkau Ka’bah di Mekah dan tangan kirinya merengkuh pucuk (sirah gada) Masjid Demak. Ditariknya keduanya hingga akhirnya bertemu, sewujud, bertaut:

Payok Kakbah lawan sirah gada masjid
Dèn-nyataken sawujud
Cèples kenceng datan mènggok

Dengan kata lain, sebagaimana diuraikan Florida, Islam yang “universal” (Ka’bah) bertaut dengan Islam yang “partikular” (Masjid Demak). Yang satu tak menghilangkan yang lain; selamanya ada latar sejarah setempat dalam tafsir.

Ortodoksi mencoba menampik unsur sejarah setempat itu, tapi sebenarnya Islam tak lahir dengan ortodoksi. Seperti ditulis M. Jadul Maulana dalam Syari’at (Kebudayaan) Islam: Lokalitas dan Universalitas, sebuah esai pendek yang tersiar dua tahun yang lalu dalam website LKiS dari Yogya, ortodoksi bermula baru setelah Nabi tak ada lagi. Dalam memperebutkan pengganti Rasulullah, tiap kubu menghadapi persoalan: bagaimana Nabi, terasa hadir secara asli? Untuk mendapatkan yang “asli” itulah kemudian agama dibersihkan dari jejak sejarah, dari lokalitas. Yang dekat pun dihilangkan, yang jauh jadi idaman, sebagai yang tegar dan tunggal. Masjid Demak tak mengacu kepada semua itu. Imajinasi para aulia di masa itu membuat Mekah dan Ka’bah jadi dekat, bahkan tampak dalam jarak tiga mil (among tigang ngemèl tinon). Dan dengan alegori tiang keempat, yang menakjubkan bukanlah yang tegar dan tunggal. Kalijaga membuat tiang itu bukan dari batu, bata, ataupun balok, tapi dari tatal. Adapun tatal adalah lapis kayu yang mengeriting yang terbuang ketika permukaan papan diratakan dengan ketam. Maka masjid dengan tiang tatal ini adalah masjid yang didukung oleh mereka yang dibuang, mereka yang bukan lapisan yang bisa disamaratakan. Masjid itu juga bukan rumah Tuhan yang kukuh karena pokok yang solid, lurus, perkasa—pokok Sunan Kudus, pokok kekerasan dan kekuasaan.

Komentar»

1. adi - Agustus 15, 2006

bung gm kok selalu menggunakan referensi serat-serat yg ditulis para (so-called) pujangga aliran mistik kejawen utk membedah masalah syekh siti jenar ? apa secara ilmiah ini bisa dipertanggungjawabkan ? krn tentu tulisan pujangga2 mistik kejawen ini sungguh bias dlm menyoroti kontroversi syekh siti jenar

2. sp_25_merdeka - September 3, 2006

sp 25 merdeka _september 2006

saya mau nanya kepada anda ?……anda tau sejarah para wali
mengapa anda tdk mencontoh kajian para wali untuk berguna orang banyak para wali perjalananya mensejaterahkan rakyatnya.anda takut kpd manusia atau tuhan?….mengapa anda tdk melakukannya,
ilmu anda buat orang banyak atau buat sendiri ?….
saya mohon kepada anda bisa anda menyembuhkan hati rakyat kita?…. itu pertanya saya?…… kita seagama,kita sebangsa.kita bersaudara …… asalammualaikum?…………………..sp_25 merdeka

3. sp_25_merdeka - September 3, 2006

jaman sekarang sepeti jaman gelap ?……….
punya kebisaan di pendam aja ?……….
hati rakyat sedang merintih?…..siapa yg bisa mengobatinya?…..
negara kita punya imam bisakah imam menyeselesaikannya?….
negara kita sebenernya kaya mengapa ditutupi saja?…..
apakah dia ingin menjadi tuhan ?……… itu tidak bisa tuhan itu tunggal tdk adayg menyamainya?…..saya punya alasan?…..tuhan menciptakan dia tdk memilikinya karena kepunya dia,dan tdk mengambil keuntunganya?…..contohnya sebungkus roko dia menciptakan dan melarangnya dan mengambil keuntungannya karena dia ingin melebihin seperti tuhan?….sadar wahai org ternama
bisa kah anda menyeselesaikan masalah ini?…..asalammualaikum…

4. sp_25_merdeka - September 3, 2006

saya hanya orang bodoh tidak tau apa apa?…… tapi saya renungkan

5. sp_25_merdeka - September 3, 2006

wahai kembalilah ke pd garudamu itulah intisarinya?………

6. kartian - Nopember 8, 2006

bung, klo boleh minta tolong nih….
tolong saya dikirimi artikel tentang syech siti jenar dong
saya tertarik dengan ajarannya……
(www.ksumadya@yahoo.com)

7. Kiageng - Nopember 10, 2006

Bukan ajaran yang komplet, tetapi ajaran yang unik yang sejalan dengan kisah hidup, legenda dan biografi Syeh Siti Jenar. Mengapa tidak ada yang tahu ya. Bila ngerti masalah itu, boleh deh saya dikirimi artikelnya.
Makasih deh

8. saeful aziz - Desember 23, 2006

maap dgn ki ageng anda kok tertarik dgn ajaran syehk siti jenar apakah anda ada minat ? ko bisa bisanya anda tertarik dgn ajaran syehk siti jenar

9. Hadi Nur tjahjono - Desember 26, 2006

Pemikiran syehk apa bila pada jaman itu tidak ditentang sekarang nergara kita pasti sudah menjadi negara yang maju dan tidak akan mungkin di jajah. Karena menurut pengamatan dan membaca buku -buku yang di terbitkan membahas tentang ajaran syeh dapat diambil kesimpulan seperti diatas.

tapi apa bila kita salah dalam menafsirkan ajaran syehk memang kita bisa tersesat.
samapi sekarang pun saya masih mencari - cari literatur yang membahas tentang syehk.
tolong dong kalau ada yang punya terutama yang bersumber dari tembang/syair-syair.

10. Trudo H. D. - Januari 2, 2007

“SIAPA yang menghukum mati seseorang karena iman dan pendirian akan mendengar sepotong kepala yang ketawa..”
“Kepala, lambang pemikiran, dan tubuh, lambang pengalaman, tak akan bisa ditundukkan oleh pedang, syariat, dan kekuasaan mana pun..”
Terkadang keyakinan kita terhadap sesuatu ditunggangi oleh penghakiman terhadap keyakinan orang lain yang menurut orang lain tersebut tentu juga dirasa benar. Keyakinan kita cenderung diikuti dengan sikap bahwa apa yang kita yakini adalah benar dan apa yang orang lain yakini adalah salah.
Apakah kita dengan apa yang kita yakini jauh lebih baik dalam menjalani hidup ini ketimbang orang lain yang berbeda keyakinan dengan kita, yang sekali lagi menurut kita bahwa kita adalah benar dan orang lain itu salah!
Memegang teguh apa yang kita yakini itu memang penting, tetapi berbuah dalam perbuatan itu jauh lebih penting!!
Itu juga menurut pandangan saya, yang menurut saya benar..belum tentu benar menurut orang lain…

Sat hal yang pasti…
Tuhan itu Sang Maha..
Tidak lah Dia sepicik pikiran manusia yang penuh keterbatasan.

Diujung sana, Tuhan itu lebih mengetahui….

11. rachmat.s - Januari 8, 2007

kenapa kita harus memperdebatkan syekh siti jenar..!!! para nabi sendiripun punya pendirian berbeda beda jadi siapa orang yang tahu akan dirinya maka orang itu mempunya makom sendiri dan kiblat dia sendiri kenapa manusia sekarang tafakurnya selalu keluar dari diri sendiri dan itu namanya orang bodoh…!!! yg selalu memikirkan orang lain tapi diri sendiri celaka. jadi sebelum memperdebatkan siti jenar baca dulu tafsi qur`an yang sekarang banyak ditoko buku… dan ingat ~tuhan akan membukakan hati seseorang dengan jalan dia sendiri!~

12. Mohasoda - Januari 31, 2007

Untuk Yth Mas Rachmat

Justru Mas Gun itu menyentil kita untuk tidak sekedar berguru pada sebuah tafsir yang tercetak dalam ruas buku. Karena masih ada ayat suci yang lirik tafsirnya kental terpahat dan terbias dalam kalbu.

Salam

13. Ronny Permana Sasmita - Januari 31, 2007

Yang partikular dan yang universal sering kali bersitegang, tapi justru ketegangan yang muncul layaknya kelahiran daerah-daerah otonom akibat sentralisme kaku. Tentu semua ini bermula dari ketidakbersahabatan orang-orang yang sedang berkuasa yang mengatasnamakan kemutlakan universalitas, sehingga melahirkan semacam monopoli kebenaran terhadap segala sesuatu, termasuk monopoli kebenaran tuhan, hamba, cara dan etika bertuhan, dan seterusnya, dan seterusnya. Alhasil, yang terjadi sebenarnya konflik kuasa dan pengaruh antar berbagai interpretasi dalam memperebutkan semacam rasa suka anggota komunitas yang terlibat dalam proses interpretasi tersebut. Tapi tak ada jaminan tentunya bagi yang sukses merebut kecendrungan umum dalam berinterpretasi adalah sebagai yang paling benar, tapi sebagai pemenang sementara dalam pergulatan waktu bisa dibilang iya.
Dalam kontek Jenar, yang mungkin mirip-mirip Jenar Maesa Ayu dengan karya jangan main-main dengan kelamin mu, partikularitas sedang tidak punya kuasa untuk membuat banyak intrepreter waktu itu memihak, alhasil kuasa dari yang sedang memegang kuasa untuk menginterpretasi bertindak dengan memberangus tubuh sang pembawa partikularitas. Tapi lagi-lagi, seperti yang disebutkan diatas, belum ada jaminan bahwa pemenang adalah yang benar. Bahkan akan selalu ada yang mengikuti interpretasi yang partikular tadi, seperti yang coba dipercobakan oleh Mas GM untuk sedikit memberi warna pada existensi Ullil Asbar Asbala, dalam kontek pemikiran islam indonesia. Boleh jadi Jenar, atau Ullil, atau mungkin GM, adalah Galileo, walau, lagi-lagi tidak ada jaminan untuk itu. Terakhir, satu hal yang membuat kita bahagia dan bangga atas eksplorasi GM, terutama atas pernah hadirnya Jenar dalam percaturan perkembangan pemikiran islam di tanah air ini, adalah bahwa monopoli interpretasi dan kebenaran sudah tidak jaman nya lagi, terlepas mau memihak kemana, yang jelas kita telah dihadirkan sebuah perspektif dan paradigma yang berbeda dalam menyikapi kebenaran beragama atawa bertuhan. Artinya, kita semakin diramekan oleh multireferensi dalam menentukan pilihan, walau lagi-lagi tak ada jaminan atas kualitas tinggi kebenaran yang kita pilih. Ini yang paling penting saya rasa, karena kacamata kuda yang selama ini nyaris menempel terus dibawah jidad masyarakat kita telah membuat bangsa ini terkungkung dalam satu harapan dan cita-cita yang memang sudah termonopoli pula, kala tak mau dibilang terditorsi samasekali. Maka dari itu, satu hal terpenting dalam menyikapi ini adalah kearifan dari kedua belah pihak, yang universal dan partikular, dalam menyikapi perbedaan, bahkan perbedaan yang sangat berbeda sekali pun, karna perbedaan cuma persoalan isi kamus yang kita referensikan sama-sama tidak pernah saling bertemu, apalagi beradu.

14. Nazdan Meuraxa - Februari 6, 2007

kalian membahas masalah ini dengan bahasa yang njlimet, sulit dimengerti, dan bias. Mohasoda, walau sampeyan bilang terpahat dalam kalbu, tapi tetap bias to ?
Agama sudah pasti, ajaran dan tuntunannya. manusia boleh berimprovisasi tapi di wilayah yang tidak prinsip.
Kembalikan semua perdebatan kepada Alquran, bila tidakcocok berarti itu salah.
Memang terkadang manusia selalu ingin mengikuti sesuatu yang baru dan aneh, lepas dari patokan dan persoalan yang sudah mapan.
Pada akhirnya selalu menggunakan referensi yang selain Quran.
Coba sekali-kali bung GM meneliti kisah hidup Umar bin Khatab si politikus ulung, Ali si sederhana, Usman si murah hati dan Abu Bakar shiddiq si penyabar dan lembut hati.
Walupun lembut hati ia sanggup memerintahkan orang untuk melawan nabi palsu yang menghasut umat untuk enggan membayar zakat.
kira-kira nabi palsu itu nyelenehnya sekarang kayak pak ulil itu lho.

15. ndy - Februari 7, 2007

mmm, begitu ragam konsep ttng jenar..tapi apakah kita pernah mencoba mencari tahu apa ‘jenar’ itu dalam diri kita ? pernahkah kita mendalami apa pesan dari jenar itu ? karena menurut saya jenar itu tidak sesesat yg diklaim orang ttng dirinya, jenar itu sama dgn wali sango hanya dari segi mana kita memandangnya..

16. Zaki - Februari 9, 2007

Prinsip saya terhadap sesuatu yang meragukan berkaitan apakah ia kafir atau bukan, seperti Pak Ulil itu, kira2 begini: Jika ia memang kafir tak ada gunanya segala jerih payah kita untuk menanggapi, apalagi memakinya, dan jika ia bukan kafir maka tuduhan kita terhadap ia akan jadi bumerang, sebagai mana hukum Islam yang mengatakan bahwa sesiapa yang menuduh seseorang kafir padahal bukan maka tuduhan itu akan berbalik padanya.

17. Hasan - Februari 10, 2007

Maaf saya nggak begitu paham tentang jenar. Apa dia benar-benar ada? Siapa bapak dan ibunya? Siapa teman-temannya? Apa dia punya saudara? Siapa sayja guru-gurunya? Siapa saja murid-muridnya? Apa dia pernah menulis buku atau apa? Menarik sekali jika ada yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya, soalnya saya nggak jadi nggak perlu mbaca buku yang tebal-tebal yang belum tentu ada jawaban di dalamnya.

18. kuyazr - Februari 12, 2007

Rukun Iman dahulu, setelah itu Rukun Islam.

19. belukar langit - Februari 14, 2007

hem…..pusing tapi asyik, tapi kayaknya memang indonesia atau bahkan belahan dunia lain lebih tertarik dengan mistik. oh yah saya mau tanya ma GM untuk kajian syekh siti jenar apakah ada ajaran-ajaran syekh siti jenar yang langsung diambil dari sumbernya langsung (syekh siti jenar, yah kayak ada lietarur2 ajaran yang ditulis langsung sama syekh siti jenar), biar lebih ilmiah aja,apakah memang benar tokoh ini ada dalam sejarah perjalanan umat Islam di indonesia atau hanya merupakan tokoh fiktif. salut ma GM, selalu mencoba untuk berbeda dalam memandang sesuatu.
oh yah klo memang ada literatur2 ajaran syekh siti jenar, mohon berkenan untuk mengirimnya ke alamat email saya
resist390@yahoo.com
terima kasih

20. herru - Februari 14, 2007

buat tanggapan & bahan renungan ( sebagian syair2 Jalaluddin Rumi seorang tokoh sufi)

“Hanya burung bersuara merdu yang dikurung.
Burung hantu tidak dimasukkan sangkar”

“Dunia tersembunyi memiliki awan dan hujan,
tetapi dalam jenis yang berbeda.
Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeda.
Ini tampak nyata,
hanya untuk orang yang berbudi halus –
mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu. ”

“Dua alang-alang minum dari satu sungai.
Satunya palsu, lainnya tebu. “

21. Natsir Said - Maret 17, 2007

Buat Nazdan…! Ketika perdebatan ilmiah selalu dibunuh dengan seruan kembali pada Al Quran, maka yang menjadi pertanyaan lanjutan, Al Quran yang mana yang anda maksud? apakah Al Quran versi Muhammadiyah, NU, Al-Khaerat yang ada di Palu, atau malah Al Quran mistis seperti yang ada dalam tayangan beberapa stasiun TV swasta? Atau malah upaya untuk menghentikan perdebatan ilmiah dengan seruan kembali pada Al Quran justeru akan membuka perdebatan yang lebih sengit dan tidak ilmiah? Untuk satu huruf saja dalam Al Quran seperti Alif, memunculkan banyak interpretasi yang berbeda dari berbagai kelompok. Lalu interpretasi yang mana dapat dijadikan rujukan? Untuk menjawab itu, maka sudah barang tentu kita akan kembali terjebak dalam perdebatan yang tiada berkesudahan.
Yang mestinya menjadi bahan perenungan dan pertanyaan, apakah Tuhan sangat lalai untuk tidak memberikan wewenang terhadap satu orang saja dalam menafsirkan Al Quran di akhir zaman ini? Itu sangat penting dilakukan Tuhan untuk menghindari perbedaan pemahaman yang menimbulkan banyak perseteruan, bahkan adu fisik atas nama kebenaran. Jika memang Tuhan tidak meninggalkan individu yang memiliki otoritas untuk menafsirkan Al Quran sepeninggal Nabi, berarti Tuhan memang menginginkan pembunuhan di atas bumi atas nama kebenaran. Ataukah individu itu telah ada tapi kita yang tidak menemukannya dalam literatur atau pengembaraan ideologi kita?

22. Natsir Said - Maret 17, 2007

Mari kita diskusikan lebh lanjut
Contak Person Natsir Said : 081341058563

23. Zaki - Maret 18, 2007

Saudara Natsir,
Perdebatan Imiah dalam hal apa yang anda maksudkan.
Di satu sisi anda menyadari pentingnya perdebatan ilmiah tapi di lain sisi anda juga menyadari betapa rumitnya membahas Al-Quran yang multi-interpretasi. Dan kalau saya boleh tahu apa defenisi ilmiah menurut anda.

24. kuyazr - Maret 20, 2007

ilmu tuhan bukan ilmu kita natsir!….terserah dia! mati adalah hidup sesungguhnya ini….kenapa jadi soal?…

25. gaoc - April 18, 2007

menurut saya puyeng saya
kalo mikirin yg kaya gituan!!! broooooooooooooooooooooo

26. gaoc - April 18, 2007

wong desooooooooooooooo…dayat kacrutttttttttttt, nasir kacruttttttttttttttttt , rismanto kacrutttttttttt , yopi juga paling kacrutttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt….cretttt…cretttt

27. ohank - April 18, 2007

siapakah yang tau persis tentang syekh,siapakah beliau,darimana asalnya,saya adalah pemburu berita tentang beliau.saya pernah membaca cerita tentang beliau yang menyatakan bahwa beliau wafat bukan karena dipenggal namun dengan kehendaknya sendiri dengan menutup jalan TIRTA NIRMAYA,serta beliau wafat bukan di depan masjid demak tetapi beliau wafat di pesanggrahanya(PESANTREN_RED)tolong informasikan manakah cerita yang benar?ok brooooooo.sanggahan diatas dapat dipertimbangkan.komentar kirim ke ohank_39@yahoo.com

28. lanang - April 21, 2007

mas GM, saya ucapkan salam dan sembah sujud marang Hyang Tunggal sing ora ono Tunggale, tan keno kinoyo opo….

29. ordinary people - April 25, 2007

Pusing saya membaca komentar anda semua….

30. Abi - April 29, 2007

Sebenarnya tiada yang salah dengan Syech Siti Jenar, meng-impelementasikan pemahaman individu adalah sah-sah saja. Namun, ketika ia mulai melibatkan pihak lain untuk melakukan seperti dirinya, maka ia akan berhadapan dengan cara beragama yang sudah baku dan umum.

Ia akan dibebani sanksi hukum yang baku, sanksi Syariah. Pengalaman spritiual seperti Hulul, Wahdatul Wujud, Ijtihad, ke-3 tahapan tassawuf mistik ini paling baik jika diletakan pada ruang private. Tidak perlu didemokan, apalagi diajarkan kepada pihak lain.

Karena nabi saw, tidak pernah sekalipun menyebut apalagi mempraktekan ke-3 tahapan itu. Oleh karenanya golongan para wali saat itu, merasa wajib menjaga akidah, dari intervensi pemahaman pribadi yang bisa mendestruktif bangunan akidah yang telah di bina Nabi saw, sebagai poros tarbiyah umat muslim. Dengan jalan mencekal (hukum mati).

31. fikar_mohammad - Mei 2, 2007

Mungkin Syekh Siti Jenar melakukan hal demikian — menyebarkan pengalaman spiritualnya — kepada ‘orang2 awam’ karena tidak ingin ada ‘penyesalan’ dikemudian hari bagi orang-orang islam umumnya, yang hanya mementingkan syariat tanpa ada pembinaan hati dan pengolahan jiwa. Lihat saja zaman sekarang. Ibadah hanya sebatas gerakan, doa hanya sebatas ucapan, dan lain2nya tanpa ada kesadaran hati untuk mengenal Tuhannya. Maka dari itulah amalan tasawwuf amat diperlukan — meskipun saya juga mengakui bahwa ajaran wahdatul-wujud terlalu privasi kalau dibeberkan — di masa kini. So, bukankah hakekat lebih utama daripada syariat ?

32. Abi - Mei 3, 2007

Ketika kita bicara mana yang lebih utama antara hakikat dan syariat, seyogyanya kita kembali kepada model beragama yang paling utama, yakni model nabi saw yang kemudian dilanjutkan oleh para sahabat, tabi’in dan tabi’ u tabi’in. Itulah model beragama yang sudah disetting Allah SWT untuk umat kemudian, sampai akhir zaman.

“Sesiapa yang belajar ilmu fiqh tetapi tidak belajar ilmu tasawwuf, maka ia adalah fasiq. Sesiapa yang belajar ilmu tasawwuf tetapi tidak belajar ilmu fiqh maka ia adalah zindiq, dan sesiapa yang mengumpulkan kedua-duanya, maka ia adalah ahli haqiqat.” (Shaykh al-Fasi, Qawaid al-Tasawwuf).

Jadi satu sama lain tiada mendahulu pula tidak yang dibelakang, sebaik-baiknya umat Islam adalah yang paling istiqomah dan lurus dalam mengikuti manhaj nabi Muhammad saw. Ambilah apa yang beliau beri, jauhilah apa yang beliau buang.

33. mohasoda - Mei 6, 2007

berikut secuil catatan temen saya tentang
syeikh siti jenar; wali kesepuluh.
semoga sedikit bermanfaat.

http://husniya.blogspot.com/2007/02/syekh-siti-jenar-wali-kesepuluh.html

34. Andi - Mei 9, 2007

Sebenarnya kebenaran itu sudah ada dihadapan manusia, tapi manusialah yang sering menyamarkan kebenaran itu untuk dijadikan suatu perdebatan. Bilamana kita mau mengkaji atau mengaji diri sendiri, kita akan tau dimana letak kebenaran itu sesungguhnya.

35. Andi - Mei 9, 2007

Bila kita mau bertanya pada diri sendiri, dan mau mencari diri sendiri, disitu lah kita akan tau kenyataan yang ada. Pada prinsipnya ajaran syech siri jenar mengarahkan pada hal yang sesungguhnya dan nyata dalam hidup insan untuk menjalani suatu kehidupan. Ada satu pertanyaan dari saya, seberapa besar kita masing-masing individu mensyukuri nikmat Sang Hyang Wenang??

36. abu bakar - Juni 2, 2007

waaah… siti jenar n wali songo,,mna yg bner nich,,wali songo g pernah nulis kitab tntang ajaranya seprti imm gozali atau al jaelani begitupun siti jenar,merka sama pemain dlm sejarah tpi tak mmbekas ilmunya,seperti kata orng bijak tulisan adalh talinya ilmu.kenapa harus bingung imam ahmad az pernah bilang.ujung kbnaran adalah ALLAh,jika ada pndpt saya yg salh maka yg bnar adalh qurn dn sunah maka kmbalilah pada ke2nya
.yg mmberi hidayah jg ALLAH..!rosul pun kna murka ALLAH,saat berdoa agar salh satu pmnnya bisa masuk islm…klo ALLAH pernah BERSABDA di dlm diri rosul ada uswatun khasanah knp tidk rosul az yg kita jdikn contoh utuk khidupan sehari2..knp harus lari ke siti jenar yg mmbaurkan antara islam n fikiranya mencampur adukan ajaran hak dg akal22n mereka yg mmbuwt kita bingung.knp kita mncari bayangn mengejar angan tnpa tindakan yg nyata,yg wajib bgi manusia adalah iman n beribadah,diucapkn dlm lisan dikerjakatn dlm perbuatn itu yg lbih baik,dari pda melamun.ucapkn syahdat dlm lisan yakini dlm hati kerjakn dlm amal perbuatan..dg rasa takut dan harapan kpd rob.insya ALLOH salamt..umat sudah bingung jng di tambah bingung.sdg ajaran yg cuma dlm cerita tnpa bukti dn dalil yg aqurat….mari tebarkan kbaikn di muka bumi kerjakn kwajibnmu sebab rob mnciptkn jin n manusia hanya untuk beribadah sdgkn yg lain tidak.rob brsabda dunia adalh pnjara bgi kalian yg mukmin.puasa adalh pnjara,tdk brbuat maksiat adalah pnjara,smuanya adalh bntuk ktidk bebasan knp kalian mncari kbebasan di muka bumi,itu mnntang takdir bisa murtad.,,,sadarlhah kmbalillah ke quran dn hadist itulah jln yg terbaik islam bukan hsil karya akal22n manusia n buah fikir manusia islam adalh anugrah rob yg tlah di sempurnakan knp kalian mncari kesempurnaan dri selaen ALLAH..sadarlah bangsaku… murka tuhan sedang berada di negri kita karena ajaranya byk di campuri tangan manusaia..dgn berdalih agama yg suci yg di turunkn olehNYA.BERTAUBATLAH.aku pernah berbincang sama syekh di saudi katanya indonesia adalah negara yg pnduduk islamnya terbesar di dunia “aq bangga” tpi sayang kesyirikan pun terbesar disana makanya di tegur oleh ALLOH katanya”aq sedih dengernya”
BANGSAKU…ALLAH MURKA KARENA KALIAN TELH MNYEKUTUKANNYA DGN MAHLUK LAEN ALLAH MURKA KARENA KLIAN MEMINTA KPD SELAIN DIA,DUKUN N PARANORMAL KLO DUKUN BISA MNGOBATI KNP ROSUL YG DEKAT DN DOANYA PASTI DI KABUL TDK MO MENGOBATI JAMAAHNYA YG TERGOORES PEDANG KTIKA JIHAD KLO KALIAN NGAKU BERSIH DN DKET DENGAN ALLAH DN PUNYA KESAKTIAN KNP ROSUL YG DEKET DAN SUCI TDK SAKTI TIDAK KEBAL…?BUKANYA ROSUL TDK BISA KBAL TPI ROSUL SADAR INI ADALH DUNIA YG HARUS MELALUI PROSES DAN MANUSIA DI TUNTUT UNTUK BERSABAR,DUKUN ADAL;AH SYIRIK PARANORMAL ADALAH BIANGNYA KEMURKAAN ALLOH …ALLAH BUKAN MAHLUK DIA TIDAK BUTUH PERANTARA…MAHA MNDENGAR DAN MAHA MELIHAT MAHA MENGETAHUI APA YG ADA DLM HATIMU SEBELUM KAU MENGUCAPKANYA ALLAH MAHA MENGETAHUI KEINGINANNMU SEBELUM KAU MEMINTANYA..TPI SO PASTI UJIAN KSABARAN PASTI BERLAKU PADA KALIAN…UNTUK MENGUJI KPERCAYAAN KALIAN(IMAN) YANG KALIAN UCAPAKN UNTUK MENGUJI KESUNGGUHAN(TAWAKAL) KALIAN….BERSBARLAH.berserahlah….niscaya rob akn mnunjukan jalan terbaik untuk kluar dri keterpurukan ini.

37. Nitisastra - Juni 10, 2007

Dari tulisan yang saya baca diatas banyak sekali fakta-fakta yang tidak jelas sumbernya, secara ilmiah apakah itu bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya contohnya saat Syeikh Siti Djenar dipancung kepalanya mengitari tubuhnya kemudian menyatu dengan jasadnya…apakah itu suatu fakta sebenarnya atau hanya khayalan yang melegenda ataukah hanya hiperbolik….saya rasa harus jelas kebenarannya

38. Vanya - Juni 10, 2007

Kok ngejelimet ama ya/ Rasulullah aja sederhana kok membumikan Al Quran…orang-orang malah mau meniru pikiran njelimetnya Syeikh Siti Djenar (Kondisi : geleng-geleng kepala)

39. john - Juni 10, 2007

he he he..sama kok, saya juga geleng-geleng kepala mikirin pikiran orang, abis kita mikirin diri sendiri belum tentu tuntas..
So, dalam alam pikiran (baca;filsafat), hanya ada satu hakim tunggal, gunakan pikiran sendiri dan pikiran lain hanya sebatas masukan yang belum tentu berpikir. Jika anda beragama, maka pikiran Agama adalah dasar-dasar (baca; postulat) yang tidak mungkin bertentangan dengan pikiran akal anda. Setiap pikiran Agama yang tidak berpikir adalah bukan Agama. Dan jangan ragu untuk mendisposisikannya. karena hanya akal anda yang bertanggungjawab atas diri anda.
Tuhan Yang Lebih Tahu. Salam.

40. aji tunggul - Juni 11, 2007

kajian semacam ini bagus juga untuk dijadikan ajang pembelajaran buat kita2, karena kadang kita suka terjebak dalam satu ‘kotak’ yang kita buat sendiri… at least, tulisan ‘JENAR’ bisa menambah khasanah wacana bagi diri kita sendiri tentang apa yang ada dan bukan apa yang harus ada… S A L U T buat tulisan JENAR… saya menantikan kajian2 selanjutnya… makasih banyak sudah mau berbagi….

41. Toni - Juni 11, 2007

Untuk GM, juga para komentator tulisan Jenar, harap segera membaca 7 seri novel sejarah tulisan Agus Sunyoto (LKIS, Yogja).

42. hessti - Juni 22, 2007

banyak jalan menuju Allah SWT. dari syariat (nya saja), dari tareqat, hakekat dan ma’rifat. yang disyiarkan SSJ mencakup ke 4-nya itu.

Hanya (atas izin allah) kalau saya boleh berkomentar, cara penyampaian SSJ (seperti al hallaj) terlalu frontal.
sehingga yang tidak mengerti, menuduh ia sesat.
ia dihukum gantung bukan karena ajarannya. Para wali lain menyetujuinya. tapi hanya karena caranya yang salah (terlalu lugas)
sehingga para wali menghukum SSJ karena takut masyarakat Indonesia yang baru belajar agama islam menjadi bingung.
Hal ini karena yang diajarkan para wali baru sebatas syariatnya saja, bukan hakekatnya.
sementara SSJ kebalikannya.

ajaran SSJ bukan olah budi beliau saja, tapi beliau banyak mengambil referensi dari sufi2 terkemuka.
apa yang disyiarkan SSJ,berdasarkan (dan memang ada) dalam Al quran dan memang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. hanya saja ayat2nya tersirat, tidak gamblang. Bahkan jalaludin rumi-pun mengejawantahkan dalam syair yang kemudian dipakai sebagai lagu Dewa 19 berjudul SATU.

AKU INI ADALAH DIRIMU..
JIWA INI ADALAH JIWAMU..
dst…………………………..
DENGAN LIDAHMU AKU BICARA…
DENGAN TELINGAMU AKU MENDENGAR..
DENGAN KAKIMU AKU BERJALAN

(lah kalau gak ngerti, yang begini apa gak dituduh sesat??)

jadi tidak usah diributkan. Mau lewat syariat atau ma’rifat, semua akan sampai pada Dzat yang sangat Maha.

tapi bagi saya yang masih muda, masih banyak godaan setan kanan kiri, godaan dugem dan minum wine/bir (kemarin2 ada aja yang ngajakin), ajaran yang disyirkan SSJ dan diteruskan oleh sunan kudus sangat cocok buat saya.

Ya allah….
seandainya dahulu para wali lebih bijaksana menyikapi SSJ dan SSJ sendiripun dalam menyiarkan islam tidak selugas seperti al halaj, barangkali indonesia menjadi negara yang damai.

43. SUFIEISME - Juni 25, 2007

lebih baik kembalilah pada diri masing-masing, jangan memperdebatkan masalah ini. bukankah suara dari hati keci kita adalahsuara yang keluar dari kemurnian jiwa. untuk itu sekali lagi kembalilah pada diri kita dan segerakan revolusi moral sebelum kita menilai orang lain

” BERSIKANLAH KOTORAN KOTORAN YANG ADA PADA DIRI KITA MASING MASING “

44. Zullisaprilla - Juli 2, 2007

Kita …mahluk ( yang diciptakan ), bukan khalik ( Pencipta ). Karena itu kita akan dibatasi oleh pencipta.
Sebaiknya kita lebih berberkaca untuk diri sendiri , jangan sekali -kali berkaca dihadapan tuha.

45. Y Nugroho - Juli 8, 2007

Menurut aku Syekh adalah orang yang betul betul imannya sangat kuat. dan rela mati demi perdamaian para wali yg saat itu sedang berdebat. seperti nabi isa as . saya sangat tertarik kisah yang lebih dalam ttg syekh.

46. Kromoredjo - Juli 11, 2007

Assalamu’alaikum wr.wb
Perkenalkan saya Makhluk Alloh yg masih bodoh ttg Ilmu Alloh ( Agama Islam)
Kalao dilihat dari Hukum alam ( Sunatullah ) ” Kebenaran akan selalu Menang’ atau Jawa = Seng salah bakal seleh.
Buktinya sampai sekarang , Ajaran Islam yang disampaikan Wali 9 lah yang masih berjalan di Indonesia ( Bukan ajaran Wali 9 )tapi beliau hanya menyampaikan Ajaran Islam.
kalao menurut buku2 ttg siti jenar yang saya baca ( nggak tau Siti Jenar itu ada apa ngga ) , Saya hanya mengomentari penyajian Buku ttg siti jenar.
Menurut saya Siti Jenar ( dalam Buku ) itu hanya sebatas manik mulyo ( Dalam pewayangan ) Coz, Siti Jenar ( Dalam Buku ) itu Melecehkan Syariat & Menganggap Rendah / Remeh Manusia atau Umat Islam yg lain Pada saat itu. Perhatikan Sanepan ini :
” Apabila Lampu mengeluarkan cahaya di depan Cermin
dan bayangan di dalam Cermin Persis seperti Benda Aslinya
( Lampu ) jgn menganggap Cermin itu Lampu, tapi Cermin itu tetaplah Cermin.”
inilah yang di Alami Siti Jenar( Dalam Buku )
Dia baru menemukan Cermin
Sedangkan yang satu lg :
” Bukanlah Cermin yg di hadapan Sumber cahaya itu , melainkan Kaca yang Bening, sehingga tidak memantulakan Bayangan dari Cahaya itu
Tetapi Melalui Kaca Bening itu Cahaya dapat Memancar keluar dan memberikan mamfaat pada Lingkungan Sekitar.”
inilah yang di alami para Wali Alloh. ( Wali 9 )

inilah menurut pendapat saya, sekali lagi saya hanya orang yang masih Bodoh dan masih Belajar. pengetahuan saya jg masih terbatas.
Saya tidak mendiskriminasikan Siti Jenar, Lha wong Beliau itu benar ada apa nggak jg belom tahu. ada yang bilang
Siti Jenar hanyalah tokoh Fiktif, Bukankah dalam suatu Cerita / Kisah itu biasanya terdapat suatu konflik/ perbedaan pendapat, kalo nggak gitu ya ceritanya nggak jalan.
Hehehe… . . Gitu aja kok repoot.
Lebih Baik kita Bersatu Bung! Menegakkan Syariat Islam
Agama kita sedang di jajah oleh orang2 Kafir secara Halus Mas!!!

47. Ryan Prasetya - Juli 14, 2007

eh..bang tahu ga arti kata-kata ini “ina amaluna waina amalukum al’ajalah pil saitoni nafsi-nafsi” tolong ya di jelasin soalnya aku ga ngerti.

thanks

Ryan.

48. ayink - Juli 15, 2007

wah rame sekali komentar ttg syekh siti jenar ya..
tetapi ibarat peribahasa, banyak jalan menuju roma..
kita tidak bisa menyebut mana yang benar atau mana yang salah..
toh kita juga dilahirkan di dan dari bumi yang berwarna gelap..
bila menganggap diri kita yang benar..sama saja merampas hakNya..segala puji bagiNya..bukan milik kita..
yang penting pasrah aja lah..menjalani kodrat ingsun..toh perjalanan menujuNya adalah perjalanan pribadi..makanya bila tidak tau maka kembali ke ayat “ucapkanlah :bahwa roh adalah urusan Tuhanku”, dan bila sudah tau tetap kena ayat “ucapkanlah:bahwa roh adalah urusan Tuhanku”..biar tidak terjadi fitnah..rukun..yaitu sifatnya sorga..di Al-Qur’an aja tidak di bahas Tahta Al-Kanz..adalah kearifan Sang Pencerita yang tidak membahas apa yang tidak dimengerti pendengarNya..apalagi kita? he2

49. Kromoredjo - Juli 16, 2007

Hehe… bang Riyan nih, pura2 nanya, khn jawabannya udah ada di benak Bang Riyan sendiri ???????? bahkan penjabarannya, hehe….. jgn pura2 bodoh bang? mang tuh ayat ada di Al Qur’an ?
jgn nanya ke saya bang, saya nih baru menjalani / mengamalkan “Kalimat Syahadad ” aja belom sempurna.
kalo belajar Agama jgn cuma dari Buku2 yang di jilid2 yang njlimet itu bang,
masalah hati ( Tauhid )itu jg dari hati( Pangroso ), tdk hanya dari Akal.
kenali diri sendiri dulu, niscaya akan mengenal Tuhan ( Alloh )
jgn puas hanya sampai di tingkat SYARI’AT ( Tuh kata Orang Bijak )
kalo saya khn masih mengamalkan kalimat Syahadad aja belum sempurna Bang?
Semoga , Sukses Bang

50. bambang s - Juli 17, 2007

setelah saya baca artikel bapak,saya sangat tertarik sekali dengan ajaran syeh siti jenar.klo memang boleh tolong saya dikirimi artikel dan cara2 bagaimana mendalami ajaran syeh siti jenar,terima kasih

51. bambang s - Juli 17, 2007

lupa ini e-mail saya
mr.bola06@yahoo.com
selain itu tolong kasih pencerahannya bagi pemula yg mau belajar ajaran syeh siti jenar
terima kasih

52. m.jamal - Juli 19, 2007

siti jenar sudah mampussss….wali songo juga sudah mampusss…..apa yg bisa kita minta sama mereka…ajaran tingggal ajaran….yg ada sekarang semua rekayasa…tipu daya… kalo sampean punya TUHAN ngapain minta sama orang lain…… saya punya guru yang lebih extrem dari siti jenar…

53. Kromoredjo - Juli 20, 2007

hehe… mang enak punya Guru Extrem !!!!!!
lo ama guru lo jg bakal mampusss………… ………….. … ….

54. ANDREAS ERIK - Juli 21, 2007

Tulisan yang bagus dan bisa menambah pemahaman saya tentang sosok SyekSaya mengenal kanjeng syekh siti jenar dari pelajaran sejarah di sekolah saya dulu. Sepenggal cerita tentang siti jenar yang masih saya ingat adalah adanya cap “sesat” yang menempel pada beliau.Beberapa tahun kemudian saya mencoba mencari tahu siapa syekh siti jenar. Rupanya keingintahuan saya mulai terbuka, terutama pada saat saya bertemu dengan penulis novel Syaikh Siti Jenar. Ya, akhirnya saya bisa melihat ternyata Kanjeng Syekh punya ajaran-ajaran luar biasa. Mungkin dari luar biasanya sang kanjeng itulah, orang-orang biasa mengaggap sang kanjeng syekh sebagai orang yang tidak umum, tidak waras, atau tidak wajar, bahkan sesat (karena orang pada umumnya tidak berbuat seperti yang dilakukan kanjeng syekh). Di dunia ini ada hitam ada putih, ada baik ada buruk, tidak ada salahnya kok kita belajar hal-hal baik dari yang buruk. Dari situlah kita bisa membedakan baik dan buruk yang sejati.Oya, mohon kirim artikel-artikel tentang Syekh Siti Jenar ke galadestria@yahoo.com, saya tunggu!!!!

55. danalingga - Juli 27, 2007

Jenar…jenar…mengapa toh sampai sekarang kau tetap hidup? ;)

56. Hamba ALLAH - Agustus 2, 2007

ASSALAMUA’LAIKUM SAUDARA2KU…. MOHON MAAF, IZINKAN SAYA SESAMA MUSLIM BERBAGI ILMU PENGETAHUAN… RUH HAMBA ALLAH YG MENGAKU SJECH SITI JENAR KEMARIN MALAM PUKUL 24.00 MELALUI PERANTARA HAMBA ALLAH DATANG MENYAPA SAYA..
BELIAU MEMBERIKAN NASEHAT, MENGAJARKAN KEBAIKAN DAN BERBAGI ILMU PENGETAHUAN KEPADA SAYA..

1). PADA PRINSIPNYA AJARAN SPIRITUAL BELIAU TERHADAP MURID2NYA BAIK DAN UNTUK KEBAIKAN.. NAMUN TIDAK SEPENUHNYA AJARAN TERSEBUT DAPAT DISERAP, DIKAJI DAN DIPAHAMI DGN BAIK OLEH MURID2NYA PADA WAKTU ITU, SEMUA TERJADI TERKAIT DGN KUALITAS INTELEKTUAL MASING2 MURID YG BERBEDA…

2). PERJALANAN KEHIDUPAN SPIRITUAL SJECH SITI JENAR “DIANGGAP” OLEH WALI 9 MENYIMPANG DARI AL-QUR’AN DAN SUNNAH RASUL.

3). BELIAU MENINGGAL DUNIA TANPA DIBUNUH, BELIAU MENINGGAL DENGAN IZIN DAN RIDHO ALLAH.

4). JASADNYA DITUKAR DENGAN SEEKOR ANJING KUDISAN DENGAN TUJUAN : AGAR IMAN ISLAM RAKYAT DEMAK TIDAK TERGODA, TIDAK KONTRADIKSI, TIDAK MENIMBULKAN KONTROVERSI BAGI UMAT ISLAM HINGGA AKHIR ZAMAN NANTI, UNTUK KEPENTINGAN SEJARAH POLITIK ISLAM DI MASA DEPAN DAN UNTUK MENJAGA WIBAWA AJARAN RASUL ALLAH MUHAMMAD S.A.W HINGGA AKHIR ZAMAN NANTI…

“” DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA DEKAT DENGAN RAJA DAN DIA DEKAT DENGAN RAJA DI RAJA “”" ” SEMOGA ALLAH SWT MENJAUHKAN ANAK CUCU ADAM DARI PERMUSUHAN, AMIIN….” ” KEBENARAN HANYA MILIK ALLAH.. ALLAH BERKEHENDAK KEPADA SIAPA SAJA YANG DIKEHENDAKINYA…”
DEMIKIAN YANG DAPAT SAYA SAMPAIKAN, MOHON MAAF JIKA KURANG BERKENAN DIHATI DAN KEPADA ALLAH SAYA MOHON AMPUN, WASSALAMUA’LAIKUM WR.WB…

57. ibra - Agustus 6, 2007

kemaren juga dia nyapa gue
katanya begini :
kalo bikin komen jangan pake huruf kapital semua

58. dwi sudjatmiko - Agustus 7, 2007

GM nulisnya tahun 2002 tapi baru dikomentari dengan ramai tahun 2006-2007.
Semuanya nampak pandai mengemukakan pendapat, mungkin saja GM sedikit tertawa melihat riuh rendahnya suasana.
Ada yang panas, memojokkan, berusaha menjadi yang menang sampai membawa nama agama. Apa perlu itu semua? Toh, ketika usai membalas ucapan lawan, kita juga berkumpul kembali dengan keluarga serta disibukkan dengan rutinitas yang lain.
Terlebih tulisan tersebut pada awal penulisan tertulis ‘untuk Ulil Abshar Abdalla’.
Bung Ulil juga tidak memberi komentar apalagi Bung GM.
Ibaratnya GM menulis sebagai pengganti sms…atau surat…berhubung ini masalah panjang…mungkin jadinya ditulis lewat blog…
saya jujur saja, senang membaca caping mulai jaman kos waktu kuliah sampe sekarang menjadi …penulis juga…
Jadi saya tidak ada masalah dengan orang yang begitu sigap menanggapi sesuatu hanya karena berbeda…
Yang saya lihat karya Bung GM sebagai jurnalis dan penulis…itu saja.
Masalah agama…biar aku dan Tuhan yang tahu…
Terlebih lagi, kita masih orang Indonesia…
Tuhan tidak fanatik kepada satu umat…
Jadi kenapa kita harus begitu…
Tuhan Maha Penyayang…
Siapa Yang Dia Sayang…bukan urusan kita
Siapa Yang Beliau Kasihi…Hanya urusan waktu

59. naRto - Agustus 9, 2007

Assalamualaikum saudaraku semua …
ijinkan saya ikut nimbrung dalam kupasan ajaran syehk siti jenar ini walaupun sebenarnya saya sendiri tidak paham dengan keEsaan Alloh, saudaraku dalam mengupas ilmu da’im ( ilmu sunan kalijogo ataupun syehk siti jenar ) jangan lah menggunakan akal atau pikiran sebab yang akal timbul hanyalah perbedaan dan kesalah pahaman …..sebaiknya gunakan hati nurani ( rasa dalam qalbu ) dibarengi dengan tafakur insyaalloh memberikan kecerahan, manusia sudah ada garis dan takarannya masing masing dan Alloh sendiri yang menghendaki dan yang akan memberikan sesuai dengan janji masing masing.karena dalam hal ini rentan sekali dalam hasutan iblis, jangan lupa sebenarnya iblis juga mengerti dengan hal ini karena seijin Alloh. kalau adakata kata yang tidakberkenan, karena Alloh saya minta maaf

60. Budi - Agustus 22, 2007

Huahahaha…. manusia..manusia.. senengnya berdebat melulu tapi gak pernah ada kesepahaman di antara mereka…

Tuhan tuh Maha Segala,… kasihNya diberikan ke segala umat (tdk peduli dengan agamanya) lewat hal-hal yg sering kita tidak sadari.
Tuhan tuh gak gila hormat atau gak gila untuk disembah.. (emangnya Dia feodal..??… hehehe)

Bagaikan matahari yg menyinari bumi dan alam semesta, tiada pamrih (ikhlas)…

So, gak usah pada banyak ngomong (apalagi sampe ngotot). Mending jalankan hidup ini dengan Ikhlas…
Kalau beribadah yg ikhlas, ya ikhlas, tanpa pamrih terhadap apapun barang secuil…

61. satrio wirang - Agustus 28, 2007

assalamu’alaikum,
seperti banyak orang tahu apa yang disampekan oleh syech siti jenar pada dasarnya adalah sebuah prinsip yang mendasar mengenai menyatunya hamba Alloh dengan Robbnya( Tuhan yg menciptakan langit dan bumi ) dan bukan mabuk kepayang terlena lupa mengurusi dunia Versi AL Halaj atau orang yg menganggap dirinya TUHAN. Coz masih ada urusan perut dan dapur yang juga menjadi perhatian dari sang syeh, ini ter cermin dari para salik atau murid-muridnya yang tetep getol dlm mengurusi sawah ladangnya dan perniagaanya. so ini cuman perkara politik dimana ambisi salah seorang dalam dewan wali yang merasa khawatir dengan membengkaknya pengikut syeh ini. persis seperti Soeharto Vs Gus Dur. apa yang menimpa pada ssj ini memeang membuat trauma yang mendalam terutama bagi kaum yang mmuliakan islam dengan memegang apa yang di ajar oleh ssj. pada tingkatan akar rumput sering saya menemukan pertanyaan 2x spt ini.” buat apa sholat . kalo kelakuannya masih suka mabuk,judi bahkan lebih parah lagi iri dengki plus serakah” pertanyaan pertanyyan tsb justru muncul dr kalangan jelata yang kemudian mereka memparadokkan hal tsb dgn tokoh agama non muslim yang dikabarkan sebelumnya adalah pemeluk islam. memang sepele pertanyaan tsb,namun akhirnya seperti membuat pencitraan yang berkebalikan dengan apa yang Baginda RasulullohSAW ingin wujudkan sbgmn spt yang BeliaU sampaikan bhw Dirinya di utus untuk menyempurnakan AHLAK. Pada banyak daerah dan bukan hanya di jawa ajaran ssj ini melekat walau penganutnya ini dlm KTP mereka Islam tidak tertulis,namun kecenderungan mereka dikarenakan lebih pada pemuliaan budipekerti.
Wasalammualaikum

62. masagungsaja - September 12, 2007

Alhamdulilllah, saya dilahirkan pada jaman sekarang ini. Tidak dijamannya Kanjeng Nabi Muhammad s.a.w., apalagi jaman-jaman sebelumnya, belum tentu saya seiman, belum tentu.
Lahir dijaman sekarang sudah banyak orang yg cerdas, pandai, pintar dll so tidak usah lagi cari-cari dari awal, tinggal ngelanjutin aja apa yg dianggap cocok & seide toh jika nanti ‘niscaya’ emang ada “Pengadilan Akhir” yg ditanya kan pribadinya masing2. Beliau-beliau kan penyampai risalah. Beliau tidak mengarang, beliau tidak menyuruh agar disembah, beliau masih mengakui adanya Hu, Huwa, Dia, hYang Maha sbg sesembahan.
Debat-berdebat, olok perolok, rebutan kebenaran, padahal kebenaran adalah Dia, rebutan Tuhan ? Kalo Sampean2 sudah merasa benar ya monggo silahkan …. tidak ada ruginya, apalagi bagi saya.
Bagi yg pegang Al-Quran sbg kitabnya, coba baca (QS Al-Baqarah 139) kalo ndak salah terjemahannya begini : Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati.
Mohon maaf bagi yg tersinggung dgn ucapan saya, kiranya Sampean berkenan memaafkan saya.

63. nanang hidayat - September 22, 2007

Bung,apakah anda yakin seyakin yakinnya bahwa cerita yang anda paparkan di atas adalah suatu kebenaran…?apakah anda yakin kalo siti jenar itu tidak sesat..?darimana anda dapat pemikiran yang seperti itu..?hati hati kalo membuat suatu statement..iya kalo cerita itu benar..tapi kalo salah anda akan di mintai pertanggunganjawab atas berita anda yang tidak benar besok di sisi alloh yang maha menghukumi

64. nanang hidayat - September 22, 2007

sebenarnya kita sebagai hamba alloh dan umat nabi muhammad tidak perlu resah dengan perpecahan yang terjadi di kalangan umat islam sekarang ini,kita jgn ikut/taqlid kepada pendapat segolongan/seseorang tertentu yang itu tidak pernah dilakukan oleh kanjeng nabi muhammad…bukankah kita sebagai umat islam sudah punya nabi muhammad sebagi suri tauladan bagi kita..?bukankah kanjeng nabi muhammad pernah mengatakan “kalian tidak akan pernah tersesat selama perpegangteguh dengan Al Qur’an dan Al Hadist”…?tapi mengapa umat islam sekarang ini cenderung meninggalkan sabda kanjeng nabi muhammad yang sudah pasti benar nya,malah mempercayai hanya kepada seseorang jenar yang tidak pernah melakukan syari’at islam..?
apakah dibenarkan orang yang mengaku seorang sunan/penyebar islam,tapi dirinya tidak pernah sholat,zakat,puasa..dll//..?
padahal bukankah rosululloh pernah berkata bahwa”orang yang meninggalkan sholat saja hukum nya adalah kafir”..?
apakah jenar itu lebih tinggi derajatnya daripada kanjeng nabi muhammad…?hal ini sungguh sangat memalukan sekali

65. NAJIB IBRAHIM - Oktober 1, 2007

ASSALAMUALAIKUM….MENGENAI AJARAN SYEIK SITI JENAR SAYA KAGUM…KRN SYEIK SITI BELIAU JUGA HAMBA ALLAH.
TENGOKLAH DI ALQURAN..ALLAH ITU LEBIH DEKAT DRIPADA URAT NADI KITA.
YG DIMAKSUD ITU ADALAH ZAT ITU ADA ..DI ALAM INI. TPI ALLAH MEMEINTAHKAN PARA MALAIKATNYA TUK MELAKSANAKAN TUGAS..MASING2… YG SALAH DLM HAL INI ADALAH PARA PENGIKUTNYA…
JUJUR AJA..PERNAHKAH DLM BERDOA KITA DI KABUL OLEH ALLAH SWT?
KLO YA…..ITU ARTINYA ALLAH TELAH MENDEKAT PDA KITA. BLOM MENYATU…PENGERTIAN PENYATUAN INI TAK AKAN MUNGKIN… DAN BERSIKAN DIRIKITA SEBAGAI MANA ALLAH MENIUPKAN ROH KITA WARTU KITA BERADA DLM KANDUNGAN 40 HARI…YA SYIEK SITI… ENGKAU TAK AKAN..MATI..YG MATIADALAH AHLAK PARA PRNGIKUTMU [YG MEMBANGKANG] JASADMU TAK AKAN DI TELAN BUMI HINGGA AKHIR KIAMAT AKBAR TIBA…..WAALAHUALAM..AMIEN

66. pian - Oktober 10, 2007

timur dan barat adalah kepunyaan allah di mana berada disitu wajah allah al baqoroh 115
bahwasanya hamabaku kasih aku akan dia aku bunuh dia dan akulah gantinya dengan aku dia melihat akan segala yang ia lihat dengan aku ia berjalan dia merasa tiada berbuat hanya akulah yang berbuat itulah haqul yakin hadis qudshi
asal dari allah kembali ke allah

67. pian - Oktober 10, 2007

setetes air yang menyatu dengan samudra sehingga menjadi samudra
mengenal tuhan malului diri
menjadikan tuhan sebagai diri yang sejati
pian alifsuffi@yahoo.co.id

68. Moch.Irfan - Oktober 18, 2007

Saya hanya ingin memberikan sedikit komentar saja “bahwa dunia ini tak lebih dari seonggok bangkai.dan pandangan ALLAH terhadap dunia ini jauh lebih rendah dan lebih hina daripada anggapan kalian KALIAN SEMUA terhadap seonggok bangkai!!Belajarlah untuk mengenal kematian sebelum dia datang!!!

69. Moch.Irfan - Oktober 18, 2007

oiya ada yg klupaan…Syeik siti jenar itu jg seorang MUSLIM,ajarannya jg bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadist.Jd tdk sepantasnya kita sesama umat muslim menjudge dia orang sesat/murtad.Memang inilah penyakit akut orang-orang muslim di negri ini “suka menuduh/menilai negatif terhadap saudaranya sndr sesama MUSLIM”.Teologi MANUNGGALING KAWULA GUSTI ajaran Syeik siti jenar bisa memberikan ilmu dan pelajaran bagi kita bahwa jgn hanya menjalankan syariat cuma sekedar menjalankannya saja,tp syariat yg kita jalankan(sahadat,sholat,zakat,puasa,haji&amalan2 yg lain) jg hrs bisa memberikan makna kepada kita knp kita di perintahkan oleh ALLAH untuk menjalankan syariat tersebut!!jd intinya:percuma kita sholat ribuan rokaat sehari tapi kalau masih berbuat maksiat,masih korupsi,masih suka bersina,masih suka menggunjing orang lain dan melakukan perbuatan maksiat lainnya.Percuma jg puasa sampai gak karuan(puasa DAUD)tapi masih mencuri,masih suka korupsi dll.inilah mengapa negri kita tak pernah berhenti didatangi bencana,indonesia itu masyarakatnya taat beribadah, sholatnya juga g pernah telat,yg haji jg banyak, yg puasa jg banyak,yg zakat jg banyak tp mengapa bencana datang bertubi-tubi??mgkn ini bs menjadi bahan instropeksi bagi kita semua…INGAT:maut itu pasti datang,siapkan bekal untuk menghadapinya. JANGAN tertipu oleh godaan dan bujuk rayu dunia, karena sesungguhnya Dunia itu Hanyalah SEONGGOK BANGKAI!!!

70. Moch.Irfan - Oktober 18, 2007

MENANGGAPI MAS NANANG HIDAYAT:BUKANNYA SYEIK SITI JENAR TIDAK MENJALANKAN DAN MELAKSANAKAN SYARIAT,ini terbukti dari adanya mesjid di padepokannya( di PAGURON LEMAH ABANG).yang di kritik adalah bahwa orang-orang pd masa itu menjalankan syariat cuma sekedar menjalankannya saja tanpa memahami makna yang sebenarnya dari syariat itu sendiri. Dan itu sekarang tercermin pada bangsa ini yg katanya mempunyai penduduk muslim terbesar tapi jg mengalami KRISIS MORAL DAN KRISIS MULTIDIMENSI!!buat mas nanang hidayat: kalo blm bner2 mengerti tentang syeik siti jenar jgn mencela beliau!!!

71. Aa - Nopember 1, 2007

itulah bukti,sejarah yang tanpa bekas hanya orang 2″tertentu” yg mengetahui kebenarannya,yg saya pikirkan apakah ada seseorang yang tingkat tauhidnya seperti syeikh abang di jaman sepeti ini ???????,mengapa tidak !!!!!!,bangunlah dunia dan akhirat yg mengandung keimanan dan keislaman.
waa salamm

72. pian - Nopember 8, 2007

ya tentu saja aku aku adalah orang yang berani mengaku hanya akulah yang benar dan tidak ada kebenaran selain aku

73. pian - Nopember 8, 2007

sbenarnya sih itu sangat rahsia dimana kita mempunyai 9 lubang di badan yaitu melambangkan 9 wali dan 1 lubang yang ditutp yaitu lubang pusar yaitu syeh siti jenar
dengan nama allah siapa-siapa beserta nama allah maka ia tidak akan pernah binasa oleh segala yang ada dilangit dan di bumi ia lah dzat mengetahui dan mendengar siapa siapa yang tidak bercerai dengan nama allah yakni siapa siapa yang telah mendapat maqam tajali asma allah maka ia tidak akan pernah binasa oleh segala senjata yang ada di langit dan dibumi hadis qudshi

74. qyai rocker - Nopember 11, 2007

Woi……loe jngn ngarang yea…??? Masak ya tubuh kita merupakan representasi dari wali sogo ma syech siti jenar,kalo munk Tuhan mo bikin kek gitu,senggak-gaknya Tuhan pasti milih tokoh yang populer ktimbang mereka..!!! loe jngan ngarang dunkz,!1 orang lagi serius nich.!

75. pian - Nopember 14, 2007

itukan hanya perumpamaan loh ngak mengerti sih loh belajar lagi aja biar mengerti heheehhe
firman tuhan waalmnahuladunailmi (dan kami mengajari ilmu dari kami)

76. qyai.rock - Nopember 14, 2007

Iya dech,gw belajar lagi….!!!! tapi dimana yea tempat belajar yang ga kebanyakan perumpaan,? Ntar gw dibikin bingung lagi..

77. pian - Nopember 16, 2007

katakanlah jika allah menghendaki niscaya aku akan membacakanya kepadamu dan tidak pula aku memberitahukannya kepadamu sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama mengapa kamu tidak memikirkannya (yunus 16)
ingat bahwa di dalam diri manusia terdapat yang hidup dan takan pernah mati.
dan allah menguatkan mereka dengan ruh KU (mujadilah 22)
wahai putra adam telah aku ciptakan engkau dengan segala kebutuhanmu tapi aku ciptakan engkau untuk diriku sendiri (hadis qudsi)
cari lah guru yang mengajarkan ilmu tentang diri bukan tentang yang lain
siapa mengenal diri pasti akan mengenal tuhanya (hadis qudsi)
barang siapa mencari tuhan diluar diri kafirlah ia (hadis qudsi)
mencari guru juga harus pas di hati.
misal nya loh ngak ketemu guru loh cari aja guru saya ada di palembang hehehehehhehehehheh

78. safiq - Nopember 17, 2007

assalamualaikum…………….kepada semua orang islam tidaklah payah kita bergaduh sesama islam..nama saya safiq asal malaysia…memang benar kata pian mengenal tuhan dari luar memang kapir…dan juga kata najib ibrahim memang benar..pelajaran syeik siti jinar tidak sesat dan tidak murtad orang yang sesat adalah tidak mengenali allah orang yang sesat itulah tidak cukup 100 cuma 99…sebagai orang islam kita sudah di bagi akal dan kekuatan sempurna sekali tetapi mengapa tidak mencariorang islam harus mencari siapa diri kita bukan menjadi pembakang ….wahai umat islam kamu semua sudah kenal nama allah dari 1 hinggah 99 bagaimana pulah nama allah yang 100?sudahkah kah kamu mengatahui atau sudah kah kamu mempunyai bekalan ahirat?cuba terangkan wayu pertama nabi muhamad terima adakah itu wayu pertama nabi muhamand terima ? bukan kah ada lagi wayu yang tersembunyi?allah tak rasiah kan dalam kitab al-guraan seharusnya kita kena cari…mengapa selawat harus ALLAH HUMMA SOLI ALLAH SAIDINAMUHAMAND?sedangkan nabi adam lebih awal dihidupkan…..memang benar masih ada lagi nabi tersembunyi cuma kita tidak tahu mengapa umat islam tida mencari???????bukan kah orang islam mahu masuk kesyurga ?sekian wassalam

79. safiq - Nopember 17, 2007

kalau mahu cari guru carilah yang guru benar-2kalau kita mahu mencari tidak lah jauh sangat cuma tanya diri anda sama ada mahu atau tidak?sebelum memcari ilmu rohani mesti kuat dan yakin pada allah…bagi saya sifat 20 cuma di kuku hitam saya tersembunyi…..carilah ilmu yang benar-2 membawa umat muhamand ke pintu cemerlang…dan jangan kita sama-2 menghina agama lain sebab allah itu bukan agama islam,kistian,mahu pun lain-2 agama….cuma nama alllah saja yang bannyak hingga 99, orang yang tahu nama allah 100 itu adalah kekasih allah…….

80. dony p herwanto - Nopember 18, 2007

kenapa kau berbicara seolah bukan kau
kenapa kau menulis seolah bukan kau
kenapa kau berjalan seolah itu bukan kau
tapi aku sadar kau ada seperti ini karena bukan kau
hanya DIA yang tak mampu kita lihatlah yang akan bersama kau.

jenar itu ada karena di sadar, ia ada karena ada yang mengada.

81. pian - Nopember 19, 2007

ya saya setuju dengan pendapat safiq HEHEHEHHE
bahwa yang mengetahui nama allah ke 100. sesuai tasbih ada 99 dan 1 lagi kuncupnya itulah nama allah ke 100 yang saya artikan sebagai ALIF jadi semuanya ada 100.
alif adalah huruf awal dialah yang awal karena alif maka adanya huruf ba dan lain sebagainya.
sama seperti allah. allah adalah awal karena dia maka ada alam semesta dan lain sebagainya
alif itu adalah nama allah itu sendiri tiga huruf kebelakang melambangkan alam semesta
gitu deh singkatnya.

alifsuffi@yahoo.co.id

82. SAFIQ - Nopember 25, 2007

ASSALAMUALAIKUM…..apakhabar pian terima kasih pian kerana setuju pendapat saya…..ajaran siti syeik jinar tidak sesat dan tidak murtad.orang yang tahu nama allah 100 itu adalah kunci pintu syurganya rumah nya…allah telah janji pada nabi muhammand allah haramkan nabi muhammand masuk ke neraka ….jadi kita ini umat siapa…..pian apa kamu pun belajar dan pengikut syeik siti jinar?kalau ya email lah pada saya saya ingin kongsi pengalaman

83. pian - Nopember 27, 2007

saya ngak tau bagaimana @mail ke safiq kan ngak disebutin. kamu aja ke @mail saya alifsuffi@yahoo.co.id atau telpon 085268331118
ya saya belajar guru saya ada di indonesia tepatnya di daerah palembang.
syeh siti jenar membuka nya secara umum jadi dia dianggap sesat padahal sebenarnya jika membukanya pada orang yang mengerti tentang hakikat maka dia tidak akan mengatakan syeh siti jenar sesat.
walawalu walakhiru wazohiru wabatinu dialah yang awal dia lah yang zahir dialah yang bathin Q.S. al hadi 2
itukan udah jelas di dalam quran lagi

84. wiks - Desember 5, 2007

ya kalau tidak intisari ajaran syekh siti jenar ora usah ngomonglah..la wong isla dewe juga durung tentu bener..

85. wiks - Desember 5, 2007

ya kalau tidak intisari ajaran syekh siti jenar ora usah ngomonglah..la wong islam dewe juga durung tentu bener..

86. pian - Desember 6, 2007

ngak mengerti mas perkataanya coba pakai bahasa indonesia yang baik dan benar biar saya mengerti ?

87. amanata - Desember 10, 2007

mas piyan,
Bisa minta tolong source hadis qudsi di postingan anda gak?

***
bahwasanya hamabaku kasih aku akan dia aku bunuh dia dan akulah gantinya dengan aku dia melihat akan segala yang ia lihat dengan aku ia berjalan dia merasa tiada berbuat hanya akulah yang berbuat itulah haqul yakin (hadis qudshi)
wahai putra adam telah aku ciptakan engkau dengan segala kebutuhanmu tapi aku ciptakan engkau untuk diriku sendiri (hadis qudsi)
cari lah guru yang mengajarkan ilmu tentang diri bukan tentang yang lain
siapa mengenal diri pasti akan mengenal tuhanya (hadis qudsi)
barang siapa mencari tuhan diluar diri kafirlah ia (hadis qudsi)

***

Satu lagi pertanyaan buat mas Safeq,, kok beberapa kali anda menulis Muhammand bukannya Muhammad, termasuk dalam sholawat anda. awalnya saya pikir mungkin ketidak sengajaan, tapi kok terulang beberapa kali yah,,? pengen tau aja sih,, apa bener gak sengaja atau kebiasaan atau ada yang lain?

Terima Kasih

88. pian - Desember 10, 2007

maksudnya apaan gua ngak mengerti?gua ngak tau arti soure? lagian gua baru bisa komputer
hehehheh

89. amanata - Desember 10, 2007

hehehe,, gw jg baru belajar ISLAM. maksud gw biasanya kan kalo hadis tuh ada yg nyeritain/riwayatin,, apa bukhari, muslim, abu hurairah, atau siapa,, nah,, kalo lo tau siapa periwayatnya, gw mau searching sekaligus buat pencarian gw,,,

Serius,, no offence,, soalnya gw jg pernah denger hadis2 tadi sebelumnya, tp gw lupa sumber nya…

Thanks before.

90. sunan kuning penebar pesona - Desember 11, 2007

PANTUN GELOMBANG CINTA
( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )
Oleh : Maulana Mahbub Al - Majnun

NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
KESEWENANG - WENANGAN MERAJALELA

SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
BENCANA JADI OBYEK WISATA
PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA

DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
NUSANTARA NEGERI KUTUKAN

BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
NUSANTARA MENUJU KIAMAT

KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
TAPI KAMI SELALU TERTIPU

NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU
SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU
BERHARAP - BERDOA SEPANJANG WAKTU
KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?

KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT
BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
SEMUCI – SUCI DAN SEOLAH NINGRAT
PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT

KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU
INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?
AKAN MUNCUL SEORANG RATU
YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU

KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?

AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA
KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN

AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
KARENA LAKUMU - LAKU YANG SUCI
WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA
SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI

MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN

UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD
BUKAN WAHYU AGAMA BARU

NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
TERBITNYA FAJAR - SANG MENTARI HARAPAN
LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
GELAP MALAM PENUH JEBAKAN

SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI

KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN
ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT

SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI

KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
DEMI TEGAK HUKUM - KEADILAN ILAHI

NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI
CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI

RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI

RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI

KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU

BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
SATRIO - PINANDITA SIAP MENEMANI
SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA

TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
MENGUJI NYALI JIWA PERKASA

WAHAI APARAT - PENEGAK HUKUM NEGARA
WAHAI ULAMA – PANDITA NUSANTARA
WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!

Semarang,15 November 2007
Ditemani Gudang Garam Surya
Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan
Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti

Hidayah datang tak pandang bulu
Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA
salam bagi semua “orang gila” Semoga kita segera bersua.
Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias
“MALIKUL MUQSITH”
Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan “MALIKUL MUQSITH”
MALIKUL – MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.
Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah – dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU.
IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar – benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.

Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar – benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh - ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, & Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung – tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fasilitas perjuangan kepada IMAM MAHDI – RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.

Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 – 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal - karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta “ndilalah” semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.

Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku – aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar – benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :

1. Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat – Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.

2. Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.

3. Sebagai sesama penerima wahyu, seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi - nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi – nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :
a. Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.
b. Imam Mahdi pasti tahu hadist – hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab – sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar – benar ada.
c. Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.

4. Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :
a. Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.
b. Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.
c. Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.

Minimal pertanyaan - pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku - aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI’AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.
Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.

Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna……amin.
Sekian..

Tertanda,
01’12’2007
Sunan Kuning Penebar Pesona
Indonesia

Keyakinan lebih berharga dari kajian seribu kitab
Wacana diatas bertujuan untuk menjembatani pemikiran rakyat, Terima kasih atas kesediaannya untuk menyebar luaskan informasi diatas.
salam

91. pian - Desember 12, 2007

hehehhe
amanata gua sih dapet nya dari guru. saya guru saya bernama abang wahit jika loh mau lebih jelas loh tanya aja sama dia loh telp (0711)824182 oke.
guru gua bisa menjelaskan nya sih secara jelas.
sekarang banyak orang yang hanya bisa menjabarkan pengertian tapi tidak tau hakikat pengertian. misal apa pengertian wujud allah ? kenyataan dari pada allah/aku bergerak karena allah itukan hanya penjabaran saja sama sekali tidak bersentuhan dengan hakikat wujud allah itu yang harus nya dipikirkan.
berfikir bukan menggunakan otak tapi gunakan hati
karena pikiran itu hanya terbatas tapi hati sangat luas
mustahil bagi manusia tidak bagi tuhan
karena yang menyangkut rahasia tuhan hanya lah tuhan sendiri yang tahu tidak ada manusia yang mengetahui sesuatu apapun.
sebenarnya bukanlah mata kepalanya yang buta tapi hatinya lah yang buta karena tidak bisa melihat hakikat inilah buta yang sebenarnya

lebih baik kita ngobrol langsung lewat tlpn
085268331118 lebih enak ngobrol langsung dari pada lewat tulisan
wujud diatas segala-galanya yang lain tidak ada

92. pian - Desember 12, 2007

sebenarnya bukanlah mata kepalanya yang buta tapi hatinya lah yang buta karena tidak bisa melihat hakikat inilah buta yang sebenarnya Q.S al hajj 46
gua lupa nulis ayatnya hehehehhe

93. amanata - Desember 13, 2007

huehuehuehe,, Pian, bukannya yang kamu maksud itu sudah kamu wakilin dengan hadis qudsi yg aku tanya itu?
disitu lah hakekat Nya. dan satu lagi tambahan goresan keTuhanan:
Tuhan bersembunyi di tempat yang terang

Alasan gw nanya perawi hadis nya itu supaya basic gw lebih kuat saat diskusi sama orang lain. Buat gw sndiri sih ga perlu, gw dah haqqul yaqin kok. Cuma buat ngomong ke orang aja.

Thanks anyway,, kapan2 gw telpon (skarang lagi g ada pulsa :P )

94. pian - Desember 14, 2007

oke deh
kita bisa berbagi pengalaman tentang hidup
hehehhehe

95. daeng limpo - Desember 16, 2007

The Controversial Wali

96. safiq - Desember 20, 2007

assalamualaikum semua yang ada di forum ini kepada pian saya minta maaf sebab tidak bisa balas messager …terutama amanata memang kamu tidak faham atau faham yang saya taip tentang nabi muhamand…kalau bisa dalam farum ini boleh taip huru jawi sudah tentu amanata faham jawi tetapi dalam farum ini tiada tulisan jawi,,,apa-apa pun ejaan mahu pun tulisan tidak jadi masalah,ingatlah amana bahawa allah tidak pernah menulis surat kepada para nabi-nabi mahu pun nabi muhamand ,allah cuma bagi wayu pada nabi-nabi dan nabi muhamand sebagai bukti nabi muhamand tidak pandai baca ayat jawi cuma muhamand boleh hafal wayu pertama…bukti….ketika Muhammad sedang bertafakur di Gua Hira’, Malaikat Jibril mendatanginya. Jibril membangkitkannya dan menyampaikan wahyu Allah di telinganya. Ia diminta membaca. Ia menjawab, “Saya tidak bisa membaca”. Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca, tetapi jawabannya tetap sama.

Akhirnya, Jibril berkata:

“Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”dan huruf jawi mahu pun kitab al-quraan itu di tulis pada manusia bukan allah,dan saya sudah buktikan harap amana faham,,memang benar mencari allah jangan di luar kalau di luar maka suda jadi murtad….amanah kita kena faham yang dalam dan yang luar siapa imaman dan siapa mamuman kalau kita tanya mamuman dimana allah maka dia jawap tidak tahu, kalau kamu tanya imaman maka dia akan ‘kamu sudah tahu kenapa kamu cari’sebab itulah kita salawat … allah humma soli allah saidina muhamand”barang siapa mencari tuhan diluar diri kafirlah ia (hadis qudsi)…memang benar amana…cuma mahu tanya kenapa tidak guna salawat allah huma soli allah saidina adam sedangkan nabi adam lebih awal dari nabi muhamand?????itu cuma teka teki amana,,,,pian orang palembang dan guru pian abang wahit baiklah tolong tanya guru pian apa guru pian penggikut atau ajaran syek siti jinar????kalau ya tolong katakan pada guru pian ,,,mengapa haram makan babi?mengapa haram pengang anjing…maafkan saya ayat terlalu kasar….kepada wiks apa kamu pun sama juga menuntut ilmu sama syeik siti jinar?apa kamu tahu tentang ilmu syeik siti jinar?kalau kamu tahu tolong jawap ya,,,,kenapa iblis tidak mahu sujud pada adam?apakah iblis itu jahat?iblis di buat dari apa?mengapa iblis sombong?tolong jawap ya wiks….safiq79@yahoo.com.my….kalau ada silat taip tolong nasihatkan ya….sekian wassalam

97. ahli fikir 6666 - Desember 23, 2007

wahai teman sekalian renunglah mengapa insan di cipta tentu asbab yang hebat rasailah nafas yang lapang ikutilah darah mu yang mengalir akan urat saraf menjalar segenap jasad mu rasai deruan angin kesejukan malam di kala sunyi hati mu akan bertanya ini dengan basahan air mata siapa daku dari mana awalnya alam ini dimana hujungnya kisah hidup dunia

98. ahli fikir 6666 - Desember 23, 2007

umpama alam awal sebelum adam tercipta ada tua lama pesan pada yang muda kita ini sebagai satu tanda yang banyak bermula adam melihat sepasang burung bermanja juga kisah firasat insan sabar bertanya diri pesan nabi2 wali2 sahabat2 lama juga warisatul ambiak. ilmu umpama pisau yang tajam dapat membelah persoalan2 agama nasihat tua lama jangan di salah guna di kira manpan kita adalah insan biasa biar kita umpama bintang yang dilihat sederhana

99. pian - Desember 27, 2007

berarti safiq bertanya tentang rahasia tuhan ?
safiq saya ngak telalu pintar menulis coba kamu telpon aja 085268331118 biar gua menjelaskan nya lebih jelas sejelas-jelasnya gimana ?
yang mengetahui rahasia tuhan hanya tuhan itu sendiri tidak ada satu mahlukpun yang mengetahuinya

100. safiq - Januari 8, 2008

assalamualaikum pian……. setahu saya allah tidak pernah merasiahkan apa-apa pada umatnya sedang mencari….saya pun tidak pintar sangat mahu telpon pian cuba pian yang telpon saya bagaimana sudah tentu mahal kan bayaran nya,,,,,sama juga macam tu kalau mahu tahu atau mahu bercakap harusnya cari jalan bukan kelicahan kita untuk senang tidak sama sekali pian kamu pian kan saya udah cakap pada kamu kenapa tak jawap…kalau mahu idd email saya dan kita chat hari ahad pukul tiga petang bagai mana…?kalau mahal juga rasanya saya pun tak boleh cakap lagi sekian asslamuailaikum

101. b0nK - Januari 26, 2008

hmm, well… are we done yet?

102. si bodoh - Januari 27, 2008

Kebenaran bukanlah Kebenaran tapi hanya sebatas Pembenaran apabila belum melihat, merasakan dan mengalami secara PRIBADI

maka dari itu wahai sahabatku ……..,
- jangan merasa benar kalau belum mengerti kebenaran
- jangan menyalahkan kalau belum mengerti benarnya

mari kita saling menghargai sesama agar jiwa ini damai adanya.

103. safiq79 - Februari 6, 2008

memang benar kalau tidak nampak kebenaran tidak benar.tiada ada orang yang mahu cakap benar sebab semua itu ilmu akhirat yang cukup saratus bukan sembilan puluh sembilan….damai

104. kampret - Februari 19, 2008

MANUNGSA (manunggaling rasa) bersatu tapi tidak menyatu.. itu konsep dasar manunggaling kawula lan Gusti

105. pian - Maret 3, 2008

Aku adalah aku
aku tetaplah aku
tidak ada yang lebih baik dari aku

seorang yang telah menyelam ke samudra
hanya orang itulah yang tau seberapa dalam lautan itu
tidak ada yang tau selain aku

salam sang rasa

106. Eko Abdul rahman - Maret 6, 2008

Semoga Keselamatan selalu menyertai kita………….
Sesungguhnya orang yang memahami adalah orang yang sudah mengerti diri sendiri.
Tidak semua dapat memahaminya……… Karena sudah ada ketetapannya dan
bagiannya……………
Ada yang mengatakan kesesatan… ada yang bahagia didalamnya…………..
Jika kita merasa di dalam bagiannya mari kita bicara dengan seura merdu………….
Eko_cme@yahoo.co.id

107. eko - Maret 26, 2008

hebat ajaran syehk siti jenar

108. Moch.Irfan - April 7, 2008

Assalamu’alaikum semuanya,lama kita tdk bersua…..Buat mas pian saya salut bgt dg pendapat anda!!!Yg disebut hidup adalah tidak mengenal mati, langgeng unt selama-lamanya…apakah mas pian setuju dg pendapat saya???jd skrg ini adlh alam kematian dan esok setelah mati adalah alam kehidupan…!!!

109. cornelia - April 13, 2008

assalammualaikum .. saya mohon kepada soudara soudara saya yang mengerti dalam tentang islam dan ajaran syehk siti jenar (ketika saya membaca buku mengenai ssj , seperti saya bisa melihat diri saya sendiri yang sering berpendapat seprti ssj namun apakah itu sesat atau tidak saya tidak tau jawabannya)..bantulah saya untuk memahaminya. karna saat ini saya seperti tidak bisa mengimbangi kepercayaan saya terhadap agama islam..di sekitar saya ,banyak orang mengaku dirinya islam dan mengaku yang menjalani sholat 5 waktu adalah seorang guru yang baik dan benar , hanya dari prilakunya sendiri tidak ada yang benar, hingga saya seolah ingin menjauhi islam.
jadi saat ini saya bimbang dan bingung bagaimana saya harus memahami islam sendiri. walau saya sangat percaya kepada sang pencipta. trimakasi sebelumnya..wassalam. ratucornelia@yahoo.co.id

110. Ana'l Haqq - April 20, 2008

Assalamualaikum ……..
Wahai saudara-saudaraku sekelian. Pelajaran ini memerlukan Akal yang waras pada ketingkatan yang tinggi, Hati yang putih bersih dan Ikhlas, Lidah yang jujur untuk mengatakan yang Haqq (walaupun itu akan ‘menampar’ sesaorang. Tanyalah dirimu sendiri …. sekiranya sanggup, fikirkanlah….. Sanggupkah kamu dituduh gila oleh manusia sejagat dan berdiri tetap diatas pendirian kamu? Sanggupkah kamu menghadapi tohmahan, cacian dan fitnah demi menegakkan pendirian kamu berkenaan ilmu kamu? Nasihat saya - sekiranya sanggup pada kesemuanya barulah kamu boleh fikirkan untuk mempelajarinya.

Pian - Ilmu Tuhan bukan untuk di ‘OBRAL’ sedemikian rupa. Tau ngak kamu bagaimanakah cara kamu menilai mutiara? Janganlah mencari popularitas lewat Blogging dengan ‘menjual’ Agama ….. Insaflah saudaraku.

Sekiranya yang berminat hubungiku di: zaxmozen@yahoo.com

Wassalam
ANA’L HAQQ

111. Lutvi - April 23, 2008

jujur aja… gw adalah seorang yang suka baca. dan beberapa minggu yang lalu gw baca buku tentang siti jenar yang membahas “kematian” versi beliau. dan buku itu termasuk best seller yang ditulis oleh ahmad kodjim. salah satu kalimat yang bener2 gw ingat adalah “pendapat itu g ada yg bener”( yang bener cuma Allah SWT).dan yang mw gw ingetin disini adalah……
ini Blog men…! cuma blog… gw yakin yg punya blog ini cuma nulis apa yang dia tau aja. dan gw yakin juga klw dia juga g bermaksud untuk mempardebatkan masalah ini. jadi g usahlah qta saling mencerca, ape lagi ngumpat sang penulisnya!
jujur aja, gw juga sangat2 tertarik dengan ajaran siti jenar itu, tapi bukan berarti gw harus ngikutin ajarannya kan..?
sedikit saran buat yang baca tulisan ini, klw lw emang belum baca tentang riwayat syech siti jenar, baeknya jangan memvonis dulu lah… klw ajaran siti jenar itu sesat.
sorry banget neh klw lw nganggep gw sok bijaksana,..
gw cuma mw berpendapat aja. jujur aja gw juga bukan termasuk orang2 yang tau banget agama dan orang alim. Sholat 5 waktu aja, gw kadang2 masih bolong. seperti yang dah gw bilangin diatas, gw cuma seneng baca aja.

thanks y….!!

112. Dedy - April 24, 2008

Komentar untuk komentar-komentar :P
Puciang saya…….Ada yang minta secara ilmiah masalah ini bisa dipertanggungjawabkan (what the hell..)………..ada yang gak sadar marah-marah meminta kita berdiskusi dengan santai dan tanpa marah2….ada yang sok kenal dan tau dengan yang namanya Tuhan….ada yang merasa sadar….ada yang sadar betulan (kayaknya sih)….ada yang merasa paling benar….ada yang bijak….ada yang sok bijak seperti saya.
Ah udahlah, ada beberapa yang asik kok (walau beberapa naif dan basi banget). So nikmati aja. Mungkin sebaiknya kita merenungi diri kita dulu bagaima sih sebenarnya ‘gaya’ kita dalam membaca Caping.
Kembali ke laaptooop (baca : kerja)

113. ratu cornelia - April 27, 2008

bung dedy..anda penggemar tukul ya..kakakak sama dongg ma saya.euheuehuhe..

114. Dedy - April 28, 2008

Ada yang sudah hatam membaca 7 jilid buku fiksi sejarah tentang Siti Jenar dari Agus Sunyoto nggak ya? kalau ada bagi-bagi dong disini. :P
Mungkin ada yang belum baca isi wawancara dengan penulisnya. Linknya disini :
http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id

@Ratu Cornelia
Saya memang penggemarnya (tukul) karena sangat familiar tiap kali saya melihat wajah saya cermin…wakakak

115. Dedy - April 28, 2008

ralat dikit untuk link diatas :
http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=1255

116. raka - April 30, 2008

Hmm.. Islam itu untuk kemaslahatan kan? untuk perdamaian. Piss

117. cabe rawit - Mei 16, 2008

BUAT KALIAN SEMUA YANG ADA DI BLOG INI,, BERANIKAH KALIAN BERSUMPAH DEMI ALLAH DI FORUM INI!!!! UNTUK MEMBENARKAN SETIAP PERNYATAAN TAFSIR YANG KALIAN LONTARKAN,, YANG JIKA PERNYATAAN TERSEBUT ADALAH PERNYATAAN YANG DUSTA MAKA ADZAB ALLAH AKAN DATANG KEPADA KALIAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN DUSTA DAN SELURUH AMAL IBADAH KALIAN AKAN DI HAPUS ALLAH,, berfikirlah seribu kali saudaraku, dalam memberi fatwa atau tafsir yang berhubungan dengan KEBENARAN ilmu Allah…

TERLEBIH LAGI TANTANGAN TERTULIS SAYA INI DITUJUKAN KEPADA SANG PEMILIK BLOGER SI MANUSIA SAMPAH YANG DENGAN PD NYA MELONTARKAN PERNYATAAN GOMBAL!!!!!…. BUKTIKANLAH AKU TUNGGU,,

118. Rustam23 - Mei 16, 2008

@cabe rawit
mas…mas…sampeyan salah masuk. Jgn teriak-teriak disini…malu tau…

119. Adi - Mei 18, 2008

Kita satu iman berarti kt besaudara jangan kita merasa lebih tahu dari lain sedangkan tsb hanya 4lll swt yang punya. Pokok permasalah disini adalah riak & sipat munafik.

120. hendra - Mei 20, 2008

@Cabe Rawit
Di sini jadi tempat berdiskusi dan yg baik toh mas…knapa sih harus bersikap gitu? Siapa yang membenarkan tafsir disini? Siapa juga lagi yang memberi fatwa? Org-org yang nulis di blog ini bukan org-org yg goblok mas. Tak ada yang merasa paling tau disini, paling benar disini, paling bijak disini (jika ada, yakinlah bahwa mereka termasuk orang-orang yang blo’on!). Kan kebenaran milik Allah seperti yg anda bilang. Santai lah mas…kalau gak suka gak perlu di baca dan nulis disini toh…
Ini lagi….tulisan di atas bukan tulisan pemilik blog masss…..yang punya blog - Mas Anic- hanya berbaik hati mengumpulkannya. Kalau nantang ya kasih link dong…atau ID yg bisa di hubungin…gak ngerti caranya? Sini ente ajarin…hehe. Biar nanti bisa diskusi dengen bener…gak pake marah2 (males benernya ngomentarin yg ginian..wew)

121. Wilistya - Mei 28, 2008

Please cool down….
Hati2 dg ego anda-anda…
Emosi, riya, yang paling benar, dll…..

122. bustam - Juni 18, 2008

Para pembeli buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
ISBN:978-979-17824-0-1/barcode
Distributor Tunggal Buku :
Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575
http:/poroslangit.blogdrive.com/archive/1.html

1. Bapak Dedi S.Panigoro/ Holding PT MEDCO GROUP,Eksplorasi Minyak dan Metanol
Jl Ampera Raya no.20, Gedung MEDCO
Jakarta Selatan
Jumlah pemebelian : 50 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

2. Bapak. Cardiyan HIS
President & CEO SWI Group
Jl. Balai Pustaka Timur no. 13,
Rawamangun, Jakarta Timur
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

3. Bpk Syarif Ubaidillah/Oebay/wartawamn Media Indonesia
Jl Dewi Sartika no.18 Rt 01/RW 02,Gang Masjid Al Himmah
,Cipayung,Ciputat,Tangerang
Jumlah pemebelian : 20 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

4. Bpk Anwar/PT. Indoglobal International(penjual alat security dan alat2 spionase intelijen )
Komplek Taman Kebon Jeruk
Blok AA IV No. 35
Jakarta 11650
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

5. Bpk Bpk Rizqi Andre/Dosen Tatanegara UPN Surabaya
jalan penataran no.17 pacarkeling-surabaya-jawa timur.no.HP: +62081-793-300-09
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Promosi Buku :
SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kover Belakang dan Depan Buku Pewayangan K