jump to navigation

Jenar Januari 12, 2002

Posted by bocah in Agama, All Posts, Elegi, Fundamentalisme, Islam, Kekerasan, Kisah, Sejarah, Tokoh, Tuhan.
trackback

- untuk Ulil Abshar Abdalla 

SIAPA yang menghukum mati seseorang karena iman dan pendirian akan mendengar sepotong kepala yang ketawa. Konon itulah yang terjadi setelah Sunan Kudus, di hadapan para wali dan para pembesar istana, memancung seorang cendekia yang dianggap sesat, pada suatu hari Jumat di abad ke-15, di halaman masjid keraton, setelah salat selesai.

Orang itu bernama Jenar. Nama lengkapnya Syekh Siti Jenar—sebuah nama yang tak henti-hentinya jadi legenda di masyarakat Jawa. Ia memikat karena ia melambangkan perlawanan yang dianggap sah terhadap kekuasaan para ulama dan penguasa yang mengunggulkan ortodoksi. Literati Jawa yang berpengaruh pada umumnya memang tak bersahabat dengan mereka yang gemar membalut hidup dengan syariat serta merasuk ke pemikiran agama yang legalistis—yang oleh penulis Wedatama di abad ke-19 diejek sebagai orang yang anggubel sarengat.

Sebuah puisi Jawa yang ditulis pada tahun 1849, Babad Jaka Tingkir, juga dengan halus mengekspresikan sikap yang sama dengan kisah Syekh Siti Jenar. Nancy K. Florida membuat telaah khusus tentang puisi itu dalam Writing the Past, Inscribing the Future, yang versi Indonesianya akan terbit awal tahun ini, dan dari sana dapat kita peroleh amsal yang menarik setidaknya dari dua cerita: pembunuhan Jenar dan pembangunan Masjid Demak.

Syahdan, begitu kepala Jenar terpenggal, darah pun mengalir dalam beberapa warna. Tokoh ini pernah dianggap tiruan Al-Hallaj, yang juga dihukum mati karena pendirian tasawufnya. Tapi, sementara dalam cerita dari Baghad abad ke-10 itu darah yang tumpah dikatakan membentuk 84 tetes yang menulis kata “Allah”, dalam kisah Jenar adegan yang menakjubkan ialah ketika kepala yang copot itu tertawa. Ia berseru agar darahnya segera kembali ke tubuh, sebab kalau tidak, akan gagal mereka masuk surga. Maka darahnya pun cepat mengalir balik ke urat nadi, dan bercaknya tak tampak lagi.

Setelah itu, kepala Jenar pun mengitari jasadnya tiga kali, dan akhirnya bertaut pas kembali ke tubuhnya. Tak ada bekas luka. Bahkan cahaya paras Jenar berpendar dan bersalam: “Assalamualaikum.” Tampak bahwa hukuman mati oleh Sunan Kudus itu hanyalah sikap sewenang-wenang yang sia-sia. Kepala, lambang pemikiran, dan tubuh, lambang pengalaman, tak akan bisa ditundukkan oleh pedang, syariat, dan kekuasaan mana pun. Lagi pula tubuh Jenar raib, gaib. Momen itu adalah isyarat bahwa apa pun kekerasan yang dilakukan, ada yang tak bisa mati dan bahkan luput dari rumusan kata dan pikiran (“lenyep ing kawekasane/pan tan kena winuwus“). Jenar bukanlah sebuah subyek yang terpasung dalam identitas. Ia bergerak tak tertangkap, tak dapat dipetik (“kesit datan kena pinethik“).

Dengan kata lain, ia sebenarnya seorang manusia pada umumnya. Ia jatimurti, atau sukma-dalam-wadag, roh-di-dunia, der Geist-im-Welt. Dalam keseluruhan itu, ia hadir dalam “rasa” yang sebenarnya hanya bisa dikemukakan dalam “bahasa” yang tak diverbalkan, dudu rerasan. Ia tak bisa dijabarkan dalam kaidah hukum, sebab hukum membuat manusia dilepaskan dari konteks. Hukum bertolak dari asumsi bahwa dalam menjalankan imannya, manusia bisa diseragamkan.

Tapi tidak. Iman manusia adalah ibarat Masjid Demak. Babad Jaka Tingkir membuat pembangunan masjid tertua di Jawa itu sebagai alegori yang sarat makna: bangunan itu didirikan tanpa lebih dahulu dipastikan arah kiblatnya. Baru setelah rampung, delapan orang wali yang mengerjakannya berdebat sengit (pradongdi). Akhirnya wali kesembilan yang dapat menyelesaikan perkara pelik itu. Ia Sunan Kalijaga.

Wali ini, yang dalam pelbagai karya sastra Jawa dianggap wakil “warna lokal” dalam Islam, tafakur sebentar. Kemudian tangan kanannya menjangkau Ka’bah di Mekah dan tangan kirinya merengkuh pucuk (sirah gada) Masjid Demak. Ditariknya keduanya hingga akhirnya bertemu, sewujud, bertaut:

Payok Kakbah lawan sirah gada masjid
Dèn-nyataken sawujud
Cèples kenceng datan mènggok

Dengan kata lain, sebagaimana diuraikan Florida, Islam yang “universal” (Ka’bah) bertaut dengan Islam yang “partikular” (Masjid Demak). Yang satu tak menghilangkan yang lain; selamanya ada latar sejarah setempat dalam tafsir.

Ortodoksi mencoba menampik unsur sejarah setempat itu, tapi sebenarnya Islam tak lahir dengan ortodoksi. Seperti ditulis M. Jadul Maulana dalam Syari’at (Kebudayaan) Islam: Lokalitas dan Universalitas, sebuah esai pendek yang tersiar dua tahun yang lalu dalam website LKiS dari Yogya, ortodoksi bermula baru setelah Nabi tak ada lagi. Dalam memperebutkan pengganti Rasulullah, tiap kubu menghadapi persoalan: bagaimana Nabi, terasa hadir secara asli? Untuk mendapatkan yang “asli” itulah kemudian agama dibersihkan dari jejak sejarah, dari lokalitas. Yang dekat pun dihilangkan, yang jauh jadi idaman, sebagai yang tegar dan tunggal. Masjid Demak tak mengacu kepada semua itu. Imajinasi para aulia di masa itu membuat Mekah dan Ka’bah jadi dekat, bahkan tampak dalam jarak tiga mil (among tigang ngemèl tinon). Dan dengan alegori tiang keempat, yang menakjubkan bukanlah yang tegar dan tunggal. Kalijaga membuat tiang itu bukan dari batu, bata, ataupun balok, tapi dari tatal. Adapun tatal adalah lapis kayu yang mengeriting yang terbuang ketika permukaan papan diratakan dengan ketam. Maka masjid dengan tiang tatal ini adalah masjid yang didukung oleh mereka yang dibuang, mereka yang bukan lapisan yang bisa disamaratakan. Masjid itu juga bukan rumah Tuhan yang kukuh karena pokok yang solid, lurus, perkasa—pokok Sunan Kudus, pokok kekerasan dan kekuasaan.

About these ads

Komentar»

1. adi - Agustus 15, 2006

bung gm kok selalu menggunakan referensi serat-serat yg ditulis para (so-called) pujangga aliran mistik kejawen utk membedah masalah syekh siti jenar ? apa secara ilmiah ini bisa dipertanggungjawabkan ? krn tentu tulisan pujangga2 mistik kejawen ini sungguh bias dlm menyoroti kontroversi syekh siti jenar

2. sp_25_merdeka - September 3, 2006

sp 25 merdeka _september 2006

saya mau nanya kepada anda ?……anda tau sejarah para wali
mengapa anda tdk mencontoh kajian para wali untuk berguna orang banyak para wali perjalananya mensejaterahkan rakyatnya.anda takut kpd manusia atau tuhan?….mengapa anda tdk melakukannya,
ilmu anda buat orang banyak atau buat sendiri ?….
saya mohon kepada anda bisa anda menyembuhkan hati rakyat kita?…. itu pertanya saya?…… kita seagama,kita sebangsa.kita bersaudara …… asalammualaikum?…………………..sp_25 merdeka

3. sp_25_merdeka - September 3, 2006

jaman sekarang sepeti jaman gelap ?……….
punya kebisaan di pendam aja ?……….
hati rakyat sedang merintih?…..siapa yg bisa mengobatinya?…..
negara kita punya imam bisakah imam menyeselesaikannya?….
negara kita sebenernya kaya mengapa ditutupi saja?…..
apakah dia ingin menjadi tuhan ?……… itu tidak bisa tuhan itu tunggal tdk adayg menyamainya?…..saya punya alasan?…..tuhan menciptakan dia tdk memilikinya karena kepunya dia,dan tdk mengambil keuntunganya?…..contohnya sebungkus roko dia menciptakan dan melarangnya dan mengambil keuntungannya karena dia ingin melebihin seperti tuhan?….sadar wahai org ternama
bisa kah anda menyeselesaikan masalah ini?…..asalammualaikum…

4. sp_25_merdeka - September 3, 2006

saya hanya orang bodoh tidak tau apa apa?…… tapi saya renungkan

5. sp_25_merdeka - September 3, 2006

wahai kembalilah ke pd garudamu itulah intisarinya?………

6. kartian - November 8, 2006

bung, klo boleh minta tolong nih….
tolong saya dikirimi artikel tentang syech siti jenar dong
saya tertarik dengan ajarannya……
(www.ksumadya@yahoo.com)

7. Kiageng - November 10, 2006

Bukan ajaran yang komplet, tetapi ajaran yang unik yang sejalan dengan kisah hidup, legenda dan biografi Syeh Siti Jenar. Mengapa tidak ada yang tahu ya. Bila ngerti masalah itu, boleh deh saya dikirimi artikelnya.
Makasih deh

8. saeful aziz - Desember 23, 2006

maap dgn ki ageng anda kok tertarik dgn ajaran syehk siti jenar apakah anda ada minat ? ko bisa bisanya anda tertarik dgn ajaran syehk siti jenar

Edy slamet - Juni 3, 2012

Ass..wr..wb..sy sangat tertarik dgn sejarah Syehk siti jenar, ILMU KETUHANAN perlu kt dapatkan,di Al quran pun sdh jelas di katakan, Awalluddin Maqrifattulloh, Awal agama ialah mengenal alloh, dan hadist nya pun ada, MAN ARAFA NAFSAHU FAQAD ARAFA ROBBAHU, barang siapa yg kenal dgn sejatinya diri maka kenal dgn tuhannya, di dunia indonesia bisa aman dari bencana, satu kuncinya, JANGAN DUSTA. Wasala mualaikum wr..wr…

9. Hadi Nur tjahjono - Desember 26, 2006

Pemikiran syehk apa bila pada jaman itu tidak ditentang sekarang nergara kita pasti sudah menjadi negara yang maju dan tidak akan mungkin di jajah. Karena menurut pengamatan dan membaca buku -buku yang di terbitkan membahas tentang ajaran syeh dapat diambil kesimpulan seperti diatas.

tapi apa bila kita salah dalam menafsirkan ajaran syehk memang kita bisa tersesat.
samapi sekarang pun saya masih mencari – cari literatur yang membahas tentang syehk.
tolong dong kalau ada yang punya terutama yang bersumber dari tembang/syair-syair.

10. Trudo H. D. - Januari 2, 2007

“SIAPA yang menghukum mati seseorang karena iman dan pendirian akan mendengar sepotong kepala yang ketawa..”
“Kepala, lambang pemikiran, dan tubuh, lambang pengalaman, tak akan bisa ditundukkan oleh pedang, syariat, dan kekuasaan mana pun..”
Terkadang keyakinan kita terhadap sesuatu ditunggangi oleh penghakiman terhadap keyakinan orang lain yang menurut orang lain tersebut tentu juga dirasa benar. Keyakinan kita cenderung diikuti dengan sikap bahwa apa yang kita yakini adalah benar dan apa yang orang lain yakini adalah salah.
Apakah kita dengan apa yang kita yakini jauh lebih baik dalam menjalani hidup ini ketimbang orang lain yang berbeda keyakinan dengan kita, yang sekali lagi menurut kita bahwa kita adalah benar dan orang lain itu salah!
Memegang teguh apa yang kita yakini itu memang penting, tetapi berbuah dalam perbuatan itu jauh lebih penting!!
Itu juga menurut pandangan saya, yang menurut saya benar..belum tentu benar menurut orang lain…

Sat hal yang pasti…
Tuhan itu Sang Maha..
Tidak lah Dia sepicik pikiran manusia yang penuh keterbatasan.

Diujung sana, Tuhan itu lebih mengetahui….

11. rachmat.s - Januari 8, 2007

kenapa kita harus memperdebatkan syekh siti jenar..!!! para nabi sendiripun punya pendirian berbeda beda jadi siapa orang yang tahu akan dirinya maka orang itu mempunya makom sendiri dan kiblat dia sendiri kenapa manusia sekarang tafakurnya selalu keluar dari diri sendiri dan itu namanya orang bodoh…!!! yg selalu memikirkan orang lain tapi diri sendiri celaka. jadi sebelum memperdebatkan siti jenar baca dulu tafsi qur`an yang sekarang banyak ditoko buku… dan ingat ~tuhan akan membukakan hati seseorang dengan jalan dia sendiri!~

12. Mohasoda - Januari 31, 2007

Untuk Yth Mas Rachmat

Justru Mas Gun itu menyentil kita untuk tidak sekedar berguru pada sebuah tafsir yang tercetak dalam ruas buku. Karena masih ada ayat suci yang lirik tafsirnya kental terpahat dan terbias dalam kalbu.

Salam

13. Ronny Permana Sasmita - Januari 31, 2007

Yang partikular dan yang universal sering kali bersitegang, tapi justru ketegangan yang muncul layaknya kelahiran daerah-daerah otonom akibat sentralisme kaku. Tentu semua ini bermula dari ketidakbersahabatan orang-orang yang sedang berkuasa yang mengatasnamakan kemutlakan universalitas, sehingga melahirkan semacam monopoli kebenaran terhadap segala sesuatu, termasuk monopoli kebenaran tuhan, hamba, cara dan etika bertuhan, dan seterusnya, dan seterusnya. Alhasil, yang terjadi sebenarnya konflik kuasa dan pengaruh antar berbagai interpretasi dalam memperebutkan semacam rasa suka anggota komunitas yang terlibat dalam proses interpretasi tersebut. Tapi tak ada jaminan tentunya bagi yang sukses merebut kecendrungan umum dalam berinterpretasi adalah sebagai yang paling benar, tapi sebagai pemenang sementara dalam pergulatan waktu bisa dibilang iya.
Dalam kontek Jenar, yang mungkin mirip-mirip Jenar Maesa Ayu dengan karya jangan main-main dengan kelamin mu, partikularitas sedang tidak punya kuasa untuk membuat banyak intrepreter waktu itu memihak, alhasil kuasa dari yang sedang memegang kuasa untuk menginterpretasi bertindak dengan memberangus tubuh sang pembawa partikularitas. Tapi lagi-lagi, seperti yang disebutkan diatas, belum ada jaminan bahwa pemenang adalah yang benar. Bahkan akan selalu ada yang mengikuti interpretasi yang partikular tadi, seperti yang coba dipercobakan oleh Mas GM untuk sedikit memberi warna pada existensi Ullil Asbar Asbala, dalam kontek pemikiran islam indonesia. Boleh jadi Jenar, atau Ullil, atau mungkin GM, adalah Galileo, walau, lagi-lagi tidak ada jaminan untuk itu. Terakhir, satu hal yang membuat kita bahagia dan bangga atas eksplorasi GM, terutama atas pernah hadirnya Jenar dalam percaturan perkembangan pemikiran islam di tanah air ini, adalah bahwa monopoli interpretasi dan kebenaran sudah tidak jaman nya lagi, terlepas mau memihak kemana, yang jelas kita telah dihadirkan sebuah perspektif dan paradigma yang berbeda dalam menyikapi kebenaran beragama atawa bertuhan. Artinya, kita semakin diramekan oleh multireferensi dalam menentukan pilihan, walau lagi-lagi tak ada jaminan atas kualitas tinggi kebenaran yang kita pilih. Ini yang paling penting saya rasa, karena kacamata kuda yang selama ini nyaris menempel terus dibawah jidad masyarakat kita telah membuat bangsa ini terkungkung dalam satu harapan dan cita-cita yang memang sudah termonopoli pula, kala tak mau dibilang terditorsi samasekali. Maka dari itu, satu hal terpenting dalam menyikapi ini adalah kearifan dari kedua belah pihak, yang universal dan partikular, dalam menyikapi perbedaan, bahkan perbedaan yang sangat berbeda sekali pun, karna perbedaan cuma persoalan isi kamus yang kita referensikan sama-sama tidak pernah saling bertemu, apalagi beradu.

14. Nazdan Meuraxa - Februari 6, 2007

kalian membahas masalah ini dengan bahasa yang njlimet, sulit dimengerti, dan bias. Mohasoda, walau sampeyan bilang terpahat dalam kalbu, tapi tetap bias to ?
Agama sudah pasti, ajaran dan tuntunannya. manusia boleh berimprovisasi tapi di wilayah yang tidak prinsip.
Kembalikan semua perdebatan kepada Alquran, bila tidakcocok berarti itu salah.
Memang terkadang manusia selalu ingin mengikuti sesuatu yang baru dan aneh, lepas dari patokan dan persoalan yang sudah mapan.
Pada akhirnya selalu menggunakan referensi yang selain Quran.
Coba sekali-kali bung GM meneliti kisah hidup Umar bin Khatab si politikus ulung, Ali si sederhana, Usman si murah hati dan Abu Bakar shiddiq si penyabar dan lembut hati.
Walupun lembut hati ia sanggup memerintahkan orang untuk melawan nabi palsu yang menghasut umat untuk enggan membayar zakat.
kira-kira nabi palsu itu nyelenehnya sekarang kayak pak ulil itu lho.

15. ndy - Februari 7, 2007

mmm, begitu ragam konsep ttng jenar..tapi apakah kita pernah mencoba mencari tahu apa ‘jenar’ itu dalam diri kita ? pernahkah kita mendalami apa pesan dari jenar itu ? karena menurut saya jenar itu tidak sesesat yg diklaim orang ttng dirinya, jenar itu sama dgn wali sango hanya dari segi mana kita memandangnya..

16. Zaki - Februari 9, 2007

Prinsip saya terhadap sesuatu yang meragukan berkaitan apakah ia kafir atau bukan, seperti Pak Ulil itu, kira2 begini: Jika ia memang kafir tak ada gunanya segala jerih payah kita untuk menanggapi, apalagi memakinya, dan jika ia bukan kafir maka tuduhan kita terhadap ia akan jadi bumerang, sebagai mana hukum Islam yang mengatakan bahwa sesiapa yang menuduh seseorang kafir padahal bukan maka tuduhan itu akan berbalik padanya.

17. Hasan - Februari 10, 2007

Maaf saya nggak begitu paham tentang jenar. Apa dia benar-benar ada? Siapa bapak dan ibunya? Siapa teman-temannya? Apa dia punya saudara? Siapa sayja guru-gurunya? Siapa saja murid-muridnya? Apa dia pernah menulis buku atau apa? Menarik sekali jika ada yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya, soalnya saya nggak jadi nggak perlu mbaca buku yang tebal-tebal yang belum tentu ada jawaban di dalamnya.

18. kuyazr - Februari 12, 2007

Rukun Iman dahulu, setelah itu Rukun Islam.

19. belukar langit - Februari 14, 2007

hem…..pusing tapi asyik, tapi kayaknya memang indonesia atau bahkan belahan dunia lain lebih tertarik dengan mistik. oh yah saya mau tanya ma GM untuk kajian syekh siti jenar apakah ada ajaran-ajaran syekh siti jenar yang langsung diambil dari sumbernya langsung (syekh siti jenar, yah kayak ada lietarur2 ajaran yang ditulis langsung sama syekh siti jenar), biar lebih ilmiah aja,apakah memang benar tokoh ini ada dalam sejarah perjalanan umat Islam di indonesia atau hanya merupakan tokoh fiktif. salut ma GM, selalu mencoba untuk berbeda dalam memandang sesuatu.
oh yah klo memang ada literatur2 ajaran syekh siti jenar, mohon berkenan untuk mengirimnya ke alamat email saya
resist390@yahoo.com
terima kasih

20. herru - Februari 14, 2007

buat tanggapan & bahan renungan ( sebagian syair2 Jalaluddin Rumi seorang tokoh sufi)

“Hanya burung bersuara merdu yang dikurung.
Burung hantu tidak dimasukkan sangkar”

“Dunia tersembunyi memiliki awan dan hujan,
tetapi dalam jenis yang berbeda.
Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeda.
Ini tampak nyata,
hanya untuk orang yang berbudi halus —
mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu. ”

“Dua alang-alang minum dari satu sungai.
Satunya palsu, lainnya tebu. “

21. Natsir Said - Maret 17, 2007

Buat Nazdan…! Ketika perdebatan ilmiah selalu dibunuh dengan seruan kembali pada Al Quran, maka yang menjadi pertanyaan lanjutan, Al Quran yang mana yang anda maksud? apakah Al Quran versi Muhammadiyah, NU, Al-Khaerat yang ada di Palu, atau malah Al Quran mistis seperti yang ada dalam tayangan beberapa stasiun TV swasta? Atau malah upaya untuk menghentikan perdebatan ilmiah dengan seruan kembali pada Al Quran justeru akan membuka perdebatan yang lebih sengit dan tidak ilmiah? Untuk satu huruf saja dalam Al Quran seperti Alif, memunculkan banyak interpretasi yang berbeda dari berbagai kelompok. Lalu interpretasi yang mana dapat dijadikan rujukan? Untuk menjawab itu, maka sudah barang tentu kita akan kembali terjebak dalam perdebatan yang tiada berkesudahan.
Yang mestinya menjadi bahan perenungan dan pertanyaan, apakah Tuhan sangat lalai untuk tidak memberikan wewenang terhadap satu orang saja dalam menafsirkan Al Quran di akhir zaman ini? Itu sangat penting dilakukan Tuhan untuk menghindari perbedaan pemahaman yang menimbulkan banyak perseteruan, bahkan adu fisik atas nama kebenaran. Jika memang Tuhan tidak meninggalkan individu yang memiliki otoritas untuk menafsirkan Al Quran sepeninggal Nabi, berarti Tuhan memang menginginkan pembunuhan di atas bumi atas nama kebenaran. Ataukah individu itu telah ada tapi kita yang tidak menemukannya dalam literatur atau pengembaraan ideologi kita?

22. Natsir Said - Maret 17, 2007

Mari kita diskusikan lebh lanjut
Contak Person Natsir Said : 081341058563

23. Zaki - Maret 18, 2007

Saudara Natsir,
Perdebatan Imiah dalam hal apa yang anda maksudkan.
Di satu sisi anda menyadari pentingnya perdebatan ilmiah tapi di lain sisi anda juga menyadari betapa rumitnya membahas Al-Quran yang multi-interpretasi. Dan kalau saya boleh tahu apa defenisi ilmiah menurut anda.

24. kuyazr - Maret 20, 2007

ilmu tuhan bukan ilmu kita natsir!….terserah dia! mati adalah hidup sesungguhnya ini….kenapa jadi soal?…

25. gaoc - April 18, 2007

menurut saya puyeng saya
kalo mikirin yg kaya gituan!!! broooooooooooooooooooooo

26. gaoc - April 18, 2007

wong desooooooooooooooo…dayat kacrutttttttttttt, nasir kacruttttttttttttttttt , rismanto kacrutttttttttt , yopi juga paling kacrutttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt….cretttt…cretttt

27. ohank - April 18, 2007

siapakah yang tau persis tentang syekh,siapakah beliau,darimana asalnya,saya adalah pemburu berita tentang beliau.saya pernah membaca cerita tentang beliau yang menyatakan bahwa beliau wafat bukan karena dipenggal namun dengan kehendaknya sendiri dengan menutup jalan TIRTA NIRMAYA,serta beliau wafat bukan di depan masjid demak tetapi beliau wafat di pesanggrahanya(PESANTREN_RED)tolong informasikan manakah cerita yang benar?ok brooooooo.sanggahan diatas dapat dipertimbangkan.komentar kirim ke ohank_39@yahoo.com

28. lanang - April 21, 2007

mas GM, saya ucapkan salam dan sembah sujud marang Hyang Tunggal sing ora ono Tunggale, tan keno kinoyo opo….

29. ordinary people - April 25, 2007

Pusing saya membaca komentar anda semua….

30. Abi - April 29, 2007

Sebenarnya tiada yang salah dengan Syech Siti Jenar, meng-impelementasikan pemahaman individu adalah sah-sah saja. Namun, ketika ia mulai melibatkan pihak lain untuk melakukan seperti dirinya, maka ia akan berhadapan dengan cara beragama yang sudah baku dan umum.

Ia akan dibebani sanksi hukum yang baku, sanksi Syariah. Pengalaman spritiual seperti Hulul, Wahdatul Wujud, Ijtihad, ke-3 tahapan tassawuf mistik ini paling baik jika diletakan pada ruang private. Tidak perlu didemokan, apalagi diajarkan kepada pihak lain.

Karena nabi saw, tidak pernah sekalipun menyebut apalagi mempraktekan ke-3 tahapan itu. Oleh karenanya golongan para wali saat itu, merasa wajib menjaga akidah, dari intervensi pemahaman pribadi yang bisa mendestruktif bangunan akidah yang telah di bina Nabi saw, sebagai poros tarbiyah umat muslim. Dengan jalan mencekal (hukum mati).

31. fikar_mohammad - Mei 2, 2007

Mungkin Syekh Siti Jenar melakukan hal demikian — menyebarkan pengalaman spiritualnya — kepada ‘orang2 awam’ karena tidak ingin ada ‘penyesalan’ dikemudian hari bagi orang-orang islam umumnya, yang hanya mementingkan syariat tanpa ada pembinaan hati dan pengolahan jiwa. Lihat saja zaman sekarang. Ibadah hanya sebatas gerakan, doa hanya sebatas ucapan, dan lain2nya tanpa ada kesadaran hati untuk mengenal Tuhannya. Maka dari itulah amalan tasawwuf amat diperlukan — meskipun saya juga mengakui bahwa ajaran wahdatul-wujud terlalu privasi kalau dibeberkan — di masa kini. So, bukankah hakekat lebih utama daripada syariat ?

32. Abi - Mei 3, 2007

Ketika kita bicara mana yang lebih utama antara hakikat dan syariat, seyogyanya kita kembali kepada model beragama yang paling utama, yakni model nabi saw yang kemudian dilanjutkan oleh para sahabat, tabi’in dan tabi’ u tabi’in. Itulah model beragama yang sudah disetting Allah SWT untuk umat kemudian, sampai akhir zaman.

“Sesiapa yang belajar ilmu fiqh tetapi tidak belajar ilmu tasawwuf, maka ia adalah fasiq. Sesiapa yang belajar ilmu tasawwuf tetapi tidak belajar ilmu fiqh maka ia adalah zindiq, dan sesiapa yang mengumpulkan kedua-duanya, maka ia adalah ahli haqiqat.” (Shaykh al-Fasi, Qawaid al-Tasawwuf).

Jadi satu sama lain tiada mendahulu pula tidak yang dibelakang, sebaik-baiknya umat Islam adalah yang paling istiqomah dan lurus dalam mengikuti manhaj nabi Muhammad saw. Ambilah apa yang beliau beri, jauhilah apa yang beliau buang.

33. mohasoda - Mei 6, 2007

berikut secuil catatan temen saya tentang
syeikh siti jenar; wali kesepuluh.
semoga sedikit bermanfaat.

http://husniya.blogspot.com/2007/02/syekh-siti-jenar-wali-kesepuluh.html

34. Andi - Mei 9, 2007

Sebenarnya kebenaran itu sudah ada dihadapan manusia, tapi manusialah yang sering menyamarkan kebenaran itu untuk dijadikan suatu perdebatan. Bilamana kita mau mengkaji atau mengaji diri sendiri, kita akan tau dimana letak kebenaran itu sesungguhnya.

35. Andi - Mei 9, 2007

Bila kita mau bertanya pada diri sendiri, dan mau mencari diri sendiri, disitu lah kita akan tau kenyataan yang ada. Pada prinsipnya ajaran syech siri jenar mengarahkan pada hal yang sesungguhnya dan nyata dalam hidup insan untuk menjalani suatu kehidupan. Ada satu pertanyaan dari saya, seberapa besar kita masing-masing individu mensyukuri nikmat Sang Hyang Wenang??

36. abu bakar - Juni 2, 2007

waaah… siti jenar n wali songo,,mna yg bner nich,,wali songo g pernah nulis kitab tntang ajaranya seprti imm gozali atau al jaelani begitupun siti jenar,merka sama pemain dlm sejarah tpi tak mmbekas ilmunya,seperti kata orng bijak tulisan adalh talinya ilmu.kenapa harus bingung imam ahmad az pernah bilang.ujung kbnaran adalah ALLAh,jika ada pndpt saya yg salh maka yg bnar adalh qurn dn sunah maka kmbalilah pada ke2nya
.yg mmberi hidayah jg ALLAH..!rosul pun kna murka ALLAH,saat berdoa agar salh satu pmnnya bisa masuk islm…klo ALLAH pernah BERSABDA di dlm diri rosul ada uswatun khasanah knp tidk rosul az yg kita jdikn contoh utuk khidupan sehari2..knp harus lari ke siti jenar yg mmbaurkan antara islam n fikiranya mencampur adukan ajaran hak dg akal22n mereka yg mmbuwt kita bingung.knp kita mncari bayangn mengejar angan tnpa tindakan yg nyata,yg wajib bgi manusia adalah iman n beribadah,diucapkn dlm lisan dikerjakatn dlm perbuatn itu yg lbih baik,dari pda melamun.ucapkn syahdat dlm lisan yakini dlm hati kerjakn dlm amal perbuatan..dg rasa takut dan harapan kpd rob.insya ALLOH salamt..umat sudah bingung jng di tambah bingung.sdg ajaran yg cuma dlm cerita tnpa bukti dn dalil yg aqurat….mari tebarkan kbaikn di muka bumi kerjakn kwajibnmu sebab rob mnciptkn jin n manusia hanya untuk beribadah sdgkn yg lain tidak.rob brsabda dunia adalh pnjara bgi kalian yg mukmin.puasa adalh pnjara,tdk brbuat maksiat adalah pnjara,smuanya adalh bntuk ktidk bebasan knp kalian mncari kbebasan di muka bumi,itu mnntang takdir bisa murtad.,,,sadarlhah kmbalillah ke quran dn hadist itulah jln yg terbaik islam bukan hsil karya akal22n manusia n buah fikir manusia islam adalh anugrah rob yg tlah di sempurnakan knp kalian mncari kesempurnaan dri selaen ALLAH..sadarlah bangsaku… murka tuhan sedang berada di negri kita karena ajaranya byk di campuri tangan manusaia..dgn berdalih agama yg suci yg di turunkn olehNYA.BERTAUBATLAH.aku pernah berbincang sama syekh di saudi katanya indonesia adalah negara yg pnduduk islamnya terbesar di dunia “aq bangga” tpi sayang kesyirikan pun terbesar disana makanya di tegur oleh ALLOH katanya”aq sedih dengernya”
BANGSAKU…ALLAH MURKA KARENA KALIAN TELH MNYEKUTUKANNYA DGN MAHLUK LAEN ALLAH MURKA KARENA KLIAN MEMINTA KPD SELAIN DIA,DUKUN N PARANORMAL KLO DUKUN BISA MNGOBATI KNP ROSUL YG DEKAT DN DOANYA PASTI DI KABUL TDK MO MENGOBATI JAMAAHNYA YG TERGOORES PEDANG KTIKA JIHAD KLO KALIAN NGAKU BERSIH DN DKET DENGAN ALLAH DN PUNYA KESAKTIAN KNP ROSUL YG DEKET DAN SUCI TDK SAKTI TIDAK KEBAL…?BUKANYA ROSUL TDK BISA KBAL TPI ROSUL SADAR INI ADALH DUNIA YG HARUS MELALUI PROSES DAN MANUSIA DI TUNTUT UNTUK BERSABAR,DUKUN ADAL;AH SYIRIK PARANORMAL ADALAH BIANGNYA KEMURKAAN ALLOH …ALLAH BUKAN MAHLUK DIA TIDAK BUTUH PERANTARA…MAHA MNDENGAR DAN MAHA MELIHAT MAHA MENGETAHUI APA YG ADA DLM HATIMU SEBELUM KAU MENGUCAPKANYA ALLAH MAHA MENGETAHUI KEINGINANNMU SEBELUM KAU MEMINTANYA..TPI SO PASTI UJIAN KSABARAN PASTI BERLAKU PADA KALIAN…UNTUK MENGUJI KPERCAYAAN KALIAN(IMAN) YANG KALIAN UCAPAKN UNTUK MENGUJI KESUNGGUHAN(TAWAKAL) KALIAN….BERSBARLAH.berserahlah….niscaya rob akn mnunjukan jalan terbaik untuk kluar dri keterpurukan ini.

37. Nitisastra - Juni 10, 2007

Dari tulisan yang saya baca diatas banyak sekali fakta-fakta yang tidak jelas sumbernya, secara ilmiah apakah itu bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya contohnya saat Syeikh Siti Djenar dipancung kepalanya mengitari tubuhnya kemudian menyatu dengan jasadnya…apakah itu suatu fakta sebenarnya atau hanya khayalan yang melegenda ataukah hanya hiperbolik….saya rasa harus jelas kebenarannya

38. Vanya - Juni 10, 2007

Kok ngejelimet ama ya/ Rasulullah aja sederhana kok membumikan Al Quran…orang-orang malah mau meniru pikiran njelimetnya Syeikh Siti Djenar (Kondisi : geleng-geleng kepala)

39. john - Juni 10, 2007

he he he..sama kok, saya juga geleng-geleng kepala mikirin pikiran orang, abis kita mikirin diri sendiri belum tentu tuntas..
So, dalam alam pikiran (baca;filsafat), hanya ada satu hakim tunggal, gunakan pikiran sendiri dan pikiran lain hanya sebatas masukan yang belum tentu berpikir. Jika anda beragama, maka pikiran Agama adalah dasar-dasar (baca; postulat) yang tidak mungkin bertentangan dengan pikiran akal anda. Setiap pikiran Agama yang tidak berpikir adalah bukan Agama. Dan jangan ragu untuk mendisposisikannya. karena hanya akal anda yang bertanggungjawab atas diri anda.
Tuhan Yang Lebih Tahu. Salam.

40. aji tunggul - Juni 11, 2007

kajian semacam ini bagus juga untuk dijadikan ajang pembelajaran buat kita2, karena kadang kita suka terjebak dalam satu ‘kotak’ yang kita buat sendiri… at least, tulisan ‘JENAR’ bisa menambah khasanah wacana bagi diri kita sendiri tentang apa yang ada dan bukan apa yang harus ada… S A L U T buat tulisan JENAR… saya menantikan kajian2 selanjutnya… makasih banyak sudah mau berbagi….

41. Toni - Juni 11, 2007

Untuk GM, juga para komentator tulisan Jenar, harap segera membaca 7 seri novel sejarah tulisan Agus Sunyoto (LKIS, Yogja).

42. hessti - Juni 22, 2007

banyak jalan menuju Allah SWT. dari syariat (nya saja), dari tareqat, hakekat dan ma’rifat. yang disyiarkan SSJ mencakup ke 4-nya itu.

Hanya (atas izin allah) kalau saya boleh berkomentar, cara penyampaian SSJ (seperti al hallaj) terlalu frontal.
sehingga yang tidak mengerti, menuduh ia sesat.
ia dihukum gantung bukan karena ajarannya. Para wali lain menyetujuinya. tapi hanya karena caranya yang salah (terlalu lugas)
sehingga para wali menghukum SSJ karena takut masyarakat Indonesia yang baru belajar agama islam menjadi bingung.
Hal ini karena yang diajarkan para wali baru sebatas syariatnya saja, bukan hakekatnya.
sementara SSJ kebalikannya.

ajaran SSJ bukan olah budi beliau saja, tapi beliau banyak mengambil referensi dari sufi2 terkemuka.
apa yang disyiarkan SSJ,berdasarkan (dan memang ada) dalam Al quran dan memang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. hanya saja ayat2nya tersirat, tidak gamblang. Bahkan jalaludin rumi-pun mengejawantahkan dalam syair yang kemudian dipakai sebagai lagu Dewa 19 berjudul SATU.

AKU INI ADALAH DIRIMU..
JIWA INI ADALAH JIWAMU..
dst…………………………..
DENGAN LIDAHMU AKU BICARA…
DENGAN TELINGAMU AKU MENDENGAR..
DENGAN KAKIMU AKU BERJALAN

(lah kalau gak ngerti, yang begini apa gak dituduh sesat??)

jadi tidak usah diributkan. Mau lewat syariat atau ma’rifat, semua akan sampai pada Dzat yang sangat Maha.

tapi bagi saya yang masih muda, masih banyak godaan setan kanan kiri, godaan dugem dan minum wine/bir (kemarin2 ada aja yang ngajakin), ajaran yang disyirkan SSJ dan diteruskan oleh sunan kudus sangat cocok buat saya.

Ya allah….
seandainya dahulu para wali lebih bijaksana menyikapi SSJ dan SSJ sendiripun dalam menyiarkan islam tidak selugas seperti al halaj, barangkali indonesia menjadi negara yang damai.

43. SUFIEISME - Juni 25, 2007

lebih baik kembalilah pada diri masing-masing, jangan memperdebatkan masalah ini. bukankah suara dari hati keci kita adalahsuara yang keluar dari kemurnian jiwa. untuk itu sekali lagi kembalilah pada diri kita dan segerakan revolusi moral sebelum kita menilai orang lain

” BERSIKANLAH KOTORAN KOTORAN YANG ADA PADA DIRI KITA MASING MASING “

44. Zullisaprilla - Juli 2, 2007

Kita …mahluk ( yang diciptakan ), bukan khalik ( Pencipta ). Karena itu kita akan dibatasi oleh pencipta.
Sebaiknya kita lebih berberkaca untuk diri sendiri , jangan sekali -kali berkaca dihadapan tuha.

45. Y Nugroho - Juli 8, 2007

Menurut aku Syekh adalah orang yang betul betul imannya sangat kuat. dan rela mati demi perdamaian para wali yg saat itu sedang berdebat. seperti nabi isa as . saya sangat tertarik kisah yang lebih dalam ttg syekh.

46. Kromoredjo - Juli 11, 2007

Assalamu’alaikum wr.wb
Perkenalkan saya Makhluk Alloh yg masih bodoh ttg Ilmu Alloh ( Agama Islam)
Kalao dilihat dari Hukum alam ( Sunatullah ) ” Kebenaran akan selalu Menang’ atau Jawa = Seng salah bakal seleh.
Buktinya sampai sekarang , Ajaran Islam yang disampaikan Wali 9 lah yang masih berjalan di Indonesia ( Bukan ajaran Wali 9 )tapi beliau hanya menyampaikan Ajaran Islam.
kalao menurut buku2 ttg siti jenar yang saya baca ( nggak tau Siti Jenar itu ada apa ngga ) , Saya hanya mengomentari penyajian Buku ttg siti jenar.
Menurut saya Siti Jenar ( dalam Buku ) itu hanya sebatas manik mulyo ( Dalam pewayangan ) Coz, Siti Jenar ( Dalam Buku ) itu Melecehkan Syariat & Menganggap Rendah / Remeh Manusia atau Umat Islam yg lain Pada saat itu. Perhatikan Sanepan ini :
” Apabila Lampu mengeluarkan cahaya di depan Cermin
dan bayangan di dalam Cermin Persis seperti Benda Aslinya
( Lampu ) jgn menganggap Cermin itu Lampu, tapi Cermin itu tetaplah Cermin.”
inilah yang di Alami Siti Jenar( Dalam Buku )
Dia baru menemukan Cermin
Sedangkan yang satu lg :
” Bukanlah Cermin yg di hadapan Sumber cahaya itu , melainkan Kaca yang Bening, sehingga tidak memantulakan Bayangan dari Cahaya itu
Tetapi Melalui Kaca Bening itu Cahaya dapat Memancar keluar dan memberikan mamfaat pada Lingkungan Sekitar.”
inilah yang di alami para Wali Alloh. ( Wali 9 )

inilah menurut pendapat saya, sekali lagi saya hanya orang yang masih Bodoh dan masih Belajar. pengetahuan saya jg masih terbatas.
Saya tidak mendiskriminasikan Siti Jenar, Lha wong Beliau itu benar ada apa nggak jg belom tahu. ada yang bilang
Siti Jenar hanyalah tokoh Fiktif, Bukankah dalam suatu Cerita / Kisah itu biasanya terdapat suatu konflik/ perbedaan pendapat, kalo nggak gitu ya ceritanya nggak jalan.
Hehehe… . . Gitu aja kok repoot.
Lebih Baik kita Bersatu Bung! Menegakkan Syariat Islam
Agama kita sedang di jajah oleh orang2 Kafir secara Halus Mas!!!

47. Ryan Prasetya - Juli 14, 2007

eh..bang tahu ga arti kata-kata ini “ina amaluna waina amalukum al’ajalah pil saitoni nafsi-nafsi” tolong ya di jelasin soalnya aku ga ngerti.

thanks

Ryan.

48. ayink - Juli 15, 2007

wah rame sekali komentar ttg syekh siti jenar ya..
tetapi ibarat peribahasa, banyak jalan menuju roma..
kita tidak bisa menyebut mana yang benar atau mana yang salah..
toh kita juga dilahirkan di dan dari bumi yang berwarna gelap..
bila menganggap diri kita yang benar..sama saja merampas hakNya..segala puji bagiNya..bukan milik kita..
yang penting pasrah aja lah..menjalani kodrat ingsun..toh perjalanan menujuNya adalah perjalanan pribadi..makanya bila tidak tau maka kembali ke ayat “ucapkanlah :bahwa roh adalah urusan Tuhanku”, dan bila sudah tau tetap kena ayat “ucapkanlah:bahwa roh adalah urusan Tuhanku”..biar tidak terjadi fitnah..rukun..yaitu sifatnya sorga..di Al-Qur’an aja tidak di bahas Tahta Al-Kanz..adalah kearifan Sang Pencerita yang tidak membahas apa yang tidak dimengerti pendengarNya..apalagi kita? he2

49. Kromoredjo - Juli 16, 2007

Hehe… bang Riyan nih, pura2 nanya, khn jawabannya udah ada di benak Bang Riyan sendiri ???????? bahkan penjabarannya, hehe….. jgn pura2 bodoh bang? mang tuh ayat ada di Al Qur’an ?
jgn nanya ke saya bang, saya nih baru menjalani / mengamalkan “Kalimat Syahadad ” aja belom sempurna.
kalo belajar Agama jgn cuma dari Buku2 yang di jilid2 yang njlimet itu bang,
masalah hati ( Tauhid )itu jg dari hati( Pangroso ), tdk hanya dari Akal.
kenali diri sendiri dulu, niscaya akan mengenal Tuhan ( Alloh )
jgn puas hanya sampai di tingkat SYARI’AT ( Tuh kata Orang Bijak )
kalo saya khn masih mengamalkan kalimat Syahadad aja belum sempurna Bang?
Semoga , Sukses Bang

50. bambang s - Juli 17, 2007

setelah saya baca artikel bapak,saya sangat tertarik sekali dengan ajaran syeh siti jenar.klo memang boleh tolong saya dikirimi artikel dan cara2 bagaimana mendalami ajaran syeh siti jenar,terima kasih

51. bambang s - Juli 17, 2007

lupa ini e-mail saya
mr.bola06@yahoo.com
selain itu tolong kasih pencerahannya bagi pemula yg mau belajar ajaran syeh siti jenar
terima kasih

52. m.jamal - Juli 19, 2007

siti jenar sudah mampussss….wali songo juga sudah mampusss…..apa yg bisa kita minta sama mereka…ajaran tingggal ajaran….yg ada sekarang semua rekayasa…tipu daya… kalo sampean punya TUHAN ngapain minta sama orang lain…… saya punya guru yang lebih extrem dari siti jenar…

53. Kromoredjo - Juli 20, 2007

hehe… mang enak punya Guru Extrem !!!!!!
lo ama guru lo jg bakal mampusss………… ………….. … ….

54. ANDREAS ERIK - Juli 21, 2007

Tulisan yang bagus dan bisa menambah pemahaman saya tentang sosok SyekSaya mengenal kanjeng syekh siti jenar dari pelajaran sejarah di sekolah saya dulu. Sepenggal cerita tentang siti jenar yang masih saya ingat adalah adanya cap “sesat” yang menempel pada beliau.Beberapa tahun kemudian saya mencoba mencari tahu siapa syekh siti jenar. Rupanya keingintahuan saya mulai terbuka, terutama pada saat saya bertemu dengan penulis novel Syaikh Siti Jenar. Ya, akhirnya saya bisa melihat ternyata Kanjeng Syekh punya ajaran-ajaran luar biasa. Mungkin dari luar biasanya sang kanjeng itulah, orang-orang biasa mengaggap sang kanjeng syekh sebagai orang yang tidak umum, tidak waras, atau tidak wajar, bahkan sesat (karena orang pada umumnya tidak berbuat seperti yang dilakukan kanjeng syekh). Di dunia ini ada hitam ada putih, ada baik ada buruk, tidak ada salahnya kok kita belajar hal-hal baik dari yang buruk. Dari situlah kita bisa membedakan baik dan buruk yang sejati.Oya, mohon kirim artikel-artikel tentang Syekh Siti Jenar ke galadestria@yahoo.com, saya tunggu!!!!

55. danalingga - Juli 27, 2007

Jenar…jenar…mengapa toh sampai sekarang kau tetap hidup? ;)

56. Hamba ALLAH - Agustus 2, 2007

ASSALAMUA’LAIKUM SAUDARA2KU…. MOHON MAAF, IZINKAN SAYA SESAMA MUSLIM BERBAGI ILMU PENGETAHUAN… RUH HAMBA ALLAH YG MENGAKU SJECH SITI JENAR KEMARIN MALAM PUKUL 24.00 MELALUI PERANTARA HAMBA ALLAH DATANG MENYAPA SAYA..
BELIAU MEMBERIKAN NASEHAT, MENGAJARKAN KEBAIKAN DAN BERBAGI ILMU PENGETAHUAN KEPADA SAYA..

1). PADA PRINSIPNYA AJARAN SPIRITUAL BELIAU TERHADAP MURID2NYA BAIK DAN UNTUK KEBAIKAN.. NAMUN TIDAK SEPENUHNYA AJARAN TERSEBUT DAPAT DISERAP, DIKAJI DAN DIPAHAMI DGN BAIK OLEH MURID2NYA PADA WAKTU ITU, SEMUA TERJADI TERKAIT DGN KUALITAS INTELEKTUAL MASING2 MURID YG BERBEDA…

2). PERJALANAN KEHIDUPAN SPIRITUAL SJECH SITI JENAR “DIANGGAP” OLEH WALI 9 MENYIMPANG DARI AL-QUR’AN DAN SUNNAH RASUL.

3). BELIAU MENINGGAL DUNIA TANPA DIBUNUH, BELIAU MENINGGAL DENGAN IZIN DAN RIDHO ALLAH.

4). JASADNYA DITUKAR DENGAN SEEKOR ANJING KUDISAN DENGAN TUJUAN : AGAR IMAN ISLAM RAKYAT DEMAK TIDAK TERGODA, TIDAK KONTRADIKSI, TIDAK MENIMBULKAN KONTROVERSI BAGI UMAT ISLAM HINGGA AKHIR ZAMAN NANTI, UNTUK KEPENTINGAN SEJARAH POLITIK ISLAM DI MASA DEPAN DAN UNTUK MENJAGA WIBAWA AJARAN RASUL ALLAH MUHAMMAD S.A.W HINGGA AKHIR ZAMAN NANTI…

“” DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA,DIA DEKAT DENGAN RAJA DAN DIA DEKAT DENGAN RAJA DI RAJA “”” ” SEMOGA ALLAH SWT MENJAUHKAN ANAK CUCU ADAM DARI PERMUSUHAN, AMIIN….” ” KEBENARAN HANYA MILIK ALLAH.. ALLAH BERKEHENDAK KEPADA SIAPA SAJA YANG DIKEHENDAKINYA…”
DEMIKIAN YANG DAPAT SAYA SAMPAIKAN, MOHON MAAF JIKA KURANG BERKENAN DIHATI DAN KEPADA ALLAH SAYA MOHON AMPUN, WASSALAMUA’LAIKUM WR.WB…

57. ibra - Agustus 6, 2007

kemaren juga dia nyapa gue
katanya begini :
kalo bikin komen jangan pake huruf kapital semua

58. dwi sudjatmiko - Agustus 7, 2007

GM nulisnya tahun 2002 tapi baru dikomentari dengan ramai tahun 2006-2007.
Semuanya nampak pandai mengemukakan pendapat, mungkin saja GM sedikit tertawa melihat riuh rendahnya suasana.
Ada yang panas, memojokkan, berusaha menjadi yang menang sampai membawa nama agama. Apa perlu itu semua? Toh, ketika usai membalas ucapan lawan, kita juga berkumpul kembali dengan keluarga serta disibukkan dengan rutinitas yang lain.
Terlebih tulisan tersebut pada awal penulisan tertulis ‘untuk Ulil Abshar Abdalla’.
Bung Ulil juga tidak memberi komentar apalagi Bung GM.
Ibaratnya GM menulis sebagai pengganti sms…atau surat…berhubung ini masalah panjang…mungkin jadinya ditulis lewat blog…
saya jujur saja, senang membaca caping mulai jaman kos waktu kuliah sampe sekarang menjadi …penulis juga…
Jadi saya tidak ada masalah dengan orang yang begitu sigap menanggapi sesuatu hanya karena berbeda…
Yang saya lihat karya Bung GM sebagai jurnalis dan penulis…itu saja.
Masalah agama…biar aku dan Tuhan yang tahu…
Terlebih lagi, kita masih orang Indonesia…
Tuhan tidak fanatik kepada satu umat…
Jadi kenapa kita harus begitu…
Tuhan Maha Penyayang…
Siapa Yang Dia Sayang…bukan urusan kita
Siapa Yang Beliau Kasihi…Hanya urusan waktu

59. naRto - Agustus 9, 2007

Assalamualaikum saudaraku semua …
ijinkan saya ikut nimbrung dalam kupasan ajaran syehk siti jenar ini walaupun sebenarnya saya sendiri tidak paham dengan keEsaan Alloh, saudaraku dalam mengupas ilmu da’im ( ilmu sunan kalijogo ataupun syehk siti jenar ) jangan lah menggunakan akal atau pikiran sebab yang akal timbul hanyalah perbedaan dan kesalah pahaman …..sebaiknya gunakan hati nurani ( rasa dalam qalbu ) dibarengi dengan tafakur insyaalloh memberikan kecerahan, manusia sudah ada garis dan takarannya masing masing dan Alloh sendiri yang menghendaki dan yang akan memberikan sesuai dengan janji masing masing.karena dalam hal ini rentan sekali dalam hasutan iblis, jangan lupa sebenarnya iblis juga mengerti dengan hal ini karena seijin Alloh. kalau adakata kata yang tidakberkenan, karena Alloh saya minta maaf

60. Budi - Agustus 22, 2007

Huahahaha…. manusia..manusia.. senengnya berdebat melulu tapi gak pernah ada kesepahaman di antara mereka…

Tuhan tuh Maha Segala,… kasihNya diberikan ke segala umat (tdk peduli dengan agamanya) lewat hal-hal yg sering kita tidak sadari.
Tuhan tuh gak gila hormat atau gak gila untuk disembah.. (emangnya Dia feodal..??… hehehe)

Bagaikan matahari yg menyinari bumi dan alam semesta, tiada pamrih (ikhlas)…

So, gak usah pada banyak ngomong (apalagi sampe ngotot). Mending jalankan hidup ini dengan Ikhlas…
Kalau beribadah yg ikhlas, ya ikhlas, tanpa pamrih terhadap apapun barang secuil…

61. satrio wirang - Agustus 28, 2007

assalamu’alaikum,
seperti banyak orang tahu apa yang disampekan oleh syech siti jenar pada dasarnya adalah sebuah prinsip yang mendasar mengenai menyatunya hamba Alloh dengan Robbnya( Tuhan yg menciptakan langit dan bumi ) dan bukan mabuk kepayang terlena lupa mengurusi dunia Versi AL Halaj atau orang yg menganggap dirinya TUHAN. Coz masih ada urusan perut dan dapur yang juga menjadi perhatian dari sang syeh, ini ter cermin dari para salik atau murid-muridnya yang tetep getol dlm mengurusi sawah ladangnya dan perniagaanya. so ini cuman perkara politik dimana ambisi salah seorang dalam dewan wali yang merasa khawatir dengan membengkaknya pengikut syeh ini. persis seperti Soeharto Vs Gus Dur. apa yang menimpa pada ssj ini memeang membuat trauma yang mendalam terutama bagi kaum yang mmuliakan islam dengan memegang apa yang di ajar oleh ssj. pada tingkatan akar rumput sering saya menemukan pertanyaan 2x spt ini.” buat apa sholat . kalo kelakuannya masih suka mabuk,judi bahkan lebih parah lagi iri dengki plus serakah” pertanyaan pertanyyan tsb justru muncul dr kalangan jelata yang kemudian mereka memparadokkan hal tsb dgn tokoh agama non muslim yang dikabarkan sebelumnya adalah pemeluk islam. memang sepele pertanyaan tsb,namun akhirnya seperti membuat pencitraan yang berkebalikan dengan apa yang Baginda RasulullohSAW ingin wujudkan sbgmn spt yang BeliaU sampaikan bhw Dirinya di utus untuk menyempurnakan AHLAK. Pada banyak daerah dan bukan hanya di jawa ajaran ssj ini melekat walau penganutnya ini dlm KTP mereka Islam tidak tertulis,namun kecenderungan mereka dikarenakan lebih pada pemuliaan budipekerti.
Wasalammualaikum

62. masagungsaja - September 12, 2007

Alhamdulilllah, saya dilahirkan pada jaman sekarang ini. Tidak dijamannya Kanjeng Nabi Muhammad s.a.w., apalagi jaman-jaman sebelumnya, belum tentu saya seiman, belum tentu.
Lahir dijaman sekarang sudah banyak orang yg cerdas, pandai, pintar dll so tidak usah lagi cari-cari dari awal, tinggal ngelanjutin aja apa yg dianggap cocok & seide toh jika nanti ‘niscaya’ emang ada “Pengadilan Akhir” yg ditanya kan pribadinya masing2. Beliau-beliau kan penyampai risalah. Beliau tidak mengarang, beliau tidak menyuruh agar disembah, beliau masih mengakui adanya Hu, Huwa, Dia, hYang Maha sbg sesembahan.
Debat-berdebat, olok perolok, rebutan kebenaran, padahal kebenaran adalah Dia, rebutan Tuhan ? Kalo Sampean2 sudah merasa benar ya monggo silahkan …. tidak ada ruginya, apalagi bagi saya.
Bagi yg pegang Al-Quran sbg kitabnya, coba baca (QS Al-Baqarah 139) kalo ndak salah terjemahannya begini : Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati.
Mohon maaf bagi yg tersinggung dgn ucapan saya, kiranya Sampean berkenan memaafkan saya.

63. nanang hidayat - September 22, 2007

Bung,apakah anda yakin seyakin yakinnya bahwa cerita yang anda paparkan di atas adalah suatu kebenaran…?apakah anda yakin kalo siti jenar itu tidak sesat..?darimana anda dapat pemikiran yang seperti itu..?hati hati kalo membuat suatu statement..iya kalo cerita itu benar..tapi kalo salah anda akan di mintai pertanggunganjawab atas berita anda yang tidak benar besok di sisi alloh yang maha menghukumi

64. nanang hidayat - September 22, 2007

sebenarnya kita sebagai hamba alloh dan umat nabi muhammad tidak perlu resah dengan perpecahan yang terjadi di kalangan umat islam sekarang ini,kita jgn ikut/taqlid kepada pendapat segolongan/seseorang tertentu yang itu tidak pernah dilakukan oleh kanjeng nabi muhammad…bukankah kita sebagai umat islam sudah punya nabi muhammad sebagi suri tauladan bagi kita..?bukankah kanjeng nabi muhammad pernah mengatakan “kalian tidak akan pernah tersesat selama perpegangteguh dengan Al Qur’an dan Al Hadist”…?tapi mengapa umat islam sekarang ini cenderung meninggalkan sabda kanjeng nabi muhammad yang sudah pasti benar nya,malah mempercayai hanya kepada seseorang jenar yang tidak pernah melakukan syari’at islam..?
apakah dibenarkan orang yang mengaku seorang sunan/penyebar islam,tapi dirinya tidak pernah sholat,zakat,puasa..dll//..?
padahal bukankah rosululloh pernah berkata bahwa”orang yang meninggalkan sholat saja hukum nya adalah kafir”..?
apakah jenar itu lebih tinggi derajatnya daripada kanjeng nabi muhammad…?hal ini sungguh sangat memalukan sekali

65. NAJIB IBRAHIM - Oktober 1, 2007

ASSALAMUALAIKUM….MENGENAI AJARAN SYEIK SITI JENAR SAYA KAGUM…KRN SYEIK SITI BELIAU JUGA HAMBA ALLAH.
TENGOKLAH DI ALQURAN..ALLAH ITU LEBIH DEKAT DRIPADA URAT NADI KITA.
YG DIMAKSUD ITU ADALAH ZAT ITU ADA ..DI ALAM INI. TPI ALLAH MEMEINTAHKAN PARA MALAIKATNYA TUK MELAKSANAKAN TUGAS..MASING2… YG SALAH DLM HAL INI ADALAH PARA PENGIKUTNYA…
JUJUR AJA..PERNAHKAH DLM BERDOA KITA DI KABUL OLEH ALLAH SWT?
KLO YA…..ITU ARTINYA ALLAH TELAH MENDEKAT PDA KITA. BLOM MENYATU…PENGERTIAN PENYATUAN INI TAK AKAN MUNGKIN… DAN BERSIKAN DIRIKITA SEBAGAI MANA ALLAH MENIUPKAN ROH KITA WARTU KITA BERADA DLM KANDUNGAN 40 HARI…YA SYIEK SITI… ENGKAU TAK AKAN..MATI..YG MATIADALAH AHLAK PARA PRNGIKUTMU [YG MEMBANGKANG] JASADMU TAK AKAN DI TELAN BUMI HINGGA AKHIR KIAMAT AKBAR TIBA…..WAALAHUALAM..AMIEN

66. pian - Oktober 10, 2007

timur dan barat adalah kepunyaan allah di mana berada disitu wajah allah al baqoroh 115
bahwasanya hamabaku kasih aku akan dia aku bunuh dia dan akulah gantinya dengan aku dia melihat akan segala yang ia lihat dengan aku ia berjalan dia merasa tiada berbuat hanya akulah yang berbuat itulah haqul yakin hadis qudshi
asal dari allah kembali ke allah

67. pian - Oktober 10, 2007

setetes air yang menyatu dengan samudra sehingga menjadi samudra
mengenal tuhan malului diri
menjadikan tuhan sebagai diri yang sejati
pian alifsuffi@yahoo.co.id

68. Moch.Irfan - Oktober 18, 2007

Saya hanya ingin memberikan sedikit komentar saja “bahwa dunia ini tak lebih dari seonggok bangkai.dan pandangan ALLAH terhadap dunia ini jauh lebih rendah dan lebih hina daripada anggapan kalian KALIAN SEMUA terhadap seonggok bangkai!!Belajarlah untuk mengenal kematian sebelum dia datang!!!

69. Moch.Irfan - Oktober 18, 2007

oiya ada yg klupaan…Syeik siti jenar itu jg seorang MUSLIM,ajarannya jg bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadist.Jd tdk sepantasnya kita sesama umat muslim menjudge dia orang sesat/murtad.Memang inilah penyakit akut orang-orang muslim di negri ini “suka menuduh/menilai negatif terhadap saudaranya sndr sesama MUSLIM”.Teologi MANUNGGALING KAWULA GUSTI ajaran Syeik siti jenar bisa memberikan ilmu dan pelajaran bagi kita bahwa jgn hanya menjalankan syariat cuma sekedar menjalankannya saja,tp syariat yg kita jalankan(sahadat,sholat,zakat,puasa,haji&amalan2 yg lain) jg hrs bisa memberikan makna kepada kita knp kita di perintahkan oleh ALLAH untuk menjalankan syariat tersebut!!jd intinya:percuma kita sholat ribuan rokaat sehari tapi kalau masih berbuat maksiat,masih korupsi,masih suka bersina,masih suka menggunjing orang lain dan melakukan perbuatan maksiat lainnya.Percuma jg puasa sampai gak karuan(puasa DAUD)tapi masih mencuri,masih suka korupsi dll.inilah mengapa negri kita tak pernah berhenti didatangi bencana,indonesia itu masyarakatnya taat beribadah, sholatnya juga g pernah telat,yg haji jg banyak, yg puasa jg banyak,yg zakat jg banyak tp mengapa bencana datang bertubi-tubi??mgkn ini bs menjadi bahan instropeksi bagi kita semua…INGAT:maut itu pasti datang,siapkan bekal untuk menghadapinya. JANGAN tertipu oleh godaan dan bujuk rayu dunia, karena sesungguhnya Dunia itu Hanyalah SEONGGOK BANGKAI!!!

70. Moch.Irfan - Oktober 18, 2007

MENANGGAPI MAS NANANG HIDAYAT:BUKANNYA SYEIK SITI JENAR TIDAK MENJALANKAN DAN MELAKSANAKAN SYARIAT,ini terbukti dari adanya mesjid di padepokannya( di PAGURON LEMAH ABANG).yang di kritik adalah bahwa orang-orang pd masa itu menjalankan syariat cuma sekedar menjalankannya saja tanpa memahami makna yang sebenarnya dari syariat itu sendiri. Dan itu sekarang tercermin pada bangsa ini yg katanya mempunyai penduduk muslim terbesar tapi jg mengalami KRISIS MORAL DAN KRISIS MULTIDIMENSI!!buat mas nanang hidayat: kalo blm bner2 mengerti tentang syeik siti jenar jgn mencela beliau!!!

71. Aa - November 1, 2007

itulah bukti,sejarah yang tanpa bekas hanya orang 2″tertentu” yg mengetahui kebenarannya,yg saya pikirkan apakah ada seseorang yang tingkat tauhidnya seperti syeikh abang di jaman sepeti ini ???????,mengapa tidak !!!!!!,bangunlah dunia dan akhirat yg mengandung keimanan dan keislaman.
waa salamm

72. pian - November 8, 2007

ya tentu saja aku aku adalah orang yang berani mengaku hanya akulah yang benar dan tidak ada kebenaran selain aku

73. pian - November 8, 2007

sbenarnya sih itu sangat rahsia dimana kita mempunyai 9 lubang di badan yaitu melambangkan 9 wali dan 1 lubang yang ditutp yaitu lubang pusar yaitu syeh siti jenar
dengan nama allah siapa-siapa beserta nama allah maka ia tidak akan pernah binasa oleh segala yang ada dilangit dan di bumi ia lah dzat mengetahui dan mendengar siapa siapa yang tidak bercerai dengan nama allah yakni siapa siapa yang telah mendapat maqam tajali asma allah maka ia tidak akan pernah binasa oleh segala senjata yang ada di langit dan dibumi hadis qudshi

Boy apalah arti sebuah nama - Juli 6, 2012

Bang Pian bisa bai nopemu ga???
sy butuh update opinimu,,jika ALLAHswt bekenan

74. qyai rocker - November 11, 2007

Woi……loe jngn ngarang yea…??? Masak ya tubuh kita merupakan representasi dari wali sogo ma syech siti jenar,kalo munk Tuhan mo bikin kek gitu,senggak-gaknya Tuhan pasti milih tokoh yang populer ktimbang mereka..!!! loe jngan ngarang dunkz,!1 orang lagi serius nich.!

75. pian - November 14, 2007

itukan hanya perumpamaan loh ngak mengerti sih loh belajar lagi aja biar mengerti heheehhe
firman tuhan waalmnahuladunailmi (dan kami mengajari ilmu dari kami)

76. qyai.rock - November 14, 2007

Iya dech,gw belajar lagi….!!!! tapi dimana yea tempat belajar yang ga kebanyakan perumpaan,? Ntar gw dibikin bingung lagi..

Boy apalah arti sebuah nama - Juli 6, 2012

gmn bang uda ketemu guru????sy ini korban kkejaman Rasa,NYA tiap hari jd pngemis,,tp lum ketemu sm guru,,,siapa yang sudi berkenan bantu saya mengajari makrifat yg santun,,dan indah,,,mdh2n qyai.rock atau bang pian yg baek berkenan bantu solusi maklum lah liar dijalan tak pny teman,,,tks y bang,,,,ne email sy aozzart@yahoocom atau sms ke 081999117116

77. pian - November 16, 2007

katakanlah jika allah menghendaki niscaya aku akan membacakanya kepadamu dan tidak pula aku memberitahukannya kepadamu sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama mengapa kamu tidak memikirkannya (yunus 16)
ingat bahwa di dalam diri manusia terdapat yang hidup dan takan pernah mati.
dan allah menguatkan mereka dengan ruh KU (mujadilah 22)
wahai putra adam telah aku ciptakan engkau dengan segala kebutuhanmu tapi aku ciptakan engkau untuk diriku sendiri (hadis qudsi)
cari lah guru yang mengajarkan ilmu tentang diri bukan tentang yang lain
siapa mengenal diri pasti akan mengenal tuhanya (hadis qudsi)
barang siapa mencari tuhan diluar diri kafirlah ia (hadis qudsi)
mencari guru juga harus pas di hati.
misal nya loh ngak ketemu guru loh cari aja guru saya ada di palembang hehehehehhehehehheh

78. safiq - November 17, 2007

assalamualaikum…………….kepada semua orang islam tidaklah payah kita bergaduh sesama islam..nama saya safiq asal malaysia…memang benar kata pian mengenal tuhan dari luar memang kapir…dan juga kata najib ibrahim memang benar..pelajaran syeik siti jinar tidak sesat dan tidak murtad orang yang sesat adalah tidak mengenali allah orang yang sesat itulah tidak cukup 100 cuma 99…sebagai orang islam kita sudah di bagi akal dan kekuatan sempurna sekali tetapi mengapa tidak mencariorang islam harus mencari siapa diri kita bukan menjadi pembakang ….wahai umat islam kamu semua sudah kenal nama allah dari 1 hinggah 99 bagaimana pulah nama allah yang 100?sudahkah kah kamu mengatahui atau sudah kah kamu mempunyai bekalan ahirat?cuba terangkan wayu pertama nabi muhamad terima adakah itu wayu pertama nabi muhamand terima ? bukan kah ada lagi wayu yang tersembunyi?allah tak rasiah kan dalam kitab al-guraan seharusnya kita kena cari…mengapa selawat harus ALLAH HUMMA SOLI ALLAH SAIDINAMUHAMAND?sedangkan nabi adam lebih awal dihidupkan…..memang benar masih ada lagi nabi tersembunyi cuma kita tidak tahu mengapa umat islam tida mencari???????bukan kah orang islam mahu masuk kesyurga ?sekian wassalam

79. safiq - November 17, 2007

kalau mahu cari guru carilah yang guru benar-2kalau kita mahu mencari tidak lah jauh sangat cuma tanya diri anda sama ada mahu atau tidak?sebelum memcari ilmu rohani mesti kuat dan yakin pada allah…bagi saya sifat 20 cuma di kuku hitam saya tersembunyi…..carilah ilmu yang benar-2 membawa umat muhamand ke pintu cemerlang…dan jangan kita sama-2 menghina agama lain sebab allah itu bukan agama islam,kistian,mahu pun lain-2 agama….cuma nama alllah saja yang bannyak hingga 99, orang yang tahu nama allah 100 itu adalah kekasih allah…….

80. dony p herwanto - November 18, 2007

kenapa kau berbicara seolah bukan kau
kenapa kau menulis seolah bukan kau
kenapa kau berjalan seolah itu bukan kau
tapi aku sadar kau ada seperti ini karena bukan kau
hanya DIA yang tak mampu kita lihatlah yang akan bersama kau.

jenar itu ada karena di sadar, ia ada karena ada yang mengada.

81. pian - November 19, 2007

ya saya setuju dengan pendapat safiq HEHEHEHHE
bahwa yang mengetahui nama allah ke 100. sesuai tasbih ada 99 dan 1 lagi kuncupnya itulah nama allah ke 100 yang saya artikan sebagai ALIF jadi semuanya ada 100.
alif adalah huruf awal dialah yang awal karena alif maka adanya huruf ba dan lain sebagainya.
sama seperti allah. allah adalah awal karena dia maka ada alam semesta dan lain sebagainya
alif itu adalah nama allah itu sendiri tiga huruf kebelakang melambangkan alam semesta
gitu deh singkatnya.

alifsuffi@yahoo.co.id

82. SAFIQ - November 25, 2007

ASSALAMUALAIKUM…..apakhabar pian terima kasih pian kerana setuju pendapat saya…..ajaran siti syeik jinar tidak sesat dan tidak murtad.orang yang tahu nama allah 100 itu adalah kunci pintu syurganya rumah nya…allah telah janji pada nabi muhammand allah haramkan nabi muhammand masuk ke neraka ….jadi kita ini umat siapa…..pian apa kamu pun belajar dan pengikut syeik siti jinar?kalau ya email lah pada saya saya ingin kongsi pengalaman

83. pian - November 27, 2007

saya ngak tau bagaimana @mail ke safiq kan ngak disebutin. kamu aja ke @mail saya alifsuffi@yahoo.co.id atau telpon 085268331118
ya saya belajar guru saya ada di indonesia tepatnya di daerah palembang.
syeh siti jenar membuka nya secara umum jadi dia dianggap sesat padahal sebenarnya jika membukanya pada orang yang mengerti tentang hakikat maka dia tidak akan mengatakan syeh siti jenar sesat.
walawalu walakhiru wazohiru wabatinu dialah yang awal dia lah yang zahir dialah yang bathin Q.S. al hadi 2
itukan udah jelas di dalam quran lagi

84. wiks - Desember 5, 2007

ya kalau tidak intisari ajaran syekh siti jenar ora usah ngomonglah..la wong isla dewe juga durung tentu bener..

85. wiks - Desember 5, 2007

ya kalau tidak intisari ajaran syekh siti jenar ora usah ngomonglah..la wong islam dewe juga durung tentu bener..

86. pian - Desember 6, 2007

ngak mengerti mas perkataanya coba pakai bahasa indonesia yang baik dan benar biar saya mengerti ?

87. amanata - Desember 10, 2007

mas piyan,
Bisa minta tolong source hadis qudsi di postingan anda gak?

***
bahwasanya hamabaku kasih aku akan dia aku bunuh dia dan akulah gantinya dengan aku dia melihat akan segala yang ia lihat dengan aku ia berjalan dia merasa tiada berbuat hanya akulah yang berbuat itulah haqul yakin (hadis qudshi)
wahai putra adam telah aku ciptakan engkau dengan segala kebutuhanmu tapi aku ciptakan engkau untuk diriku sendiri (hadis qudsi)
cari lah guru yang mengajarkan ilmu tentang diri bukan tentang yang lain
siapa mengenal diri pasti akan mengenal tuhanya (hadis qudsi)
barang siapa mencari tuhan diluar diri kafirlah ia (hadis qudsi)

***

Satu lagi pertanyaan buat mas Safeq,, kok beberapa kali anda menulis Muhammand bukannya Muhammad, termasuk dalam sholawat anda. awalnya saya pikir mungkin ketidak sengajaan, tapi kok terulang beberapa kali yah,,? pengen tau aja sih,, apa bener gak sengaja atau kebiasaan atau ada yang lain?

Terima Kasih

88. pian - Desember 10, 2007

maksudnya apaan gua ngak mengerti?gua ngak tau arti soure? lagian gua baru bisa komputer
hehehheh

89. amanata - Desember 10, 2007

hehehe,, gw jg baru belajar ISLAM. maksud gw biasanya kan kalo hadis tuh ada yg nyeritain/riwayatin,, apa bukhari, muslim, abu hurairah, atau siapa,, nah,, kalo lo tau siapa periwayatnya, gw mau searching sekaligus buat pencarian gw,,,

Serius,, no offence,, soalnya gw jg pernah denger hadis2 tadi sebelumnya, tp gw lupa sumber nya…

Thanks before.

90. sunan kuning penebar pesona - Desember 11, 2007

PANTUN GELOMBANG CINTA
( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )
Oleh : Maulana Mahbub Al – Majnun

NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
KESEWENANG – WENANGAN MERAJALELA

SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
BENCANA JADI OBYEK WISATA
PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA

DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
NUSANTARA NEGERI KUTUKAN

BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
NUSANTARA MENUJU KIAMAT

KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
TAPI KAMI SELALU TERTIPU

NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU
SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU
BERHARAP – BERDOA SEPANJANG WAKTU
KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?

KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT
BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
SEMUCI – SUCI DAN SEOLAH NINGRAT
PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT

KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU
INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?
AKAN MUNCUL SEORANG RATU
YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU

KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?

AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA
KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN

AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
KARENA LAKUMU – LAKU YANG SUCI
WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA
SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI

MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN

UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD
BUKAN WAHYU AGAMA BARU

NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
TERBITNYA FAJAR – SANG MENTARI HARAPAN
LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
GELAP MALAM PENUH JEBAKAN

SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI

KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN
ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT

SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI

KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
DEMI TEGAK HUKUM – KEADILAN ILAHI

NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI
CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI

RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI

RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI

KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU

BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
SATRIO – PINANDITA SIAP MENEMANI
SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA

TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
MENGUJI NYALI JIWA PERKASA

WAHAI APARAT – PENEGAK HUKUM NEGARA
WAHAI ULAMA – PANDITA NUSANTARA
WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!

Semarang,15 November 2007
Ditemani Gudang Garam Surya
Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan
Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti

Hidayah datang tak pandang bulu
Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA
salam bagi semua “orang gila” Semoga kita segera bersua.
Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias
“MALIKUL MUQSITH”
Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan “MALIKUL MUQSITH”
MALIKUL – MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.
Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah – dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU.
IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar – benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.

Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar – benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh – ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, & Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung – tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fasilitas perjuangan kepada IMAM MAHDI – RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.

Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 – 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal – karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta “ndilalah” semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.

Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku – aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar – benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :

1. Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat – Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.

2. Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.

3. Sebagai sesama penerima wahyu, seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi – nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi – nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :
a. Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.
b. Imam Mahdi pasti tahu hadist – hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab – sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar – benar ada.
c. Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.

4. Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :
a. Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.
b. Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.
c. Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.

Minimal pertanyaan – pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku – aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI’AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.
Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.

Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna……amin.
Sekian..

Tertanda,
01’12’2007
Sunan Kuning Penebar Pesona
Indonesia

Keyakinan lebih berharga dari kajian seribu kitab
Wacana diatas bertujuan untuk menjembatani pemikiran rakyat, Terima kasih atas kesediaannya untuk menyebar luaskan informasi diatas.
salam

91. pian - Desember 12, 2007

hehehhe
amanata gua sih dapet nya dari guru. saya guru saya bernama abang wahit jika loh mau lebih jelas loh tanya aja sama dia loh telp (0711)824182 oke.
guru gua bisa menjelaskan nya sih secara jelas.
sekarang banyak orang yang hanya bisa menjabarkan pengertian tapi tidak tau hakikat pengertian. misal apa pengertian wujud allah ? kenyataan dari pada allah/aku bergerak karena allah itukan hanya penjabaran saja sama sekali tidak bersentuhan dengan hakikat wujud allah itu yang harus nya dipikirkan.
berfikir bukan menggunakan otak tapi gunakan hati
karena pikiran itu hanya terbatas tapi hati sangat luas
mustahil bagi manusia tidak bagi tuhan
karena yang menyangkut rahasia tuhan hanya lah tuhan sendiri yang tahu tidak ada manusia yang mengetahui sesuatu apapun.
sebenarnya bukanlah mata kepalanya yang buta tapi hatinya lah yang buta karena tidak bisa melihat hakikat inilah buta yang sebenarnya

lebih baik kita ngobrol langsung lewat tlpn
085268331118 lebih enak ngobrol langsung dari pada lewat tulisan
wujud diatas segala-galanya yang lain tidak ada

92. pian - Desember 12, 2007

sebenarnya bukanlah mata kepalanya yang buta tapi hatinya lah yang buta karena tidak bisa melihat hakikat inilah buta yang sebenarnya Q.S al hajj 46
gua lupa nulis ayatnya hehehehhe

93. amanata - Desember 13, 2007

huehuehuehe,, Pian, bukannya yang kamu maksud itu sudah kamu wakilin dengan hadis qudsi yg aku tanya itu?
disitu lah hakekat Nya. dan satu lagi tambahan goresan keTuhanan:
Tuhan bersembunyi di tempat yang terang

Alasan gw nanya perawi hadis nya itu supaya basic gw lebih kuat saat diskusi sama orang lain. Buat gw sndiri sih ga perlu, gw dah haqqul yaqin kok. Cuma buat ngomong ke orang aja.

Thanks anyway,, kapan2 gw telpon (skarang lagi g ada pulsa :P )

94. pian - Desember 14, 2007

oke deh
kita bisa berbagi pengalaman tentang hidup
hehehhehe

95. daeng limpo - Desember 16, 2007

The Controversial Wali

96. safiq - Desember 20, 2007

assalamualaikum semua yang ada di forum ini kepada pian saya minta maaf sebab tidak bisa balas messager …terutama amanata memang kamu tidak faham atau faham yang saya taip tentang nabi muhamand…kalau bisa dalam farum ini boleh taip huru jawi sudah tentu amanata faham jawi tetapi dalam farum ini tiada tulisan jawi,,,apa-apa pun ejaan mahu pun tulisan tidak jadi masalah,ingatlah amana bahawa allah tidak pernah menulis surat kepada para nabi-nabi mahu pun nabi muhamand ,allah cuma bagi wayu pada nabi-nabi dan nabi muhamand sebagai bukti nabi muhamand tidak pandai baca ayat jawi cuma muhamand boleh hafal wayu pertama…bukti….ketika Muhammad sedang bertafakur di Gua Hira’, Malaikat Jibril mendatanginya. Jibril membangkitkannya dan menyampaikan wahyu Allah di telinganya. Ia diminta membaca. Ia menjawab, “Saya tidak bisa membaca”. Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca, tetapi jawabannya tetap sama.

Akhirnya, Jibril berkata:

“Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”dan huruf jawi mahu pun kitab al-quraan itu di tulis pada manusia bukan allah,dan saya sudah buktikan harap amana faham,,memang benar mencari allah jangan di luar kalau di luar maka suda jadi murtad….amanah kita kena faham yang dalam dan yang luar siapa imaman dan siapa mamuman kalau kita tanya mamuman dimana allah maka dia jawap tidak tahu, kalau kamu tanya imaman maka dia akan ‘kamu sudah tahu kenapa kamu cari’sebab itulah kita salawat … allah humma soli allah saidina muhamand”barang siapa mencari tuhan diluar diri kafirlah ia (hadis qudsi)…memang benar amana…cuma mahu tanya kenapa tidak guna salawat allah huma soli allah saidina adam sedangkan nabi adam lebih awal dari nabi muhamand?????itu cuma teka teki amana,,,,pian orang palembang dan guru pian abang wahit baiklah tolong tanya guru pian apa guru pian penggikut atau ajaran syek siti jinar????kalau ya tolong katakan pada guru pian ,,,mengapa haram makan babi?mengapa haram pengang anjing…maafkan saya ayat terlalu kasar….kepada wiks apa kamu pun sama juga menuntut ilmu sama syeik siti jinar?apa kamu tahu tentang ilmu syeik siti jinar?kalau kamu tahu tolong jawap ya,,,,kenapa iblis tidak mahu sujud pada adam?apakah iblis itu jahat?iblis di buat dari apa?mengapa iblis sombong?tolong jawap ya wiks….safiq79@yahoo.com.my….kalau ada silat taip tolong nasihatkan ya….sekian wassalam

GUSRAK - Mei 7, 2010

Mohon ijin saling berbagi yaa saudaraku…

….”,mengapa haram makan babi?mengapa haram pengang anjing…”….

atau

Pilih mana : “makan ayam goreng tetapi lupa kepada Allah atau makan sate babi/anjing tetapi selalu mengingat Allah SWT?” :D

97. ahli fikir 6666 - Desember 23, 2007

wahai teman sekalian renunglah mengapa insan di cipta tentu asbab yang hebat rasailah nafas yang lapang ikutilah darah mu yang mengalir akan urat saraf menjalar segenap jasad mu rasai deruan angin kesejukan malam di kala sunyi hati mu akan bertanya ini dengan basahan air mata siapa daku dari mana awalnya alam ini dimana hujungnya kisah hidup dunia

98. ahli fikir 6666 - Desember 23, 2007

umpama alam awal sebelum adam tercipta ada tua lama pesan pada yang muda kita ini sebagai satu tanda yang banyak bermula adam melihat sepasang burung bermanja juga kisah firasat insan sabar bertanya diri pesan nabi2 wali2 sahabat2 lama juga warisatul ambiak. ilmu umpama pisau yang tajam dapat membelah persoalan2 agama nasihat tua lama jangan di salah guna di kira manpan kita adalah insan biasa biar kita umpama bintang yang dilihat sederhana

99. pian - Desember 27, 2007

berarti safiq bertanya tentang rahasia tuhan ?
safiq saya ngak telalu pintar menulis coba kamu telpon aja 085268331118 biar gua menjelaskan nya lebih jelas sejelas-jelasnya gimana ?
yang mengetahui rahasia tuhan hanya tuhan itu sendiri tidak ada satu mahlukpun yang mengetahuinya

100. safiq - Januari 8, 2008

assalamualaikum pian……. setahu saya allah tidak pernah merasiahkan apa-apa pada umatnya sedang mencari….saya pun tidak pintar sangat mahu telpon pian cuba pian yang telpon saya bagaimana sudah tentu mahal kan bayaran nya,,,,,sama juga macam tu kalau mahu tahu atau mahu bercakap harusnya cari jalan bukan kelicahan kita untuk senang tidak sama sekali pian kamu pian kan saya udah cakap pada kamu kenapa tak jawap…kalau mahu idd email saya dan kita chat hari ahad pukul tiga petang bagai mana…?kalau mahal juga rasanya saya pun tak boleh cakap lagi sekian asslamuailaikum

101. b0nK - Januari 26, 2008

hmm, well… are we done yet?

102. si bodoh - Januari 27, 2008

Kebenaran bukanlah Kebenaran tapi hanya sebatas Pembenaran apabila belum melihat, merasakan dan mengalami secara PRIBADI

maka dari itu wahai sahabatku ……..,
– jangan merasa benar kalau belum mengerti kebenaran
– jangan menyalahkan kalau belum mengerti benarnya

mari kita saling menghargai sesama agar jiwa ini damai adanya.

103. safiq79 - Februari 6, 2008

memang benar kalau tidak nampak kebenaran tidak benar.tiada ada orang yang mahu cakap benar sebab semua itu ilmu akhirat yang cukup saratus bukan sembilan puluh sembilan….damai

104. kampret - Februari 19, 2008

MANUNGSA (manunggaling rasa) bersatu tapi tidak menyatu.. itu konsep dasar manunggaling kawula lan Gusti

105. pian - Maret 3, 2008

Aku adalah aku
aku tetaplah aku
tidak ada yang lebih baik dari aku

seorang yang telah menyelam ke samudra
hanya orang itulah yang tau seberapa dalam lautan itu
tidak ada yang tau selain aku

salam sang rasa

106. Eko Abdul rahman - Maret 6, 2008

Semoga Keselamatan selalu menyertai kita………….
Sesungguhnya orang yang memahami adalah orang yang sudah mengerti diri sendiri.
Tidak semua dapat memahaminya……… Karena sudah ada ketetapannya dan
bagiannya……………
Ada yang mengatakan kesesatan… ada yang bahagia didalamnya…………..
Jika kita merasa di dalam bagiannya mari kita bicara dengan seura merdu………….
Eko_cme@yahoo.co.id

107. eko - Maret 26, 2008

hebat ajaran syehk siti jenar

108. Moch.Irfan - April 7, 2008

Assalamu’alaikum semuanya,lama kita tdk bersua…..Buat mas pian saya salut bgt dg pendapat anda!!!Yg disebut hidup adalah tidak mengenal mati, langgeng unt selama-lamanya…apakah mas pian setuju dg pendapat saya???jd skrg ini adlh alam kematian dan esok setelah mati adalah alam kehidupan…!!!

109. cornelia - April 13, 2008

assalammualaikum .. saya mohon kepada soudara soudara saya yang mengerti dalam tentang islam dan ajaran syehk siti jenar (ketika saya membaca buku mengenai ssj , seperti saya bisa melihat diri saya sendiri yang sering berpendapat seprti ssj namun apakah itu sesat atau tidak saya tidak tau jawabannya)..bantulah saya untuk memahaminya. karna saat ini saya seperti tidak bisa mengimbangi kepercayaan saya terhadap agama islam..di sekitar saya ,banyak orang mengaku dirinya islam dan mengaku yang menjalani sholat 5 waktu adalah seorang guru yang baik dan benar , hanya dari prilakunya sendiri tidak ada yang benar, hingga saya seolah ingin menjauhi islam.
jadi saat ini saya bimbang dan bingung bagaimana saya harus memahami islam sendiri. walau saya sangat percaya kepada sang pencipta. trimakasi sebelumnya..wassalam. ratucornelia@yahoo.co.id

110. Ana'l Haqq - April 20, 2008

Assalamualaikum ……..
Wahai saudara-saudaraku sekelian. Pelajaran ini memerlukan Akal yang waras pada ketingkatan yang tinggi, Hati yang putih bersih dan Ikhlas, Lidah yang jujur untuk mengatakan yang Haqq (walaupun itu akan ‘menampar’ sesaorang. Tanyalah dirimu sendiri …. sekiranya sanggup, fikirkanlah….. Sanggupkah kamu dituduh gila oleh manusia sejagat dan berdiri tetap diatas pendirian kamu? Sanggupkah kamu menghadapi tohmahan, cacian dan fitnah demi menegakkan pendirian kamu berkenaan ilmu kamu? Nasihat saya – sekiranya sanggup pada kesemuanya barulah kamu boleh fikirkan untuk mempelajarinya.

Pian – Ilmu Tuhan bukan untuk di ‘OBRAL’ sedemikian rupa. Tau ngak kamu bagaimanakah cara kamu menilai mutiara? Janganlah mencari popularitas lewat Blogging dengan ‘menjual’ Agama ….. Insaflah saudaraku.

Sekiranya yang berminat hubungiku di: zaxmozen@yahoo.com

Wassalam
ANA’L HAQQ

111. Lutvi - April 23, 2008

jujur aja… gw adalah seorang yang suka baca. dan beberapa minggu yang lalu gw baca buku tentang siti jenar yang membahas “kematian” versi beliau. dan buku itu termasuk best seller yang ditulis oleh ahmad kodjim. salah satu kalimat yang bener2 gw ingat adalah “pendapat itu g ada yg bener”( yang bener cuma Allah SWT).dan yang mw gw ingetin disini adalah……
ini Blog men…! cuma blog… gw yakin yg punya blog ini cuma nulis apa yang dia tau aja. dan gw yakin juga klw dia juga g bermaksud untuk mempardebatkan masalah ini. jadi g usahlah qta saling mencerca, ape lagi ngumpat sang penulisnya!
jujur aja, gw juga sangat2 tertarik dengan ajaran siti jenar itu, tapi bukan berarti gw harus ngikutin ajarannya kan..?
sedikit saran buat yang baca tulisan ini, klw lw emang belum baca tentang riwayat syech siti jenar, baeknya jangan memvonis dulu lah… klw ajaran siti jenar itu sesat.
sorry banget neh klw lw nganggep gw sok bijaksana,..
gw cuma mw berpendapat aja. jujur aja gw juga bukan termasuk orang2 yang tau banget agama dan orang alim. Sholat 5 waktu aja, gw kadang2 masih bolong. seperti yang dah gw bilangin diatas, gw cuma seneng baca aja.

thanks y….!!

112. Dedy - April 24, 2008

Komentar untuk komentar-komentar:P
Puciang saya…….Ada yang minta secara ilmiah masalah ini bisa dipertanggungjawabkan (what the hell..)………..ada yang gak sadar marah-marah meminta kita berdiskusi dengan santai dan tanpa marah2….ada yang sok kenal dan tau dengan yang namanya Tuhan….ada yang merasa sadar….ada yang sadar betulan (kayaknya sih)….ada yang merasa paling benar….ada yang bijak….ada yang sok bijak seperti saya.
Ah udahlah, ada beberapa yang asik kok (walau beberapa naif dan basi banget). So nikmati aja. Mungkin sebaiknya kita merenungi diri kita dulu bagaima sih sebenarnya ‘gaya’ kita dalam membaca Caping.
Kembali ke laaptooop (baca : kerja)

113. ratu cornelia - April 27, 2008

bung dedy..anda penggemar tukul ya..kakakak sama dongg ma saya.euheuehuhe..

114. Dedy - April 28, 2008

Ada yang sudah hatam membaca 7 jilid buku fiksi sejarah tentang Siti Jenar dari Agus Sunyoto nggak ya? kalau ada bagi-bagi dong disini.:P
Mungkin ada yang belum baca isi wawancara dengan penulisnya. Linknya disini :
http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id

@Ratu Cornelia
Saya memang penggemarnya (tukul) karena sangat familiar tiap kali saya melihat wajah saya cermin…wakakak

115. Dedy - April 28, 2008
116. raka - April 30, 2008

Hmm.. Islam itu untuk kemaslahatan kan? untuk perdamaian. Piss

117. cabe rawit - Mei 16, 2008

BUAT KALIAN SEMUA YANG ADA DI BLOG INI,, BERANIKAH KALIAN BERSUMPAH DEMI ALLAH DI FORUM INI!!!! UNTUK MEMBENARKAN SETIAP PERNYATAAN TAFSIR YANG KALIAN LONTARKAN,, YANG JIKA PERNYATAAN TERSEBUT ADALAH PERNYATAAN YANG DUSTA MAKA ADZAB ALLAH AKAN DATANG KEPADA KALIAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN DUSTA DAN SELURUH AMAL IBADAH KALIAN AKAN DI HAPUS ALLAH,, berfikirlah seribu kali saudaraku, dalam memberi fatwa atau tafsir yang berhubungan dengan KEBENARAN ilmu Allah…

TERLEBIH LAGI TANTANGAN TERTULIS SAYA INI DITUJUKAN KEPADA SANG PEMILIK BLOGER SI MANUSIA SAMPAH YANG DENGAN PD NYA MELONTARKAN PERNYATAAN GOMBAL!!!!!…. BUKTIKANLAH AKU TUNGGU,,

118. Rustam23 - Mei 16, 2008

@cabe rawit
mas…mas…sampeyan salah masuk. Jgn teriak-teriak disini…malu tau…

119. Adi - Mei 18, 2008

Kita satu iman berarti kt besaudara jangan kita merasa lebih tahu dari lain sedangkan tsb hanya 4lll swt yang punya. Pokok permasalah disini adalah riak & sipat munafik.

120. hendra - Mei 20, 2008

@Cabe Rawit
Di sini jadi tempat berdiskusi dan yg baik toh mas…knapa sih harus bersikap gitu? Siapa yang membenarkan tafsir disini? Siapa juga lagi yang memberi fatwa? Org-org yang nulis di blog ini bukan org-org yg goblok mas. Tak ada yang merasa paling tau disini, paling benar disini, paling bijak disini (jika ada, yakinlah bahwa mereka termasuk orang-orang yang blo’on!). Kan kebenaran milik Allah seperti yg anda bilang. Santai lah mas…kalau gak suka gak perlu di baca dan nulis disini toh…
Ini lagi….tulisan di atas bukan tulisan pemilik blog masss…..yang punya blog – Mas Anic- hanya berbaik hati mengumpulkannya. Kalau nantang ya kasih link dong…atau ID yg bisa di hubungin…gak ngerti caranya? Sini ente ajarin…hehe. Biar nanti bisa diskusi dengen bener…gak pake marah2 (males benernya ngomentarin yg ginian..wew)

121. Wilistya - Mei 28, 2008

Please cool down….
Hati2 dg ego anda-anda…
Emosi, riya, yang paling benar, dll…..

122. bustam - Juni 18, 2008

Para pembeli buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
ISBN:978-979-17824-0-1/barcode
Distributor Tunggal Buku :
Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575
http:/poroslangit.blogdrive.com/archive/1.html

1. Bapak Dedi S.Panigoro/ Holding PT MEDCO GROUP,Eksplorasi Minyak dan Metanol
Jl Ampera Raya no.20, Gedung MEDCO
Jakarta Selatan
Jumlah pemebelian : 50 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

2. Bapak. Cardiyan HIS
President & CEO SWI Group
Jl. Balai Pustaka Timur no. 13,
Rawamangun, Jakarta Timur
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

3. Bpk Syarif Ubaidillah/Oebay/wartawamn Media Indonesia
Jl Dewi Sartika no.18 Rt 01/RW 02,Gang Masjid Al Himmah
,Cipayung,Ciputat,Tangerang
Jumlah pemebelian : 20 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

4. Bpk Anwar/PT. Indoglobal International(penjual alat security dan alat2 spionase intelijen )
Komplek Taman Kebon Jeruk
Blok AA IV No. 35
Jakarta 11650
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

5. Bpk Bpk Rizqi Andre/Dosen Tatanegara UPN Surabaya
jalan penataran no.17 pacarkeling-surabaya-jawa timur.no.HP: +62081-793-300-09
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Promosi Buku :
SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kover Belakang dan Depan Buku Pewayangan Kresna, Gatotkaca dan Kayon

Tebal Buku: 110 halaman, Ukuran Buku : 15cm X 21 cm, Harga Buku : Rp 20.000,—
Ringkasan Buku : Buku yang ada di hadapan Anda adalah sebuah Mozaik pertemuan tradisi – tradisi besar yang berkembang di Nusantara dan Dunia sebagai bentuk perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk ) serta kumpulan wisik ghoib yang diterima oleh sahabat-sahabat kita yang menekuni tasawuf tetapi dalam pencarianNya terhadap Tuhan yang transenden, mereka tetap concern dengan kondisi Sosial yang berkembang di Nusantara Indonesia. Dalam berbagai Kitab Suci disebutkan akan adanya suatu era Kemakmuran dan Keadilan yang datang menjelang akhir zaman, tanpa menyebut determinisme waktu hal itu akan terjadi. Tetapi cukup untuk memperingatkan kita bahwa ketika menghadapi kondisi sosial yang carut marut, semua insan mengharapkan adanya perubahan kondisi yang lebih baik dari saat ini. Sementara sumber daya Indonesia dijadikan ajang perebutan negara-negara lain, dan kita dibiarkan menjadi konsumen tanpa memiliki kemampuan mengolah dan mendapatkan nilai tambah. Buku ini akan memberi panduan dan jalan yang akan ditempuh untuk menggapai kondisi yang diinginkan tanpa mengesampingkan keberadaan elemen kebangsaan yang lain. Tetapi mengajak kita larut dalam dunia introspeksi dan kontemplasi untuk menjadi sumber inspirator bagi masyarakat Indonesia yang mampu membawa Indonesia menuju Mercu Suar Dunia. Sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan nasionalisme kebangsaan di tengah pergolakan era globlalisasi yang di dominasi oleh materialisme dan kapitalisme global. Semoga dengan selesai ditulisnya buku ini per 3 Maret 2008, Buku ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh kalangan untuk menggugah semangat keadilan, kebangsaan dan mendapatkan pencerahan yang sejati. Juga diambil hikmahnya untuk membangkitkan semangat spiritual di setiap agama dan meningkatkan sumber daya manusia untuk mencapai Indonesia mercu suar dunia. Buku ini berisi wisik ghoib yang diterima oleh Winasis mengenai Satrio Paningit dan kondisi Nusantara saat ini serta penjelasannya, juga berisi anjuran sikap yang mesti dilakukan oleh setiap orang di saat Nusantara ditimpa bencana bertubi-tubi. Munculnya bencana di nusantara dan masalah-masalah Kebangsaan yang tak dapat teratasi merupakan tanda-tanda munculnya Satrio Paningi. Kajian Ilmiah dan Rasional Tentang Hadits Kemunculan Imam Mahdi (simbol Negara Timur) dan Isa (simbol Negara Barat ) Siapapun Orangnya yang mempelajari Hadits munculnya imam Mahdi akan berkesimpulan datangnya ditandai dengan perang Internasional- terjadi Krisis BBM atau rebutan ladang Minyak- kasus Iraq, Afganistan, Iran dan ketika tiap orang yang di timur dapat berhubungan dan melihat apa yang terjadi di barat dengan sekejap mata- munculnya teknologi telekomunikasi 3G yaitu Wideband-CDMA-komunikasi suara dan tampilan layar sekaligus. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio Paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur. Tasawuf ideal adalah tasawuf berdasarkan universalitas keagamaan yaitu berdasarkan ajaran para nabi yaitu 124.000 nabi yang tersebar di berbagai suku bangsa di dunia denan inti akhlakul karimah, membela yang tertindas dan menegakkan prinip keadilan. Perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk. Dalam kitab Sutasoma karangan mpu Tantular.

123. Brahmachari - Agustus 4, 2008

(bercermin dari masjid Kudus)

kenapa renovasi masjid agung di Bandung meniru mentah-mentah gaya timur-tengah ?? :(( apa arsitektur Sunda kurang megah?? :'((

-a Muslim Brahmachari-

124. sony - Agustus 20, 2008

cuma orang yang tau Tuhannyalah yg ngerti peristiwa siti jenar. Gak usah diperdebatkan,krn apa yg siti jenar tau kita tak akan pernah tau dan ini dirahasiakan oleh para wali sendiri.Dunia ini tidak carut marut apabila manusia tau siapa dirinya tau siapa Tuhannya.”siapa yg tau dirinya pasti tau Tuhannya”para sufi berkata

125. ONRICO - Agustus 22, 2008

ALLAH HU AKBAR……… segala puji bagi ALLAH.. dan tidak ada tuhan melain kan allah.. dia yg awal dia pula yg akhir… tiada yg sempurna melain kan ALLAH… saudara semua, yg ber komentar mau pun yg non komentar justru kesempurna,an allah itu lah yg harus kita pergunakan.. tidak guna kita sentimen terhadap yg menulis kisah ini,kalau kirim saran itu bagus,jika bertanya itu baik,jika suka alhamdulilah, jika sentimen ya… klu bisa koreksi diri lah… syeh siti jenar memang bukan nabi.. tapi syeh adalah tokoh islam yg melegenda di indonesia bah kan ke manca negara.. dgn belajar dan memahami akhlak dan budi pekerti nya berarti kita juga telah menerima warisan dari junjungan besar nabi MUHAMAT.SAW.. bukan kah nabi telah mewaris kan akhlak dan budi pekerti yg luhur kpd umat islam ?.. jawaban nya adalah ya… nah.. syeh siti jenar adalah penerus atau generasi tersebut.. nah tidak ada salah nya kita membahas masalah ajaran nya.. karna yg HAQ tetab HAQ.. ALLAHU AKBAR .. YG TELAH MENGHINA.. alhamdulilah , asal jgn kita yg menghina.. jgn sampai kita terbawa arus nafsu nya.. bagi yg benar mencari ilmu yg HAQ harus ingat setiap hamba pasti di uji.. jadi jika kita di hina di caci kembalikan pada diri sejati.. berarti orang tersebut ia menghina diri sendiri.. apa yg harus di hina pada kita semua, padahal kita berasal dari wahidah (diri yg satu) yg tiada daya tiada upaya, melain kan HAQ alah semata.. mudahan ALLAH memberi petunjuk kpd kita semua… AMIEEE…

126. adi isa - Oktober 5, 2008

saya salah satu pengagum syekh sidi jenar

127. Koko - Oktober 6, 2008

saya tertarik dengan kisah Siti Jenar serta falsafah “Manunggalin Kawula Gusti”, apakah ada rekan2 yang dapat mereferensikan buku mengenai hal tersebut?
Menurut pendapat saya: pada dasarnya semua ajaran religi/agama bertujuan untuk mencari Surga dengan jalan mendekatkan diri kepada TUHAN. Untuk itu saya kira kita perlu lebih mengenal lagi siapa TUHAN itu? Dan bagaimana cara kita untuk mendekatkan diri kepadaNya. Saat ini juga saya sedang mencari arti dari ke-TUHAN-an tersebut serta tujuan/arti keberadaan diri saya di dunia ini.
Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan dengan tulisan saya dan salam kenal buat semua rekan di Blog ini…. :-)

128. Plato - Oktober 28, 2008

Kalo mau jadi apoteker, ya belajar di kedokteran…….
bukan ke tukang obat di pasar!

129. AEIOU-TREWQ - November 4, 2008

Jangan dong ! Kalo mau jadi apoteker, ke Fakultas Farmasi belajarnya, kalau di kedokteran ya….jadi dokter…
Kejarlah ilmu, kalau perlu sampai ke negeri china…. …untuk mendapatkan ilmu yang tertinggi, yang di sediakan oleh Tuhan, yang diperlukan cuma satu modal, jujur…………. pada diri sendiri.,,,baru pada orang lain, …mempunyai hati nurani, berbuat apa saja, kepada siapa & apa saja, selalu demi TUHAN.
Jangan lah selalu berdebat, tetapi selalu merenungkan, karena orang yang suka berdebat, adalah orang yang belum mendapatkan ilmu yang maha hebat dari TUHAN, dan dalam hati kecilnya masih belum berasa yakin, ia sebenarnya hanya ingin diakui keberadaan nya………….Apa bila anda sdh. mulai bisa merasakan dan sadar, bahwa, apapun yang bisa dirasakan dan mempengaruhi anda melalui panca indera anda, kalau rangsangan ini sdh. tdk.ada artinya, atau tdk. dapat menimbulkan riak gelombang pada ketenangan jiwa anda, itu pertanda bahwa jiwa dan raga anda sdh. bersatu, tdk. gampang dipengaruhi oleh emosi yang menyesat kan anda kealam yang Fana, ……..Apabila, anda mulai sadar lebih lagi yaitu segala penunjang duniawi : makan, minum, bernapas,.tidur, sex,….dll. Bukanlah hal primier yang kita cari, Sebalik nya adalah suatu keadaan atau kejadian pada kehidupan kita yang kebetulan harus kita lalui, dalam kurun masa tertentu, Disini kuncinya…… kalau anda tidak mencari tahu, maka anda akan terperangkap dalam keadaan ini sampai selama Nyawa anda habis masa berlakunya buat anda, Maka sampai akhir Hayat anda (Mati), anda tidak akan pernah meningkat menjadi manusia yang Mendapatkan ilmu yang disediakan oleh Tuhan di cosmic ini untuk dipetik. Maka, jadilah anda ORANG BIASA, (KEBANYAKAN), yang sukanya BERDEBAT, untuk melihatkan kepada orang BAHWA DIA LEBIH TAHU, Padahal, orang yang betul2 Tahu itu, Dia Tahu Bagaimana Berdiam Diri, Biar orang banyak itu belakangan sadar setelah diberi tahu oleh TUHAN, ( Caranya !! masa cara TUHAN memberi tahukan ke orang banyak, harus beritahu kita ??) …………………………….——-22/11-2008, 22:11

130. moch_irfan - November 7, 2008

Untuk mengakhiri semua perdebatan dan diskusi yg tak kunjung selesai ini ada beberapa jwb-an:
1. Urusan mahkluk dengan kholiknya adalah urusan pribadi, jd orang lain tidak bisa menentukan itu benar/salah.
2. Smuanya kembali ke hati masing-masing dan renungkan sejenak tentang apa tujuan kita datang dan dilahirkan di bumi ini.
3. Apa-apa yg sekarang ada di dunia ini sudah ada maksud dan tujuannya, jd ya…..

Wass…

131. pian - November 29, 2008

Ha.Ha.
anahurobul alamin akulah tuhan semesta alam Q.S al Qshash 30

132. haris - November 30, 2008

syafiq
aku nak berkongsi pengetahuan kau tentang ssj. sayang sekali, aku cuba hanta email kat kau. tapi failure.. email aku otai_muda@yahoo.com

133. eternty - Februari 9, 2009

senang sekali membaca tulisan cak gun, saya bertambah wawasan. salam

134. rofiq abdiansyah - Februari 28, 2009

tolong jelaskan biografi syekh siti jenar….?

135. Al-Fakir Bambangan - Maret 1, 2009

saya al fakir , salam untuk semua para kadang ,pemberi komentar SSJ anda semua cerdas dan memiliki pemikiran yang dalam , untuk mengomentari SSJ. tapi saya membaca dari semua komentar itu intinya ada yang meyakini ,tidak meyakini dan ragu plus menghawatirkan !. itulah kudrat sifat manusia buah dari akal budi ! begitu juga para wali yang notabene manusia juga ,( hanya saja mereka sudah memilih jalan hidup atau menempatkan dirinya pada toricoh illallah ) dan ssayangnya para wali terlalu asik dengan nafsu keputusan hidupnya ,artinya : mereka asik mengolah Syare at, torekat, hakekat dan ma rifat untuk dirinya sendiri!!. sedanngkan untuk umat ,santri dan masyarakat awam , hanya disi arkan Syre at nya saja, tanpa menjabarkan dengan tuntas !! ibarat guru silat mengajarkan jurusnya, tidak pernah semua diberikan!. Wali 9 rahasia ilmu kewalian dirahasiakan !! SSJ ilmu kewalian di jabarkan tuntas tanpa ditutup-tutupi !!! wasalam al faaakhir !!!.

136. pmanassord - Maret 1, 2009

mudah-mudahan penulis sadar, apa yang ditulisnya masih cukup jauh dari nilai-nilai ilmiah. seperti kisah hukuman mati siti jenar, apa benar sejarahnya seperti itu? dan sejarah kiblat masjid demak pun..jangan hanya menggunakan cerita-cerita mistik yang sudah pasti banyak kebohongannya.

nabi muhammad saw saja terluka dan mengeluarkan darah sewaktu perang uhud, bahkan nabi sendiri tidak pernah bisa memanjangkan tangannya 1cm. apalagi hanya siti jenar atau sunan kalijaga.

137. rudi - Maret 5, 2009

jalani kehidupan dan keyakinan masing2 semoga kita semua di berkathi ALLAH SWT Amin

138. shafiq - April 20, 2009

aslkm????jgan lah bergaduhsemua peminat ssj, kita menuntut ilmu dari hati yang iklhas bukan sombong,mengenali allah tu banyak maksudnya kita kena kenal maksud rukun iman,rukun iman ada 6 kesemuanya,1,percaya kepada allah,dalam forum ni semua berbicara pasal pelajaran ssj kalau tidak ada allah bisa manusia hidup?2,percaya kepada malaikat apa iblis itu bukan malaikat?kalau dalam forum ini mengatakan iblis itu bukan malaikat rukun iman nya tak cukup,3,percaya kepada al-quraan ?mana lebih awal al-quraan atau al-kitab?4,percaya pada rasul pa kah kamu semua percaya pada nabi?
5,percaya pada harikiamat,kiamat yang sebenarnya itu dimana?apakah dikubur atau kiamat dunia di hancur?6,percaya pada qadar baik dan qadar jahat contoh iman majid itu dibayar gaji siapa yang bayar gaji iman masjib?dari mana datang uang itu?rukun islam wajib kita kenali,,,,semua itu juga pelajaran ssj yang mudah tetapi berat barulah kita mengenali allah,pelajaran ssj itu ia mahu kita sediakan bekalan akhirat untuk sesorang sesiapa yang tercapai maka dapat tinggal di syurga,bukan mudah untuk kita duduk di syurga,untuk apa kita duduk di yurga kalau kita tidak ada bekalan,bagi saya tak payah kita bergaduh,fikirlh dulu ebelum melakukan kenalilah diri kamu sebelum mengenali allah,,,sekian wslam

139. anachronistic - Mei 15, 2009

Manunggaling Kawula Gusti…
Ada yang pernah merenung tentang konsep Law of Attraction yang ada di buku “The Secret”?

Atau juga konsep synchronity milik Carl G. Jung.

Atau juga konsep Coincidence yang diperkenalkan dalam buku “The Celestine Propechy”…

Apakah konsep-konsep modern tersebut memiliki arketip yang diturunkan oleh konsep MANUNGGALING KAWULOGUSTI….????

Paling tidak secara substansial…

140. RM.PANJI - Mei 18, 2009

al fakir bambangan
@ pmanassord

ana al fakir sadar sesadarnya! trimakasih memang benar kalam saya jauh dari nilai-nilai ilmiah kenapa ? karna saya tidak menggunakan pola pikir ilmiah saya! (yah ijinkanlah pola pikir ilmiah saya,saya gunakan disaat saya memberi materi perkuliahan theologie kepada mahasiswa saya di pt . oke!!! )
kalau pola pikir ilmiah anda hanya sebatas yang anda pertanyakan !itu amat mudah untuk saya jawab! masih adakah pertanyaan anda yang lebih se pesifik lagi!! seperti..contoh : bagaimana segumpal daging menerima masuknya ruh,sukma.anusukma dan sifattullah hingga terwujud manusia seperti anda!!! sebelum saya memberi jawaban, coba anda jawab dulu! pertanyaan saya dengan pola pikir ilmiah tingkat tinggi anda, agar saya bisa menjawab. dengan pola pikir ilmiah yang anda inginkan! karna penting buat saya, untuk tidak menyebarkan suatu kebohongan

Zul Azmi Sibuea - Mei 19, 2009

ilmu agama atau agama ?? ilmu tauhid atau tauhid ??, saya kira kalau ini dibandingkan tentu beda jauh, yang pertama, masalah sudah selesai kalau nilai ilmu agama anda sudah lulus (biasanya ini diberi nilai oleh bapak dan ibu guru atau ditandai dengan titel SAg, MAg dst…bahkan ceramah keseantero negeri mengenai ilmu agama, disaksikan dan dinilai oleh banyak orang).
sedangkan yang kedua, apakah seseorang menjalankan syari’at agama, bertauhid sesuai dengan sumber dan referensi ketauhidan, tidak ada yang mengetahui dengan pasti, orang hanya mengamati dari luar, bahkan dirinya sendiri tidak dapat menyatakannya secara gamblang bagaimana tingkat keberagamaan dan ketauhidannya dibandingkan dengan referensi utama – dan apa referensi utamanya, jadi memang tidak mudah terukur. apakah setingkat hallaj, apakah setingkat jenar, apakah setingkat rumi, jadi perlu definisi baru mengenai apa itu “ilmiah” dikaitkan dengan keimanan.
jadi kalau orang diminta untuk bertanya secara ilmiah atau rasional menurut keimanan atau kepercayaan – nampaknya perlu redefinisi “ilmiah” dan “rasional”, bila tidak maka dialognya bakalan gak nyambung.
salam
zul azmi sibuea

141. safiq - Mei 21, 2009

bagi saya ilmu agama dan agama cuma tanda sahaja…zul azmi suea agama islam cuma tanda bagi umat islam maksud islam cuma mahu dicari,sedangkan syeik siti jinnr mahu hallaj tak pernah masuk pun belajar di universiti atau pun collej siapa guru meraka dan pada siapa meraka belajar? apakah zul apa kah tauhid lebih tua dari al-guraan?
atau al-kitab?
kalau rasa mudah sangat menjawap kenapa tak menjawap?
kalau nak katakan sekumpal daging sila kan zul saya terima.kalau rasanya syriat itu lah yang di soal dalam kebur sila guna kan syriat.kalau rasa ini satu bahong kenapa tidak menuntut zul?pada siapa kamu menuntut ilmu siapa guru kamu,nak contoh roh masuk tubuh,bukan saya tidak mahu ikut polo pikir ilmiah zul sebab kubur masing-2kalau sesungguhnya kubur kamu tu boleh terus ke syurga mahu saya tumpang sekali masuk kubur kamu,zul ikut iman apa makmun?zul apakah kamu penggang tauhid?atau al-guraan?apa kah di kubur nanti kamu disoal tauhid?atau al-guraan?apa kah diri kamu sudah bersih?sedang kan kamu buang air besar dalam tandas,dalam lubang tandas tu ada air ,tanah,angin apakah najis kamu di buang ditanah?bukan zul juga dibuat dari tanah?sama saja zul buang najis ditanah pada tubuh kamu zul masih ada najis.apa kah zul uda bersih?mahu tanya tentang dagini dimasuk ruh?adam ni di buat dari apa?zul dimana kamu buang najis kamu????jinar itu belajarnya di sekolah mana apa di universiti atau collej?siapa guru jinnar….bersih kan diri kamu dulu zul baru ceramahkan orang….kalau najis pun tidak tahu dimana buang dan tidak tahu bersihkan pergilah belajar dulu atau guna lah ilmu ilmiah kah atau tauhid kah dll,zul cuma tahu sekumpal dagging saj dicipta,sebelum adam siapa?muhammad dan allah?sebelum lagi tu siapa….pergilah belajar dulu,,,dan bagi diri saya kamu tidak lah payah nak tipu orang dan sikap sombong,sedang kan muhammad wafat tinggalkan al-guraan pada umatnya,zul kenapa kamu tidak contoh pada nabi kita muhammad?zul ini agamanya apa?islam?kristian?budhah?hinddu?bagi saya kristian ke hinddu ke budha ke islam ke semuanya saya guna kitab,kalau nak balas zul balas lah kalau tak nak balas pun saya tak kisah sebab kubur masing-masing .good bye zul

142. safiq - Mei 21, 2009

p/s……apa kah zul udah ketumu syeik siti jinar?gimana rupanya?dimananya?apa kah syeik siti jinnar itu anak murid zul?adam di cipta dari apa berapa jenis?maaf ya zul kalau saya katakan zul ni iblis zul marah tak?

Zul Azmi Sibuea - Mei 22, 2009

astaghfirullah safiq !!!!!, nyebut-nyebut ….subhanallah, la ilaha illallah….. anda keterusan menyebut nama saya…. zul … sampai ke alinea paling bawah. sedangkan yang relevan untuk saya hanya “alinea pendek pertama”.
terlebih dahulu saya minta ma’af pada pengunjung terdahulu blog judul ini, saya pendatang baru, dengan demikian saya harus belajar dan mengatakan pada diri saya terlebih dahulu bahwa : “terdapat perbedaan besar antara memahami wahidatul wujud hallaj atau ssj dengan menjalankan amalan ketauhidan itu”
salam untuk anda safiq, moga-moga terkandung dalam keadaan sehat wal’afiat dalam lindungan Allah swt.

SAFIQ79 - Mei 22, 2009

di sini zul ada salah faham pesanan ini bukan untuk zul saya ter salah taip nama yang sebenarnya pesanan yang di balas ini untuk RM.PANJI bukan zul disini saya mohon minta maaf dari zull…kalau boleh zul boleh ym saya SAFIQ79@YAHOO DOT COM DOT MY….MAAF BEBANYAK ZUL HARAP DI MAAF

143. RM.PANJI - Mei 29, 2009

aww. salam kenal tuk zul dan safik, awal saya hanya lewat saja! tapi alhamdulilah ada kadang saya menyuguh kan secangkir kopi.( pmanassord) dan dengan segala hormat secangkir kopi itu saya

terima.!
dan saya ingin memberikan salam persaudaraan saya pada pmanassord
tapi alhamdulilah zul membantu ( tidak nyambung, perlu redivinisi baru tentang ” ilmiah dan rasional ” ) ini jawaban mudah bukan,!!!

terimakasih kuucapkan zul!
sekarang,mengapa saya bertanya, pada Pmanassord seperti itu ?? Saya hanya mengimbangi / menghormati. agar masing-masing mendapatkan rasa senang dan bahagia! boleh ta !!
Zul : ilmu agama atau agama?? ilmu tauhid atau tauhid??
Safiq : ilmu agama dan agama cuma tanda saja…
Zul,Safiq ! jadi siapa menanggapi siapa! hanya Safiq merefernsikan ungkapan segumpal daging, ( bukankah segumpal daging/darah dalam rahim ibu akibat pembuahan ! juga berasal dari sari tanah, sebagaimana adam tercipta! hingga di tiupkannya ruh Muhammad pada jasad Adam! siti hawa tercipta karena syare at dan hakekat adam!
Agama baju bagi simanusia lahir!
dengan Iman, Ichsan menuju Islam yang suci bersih tanpa noda! tapi aku tak mengaku ahli surga (aku takut menjadi manusia sombong di mata allah). !! Oke, Zul dan Safiq aww.
Safiq, janganlah sampai salah . olah rasa ,salah lihat mata hati! kasihan Zul!

144. RM.PANJI - Mei 29, 2009

aww.ya Safiq,
dalam olah kalam ,Safiq seolah faham akan sejati nya manusia! sartilawah/pemahaman rukun islam! dan safiq pun menyatakan sifat 20 ada dalam sembunyian kuku safiq.! (tapi mengapa hanya 20 fiq ?) kemana yang satu! fiq?
ya Safiq ! kita terlahir terlihat sendiri! maka kembalipun ! tak berjama ah! jadi aku adalah imam bagi diriku ! dan aku adalah ma mum bagi diriku! kata kalamu ,kuburmu adalah kuburmu dan kuburku adalah kuburku. begitu bukan Fiq?
Ya Safiq, engkau bersifat akupun bersifat! aku manusia,engkau pun manusia! kau kata aku ni Iblis! jadi apa bedanya! DENGAN DIRIMU !
( Aku tak marah Fiq!) aku buang najis sama ditempat yang kau buang! mungkin yang membedakan hanyalah aqidah Fiq! karena mungkin toriqoh kita berbeda! engkau bertoriqoh entah menggunakan kendaraan syare at. torekat, hakekat, atau ma rifat!
begitu pula aku! tapi semua itu ta adalah masalah bagiku! dan harapanku mudah-mudahan kita bisa bertemu dihadapan/disisi ilahirobi dalam kebahagiaan janah! (kalau boleh aku mengajak! engkau dulu atau aku dulu yang menghadap Fiq ? ( kalau aku alhamdulilah dengan izinnya(Allah) aku siap kapan saja!)
Fiq kajilah! segala sesuatu yang menyangkut pernyataan, dan jangan bernafsu tuk menyimpulkan! hingga Safik bertanya, Siapa guru syeikh siti jenar ! di kolegjh mana ia menunutut ilmu! Istigfarlah karna
rasa benar yang sedang menguasai dirimu ! Fiq cucu saya yang belum lahir pun tau kalau pada jaman itu belum ada perguruan tinggi/kolegjh. oke!
fiq, aku tak perlu menemui guruku! karena guruku, ada besertaku mendampingiku! dialah sang wujud,maujud , ada tidak ada ,kosong tapi isi, isi tapi kosong .wujud qidam! dan berachir ( 1 ) satu !!
Ya Safiq! boleh tak aku bertanya !~sudah sejauh mana ! dan seberapa banyak ! guru yang kau anggap guru! . apa dan bagaimana
rupa guru mursidmu! bagaimana peran pendamping hidupmu dealam meniti sirotol mustaqimmu! ( bila pendamping sirotol mustaqqimu dekat dengan jati dirimu ,tak kan terjadi itu RM.PANJI menjadi ZUL.! dan tak mungkin ! sifat mut mainah dalam dirimu dengan arogansinya menyuruh sifat untuk berafdas/bersuci! saya rasa engkaulah Ya Safiq ! yang harus mensucikan qolbi mu! dari akumu! yang paling……..dan benar! istigfarlah ya saudaraku! itupun bila kau anggap! tak kau anggapun tak disoal! samalah katamu karna kubur!!!
Oh ya ! kini kamu tau Fiq, siapa yang ku anggap guruku! guruku bersabda Fiq! dan aku bertanya! sejauh mana engkau pahami arti
dan perbedaan hidup dan kehidupan!,lahir dan batin,dunia dan acherat! dan bagai mana zatullah ada sebelum ada!!
saya yakin kamu pasti bisa menjawab! karna rasa AKUMU ! yang pa
ling……………dan benar!!!
kalau nak balas! fiq balaslah kalau tak nak balas, awak pun tak kisah. al bab kubur berbeda! feri well good bye not solonk fiq!!

145. RM.PANJI - Mei 31, 2009

maaf! mata jariku tertutup padamnya lampu alam kubur, sehingga kalam diatas tersurat ,ditiupkannya( ruh ) muhamad terhadap jasad Adam! sesungguhnya rasaku hendak menyurat ,ditiupkannya ( NUR )
Muhammad terhadap jasad Adam ! trims!!

146. Zul Azmi Sibuea - Juni 2, 2009

mas Panji and Safiq,
dikutip dari alinea 6,
“Ia jatimurti, atau sukma-dalam-wadag, roh-di-dunia, der Geist-im-Welt. Dalam keseluruhan itu, ia hadir dalam “rasa” yang sebenarnya hanya bisa dikemukakan dalam “bahasa” yang tak diverbalkan, dudu rerasan.”
dikutip dari akhir alinea 11,
“Kalijaga membuat tiang Masjid Demak bukan dari batu, bata, ataupun balok, tapi dari tatal. Adapun tatal adalah lapis kayu yang mengeriting yang terbuang ketika permukaan papan diratakan dengan ketam. Maka masjid dengan tiang tatal ini adalah masjid yang didukung oleh mereka yang dibuang, mereka yang bukan lapisan yang bisa disamaratakan. ”

Substansi pemahaman Jenar sangat klasik, dibicarakan berulang kali, teraktualisasi kembali walau kita bisa melupakannya sesaat . Itu sebab nya saya ingin pisahkan pembicaraan mengenai jenar dari segi teologis dan sejarahnya (seperti tulisan diatas) Diskusi mengenai Jenar akan berjalan lancar jika kita berjarak, tidak diskusi mengenai rasa, taste , dan pengalaman spiritual (bahasa yang tak diverbalkan) bagi yang meyakininya sebagai guru. kecuali bila semua blogger menganut faham yang sama. Bila tidak Kalijaga “tidak membuat tiang dari tatal”
salam

147. ayu cute - Juni 5, 2009

aww.abang/paman Jul dan paman safiq!
maaf salam kenal sebelumnya!
bang zul ,jatimurti itu hakekatnya yang menjadikan/ menghidupkan bukan?!
sukma-dalam-wadag,roh-di-dunia itu yang dijadikan/diciptakan bukan?!
dan keseluruhan hadir dalam rasa! betul hanya dapat dikemukakan dalam “bahasa”yang tak diverbalkan,dudu rerasan”. tapi kalau menurut ayu ! terwujud dengan ilmu dan akal/akal dan ilmu!
nah dengan inilah ! yang dihidupkan membawa wadag dan qalbu –
nya ( sir,budi,cipta ,rasa/amarah,aluamah,sufiah,mutmainah) atau
dalam bahasa jawa ( wadi,madi,mani,maningkem /kang barep adi ragil papat kelimo pancer ! ingkang ngaping nggih meniku guru mursid ) maka tersiratlah sirotol mustaqim baginya! jati murti me
nyambut/tidakmenyambut, tergantung amal perbuatan dan mahabah nya si tercipta.
pada yang mencipta.!
empat tiang mesjid demak bintoro,dan ada sebutan tiang soko guru
merupakan tenger ( ciri /lambang) guna dikaji agar dapat mengerti / dan mengenal asal usul sejatinya diri dan sang pencipta !
adapun tiang dari tatal serutan kayu ! menyirat kan ,kun fayakun nya sang pencipta ! sar,eat pembuat adalah sunan kali jaga yang sudah mencapai tataran ma rifatullah. masih diberi ketidak berdayaan oleh
sang maha pencipta.(kekurangan tatal 1/satu) maka sang pencipta mengirimkan se ekor belalang berleher panjang dan keras!. dan dengan iklas ridonya belalang! juga ijin sang pencipta diambillah leher belalang tadi! ( ingat!!! yang satu ) hingga sempurnalah tiang tatal tadi!
abang/paman zul dan paman safiq ! itu diatas kajian ayu ( ayu dari/
saking ndemak,
matur nyuwon sanget ! engkang tanggapanipun, monggo!!!!!

148. safiq - Juni 11, 2009

salam pada RM.PANJI …..
ia memang benar apa RM.PANJI katakan,ifat memang 20 tapi untuk terekat sahaja 20,bagi oang yang marifat 21,tak kan semudah itu saya kena buka rasiah muhammad,sifat 20 kena cari yang satu lagi kenapa manuasia tidak mahu cari?apa kah setakat mencuri dengar RM.PANJI rasa cucu RM.PANJI sudah tahu dari kecil,dirimu diriku yang bedah pengajaran, panji kamu kenal gurumu ya guru yang mana satu?panji mengata cucu panji belum lahir sudah tahu kisah zaman dulu kalau tahu kenapa lupa?panji mengaku ada guru sendiri kenapa tak bagi tahu nama nya dalam farum ni?kenapa nak tahu guru saya panji?kalau panji mahu tahu guru saya cari lah sendiri tak kan orang mengatuk saya bagi bantal,,,takan orang lapar saya bagi makan,ilmu ni diwajibkan setiap manusia yang hidup,saya tidak lah belajar ilmu setinggi panji yang ego,zatullah?apa dalam kubur disebut zatullah atau disoal zatullah?
nafsu memang penting bagi saya tampah nafsu tiada kekuatan bagi saya,siapa yang menguasai kekuatan didunia ni panji?siapa yang penggang segala ilmu panji? panji istifar yang gimana ya?najis kamu pun tidak bersih panji mahu suruh saya bersuci?saya dilahir didunia suci dan tak ada najis tak kan saya mahu pulang pun kotor2,bersihkan lah diri kamu dulu panji baru kamu ajak orang ceramah?siapa iman yang mana satu iman?iman ni banyak jenis,kalau panji mahu ikut makmun ikut lah ,pengajaran saya saya guna,ilmu bukan untuk dilawan.apakah cucu panji belum di lahir sudah islam?tong sudah di isi air kenapa tidak isi saja orang yang tak berisi?cumabedah nya tong air di isi itu penuh tak penuh saja,,,kita masing ada gurubelajar lah guru masing,,,,bukan kedatangan kamu panji sebagai orang egokalau ego di balas ego dan jangan rasa kamu itu ilmu penuhkalau penuh bagitau saja nama guru di dalam forum ni,dan tidak ada orang yang akan bagi tahu nama guru dia,,,guru kolej apa guru universiti?paham maksudnyakan…..terpulang kalau mahu balas balas lah ,ego, sombong ,penipu, cakap besar,semua itu iblispunya,,,,manusia di cipta dari apa panji sikian wslm

149. safiq - Juni 11, 2009

maaf! mata jariku tertutup padamnya lampu alam kubur, sehingga kalam diatas tersurat ,ditiupkannya( ruh ) muhamad terhadap jasad Adam! sesungguhnya rasaku hendak menyurat ,ditiupkannya ( NUR )
Muhammad terhadap jasad Adam ! trims!!itu kata kamu panji,,,,siapa adam siapa muhammad,,,?apa bedah nama adam dan muhammad?siapa dulu masuk adam atau muhammad?apa kamu cuma tahu nur muhammad sahaja?gimana yang lain tak masuk jasad adam?kalau mahu bagitau atau jelas jelas lah terang seperti dalam kubur terang tak kan dalam kubur di soal gelap,,,,,

150. RM.PANJI - Juni 16, 2009

dengan kuasannya kuterima salamu ya safic!
sifat 20 sempurnanya dengan yang satu bermandikan air tirtamata!
(mulih maring jati, mulang maring assal !) ” kembali kepada sejatinya”
atau kembali pada sejatinya rasa rasa sejati.! karna adanya ada dari yang tidak ada. tidak ada karna ada yang ada! ( wujud maw ujud)
manusia jawa yang memiliki trah kejawaan murni, bila ia dahaga dan ingin minum, maka ia akan menggali sumur hingga menemukan air dan meminumnya (suluk atau ibarat) jadi ,tak pakailah acara curi dengar!
cucuku selalu ingat !! hanya tak ingin dia ucap dan
dia dikalam saja.!
buat sejati nya rasa ku! rahasia tentang muhammad saw. bukanlah hal yang istimewa hingga harus disembunyikan ! seperti kamu menyembunyikan sifat 20 dalam sembunyian kukumu!
safic…?saafic? telitilah dalam menelaah kalam !(guru)…asma!
kamu benar safic !!! apalah pentingnya !menanyakan siapa gurumu!
hanya buang waktu saja!
ya safik ! ” TOLABUL ILLMI WAHIDATUL MUSLIM” menuntut ilmu adalah
kewajiban bagi setiap muslim ! apalagi ilmu mendekatkan diri pada sang asma sejati! ( ALLAH) !! apakah!! ……….. itu sebuah EGO!!!
coba fikir lagi dengan jernih!
aduuuh aduuuuh !!! katanya kamu faham dan mengerti ! akan sifat 21! ya safiiik! kalau kamu memang faham dan mengerti juga mengamalkannya ! tentu kamu tau di kubur itu zatullah atau diso al zatulloh! (carilah dengan kebersihan jiwamu!) lain wadag/jasad lain sifat tapi satu!
Betul dan dipersilah itu napsu sebagai kekuatan !! itu untukmu safik
tapi bagiku,aku tak ingin sifat insanu zatillahku memiliki kekuatan terwujud dari nafsu!
tapi: ” INNALLILAHI WAINALLILAHI ROZI UN ” dengan tak ada niatan
bersombong ria!,ber ego napsu! !!! bertipu daya iblis!! ber cakap besar kuntilanak! inilah kekuatan yang kuselami dan ku guna! hingga , aku siap memenuhi undangan /kembali , untuk menghadap ! ILAHI JATI !
sang empunya hidup dan kehidupan!!!hanya tinggal menjaga sirotol mustaqim saja! dari sinilah kudapat /kupakai kekuatan sejati ku !
karena pada sumber itu juga ,terpegang semua ilmu!
masya allaaaah! safiiic…safic!! masakah tak kamu fahami dengan Istigfar yang kumaksud itu??? tapi tak masalah !!! (dont ceerr) bagiku ! okeee!.
oh …ya, safik ! kamu kata , kamu lahir ke dunia itu suci ,tak bernajis!
bagaimana dengan manusia yang lain!!
kamu ini terlahir sebagai manusia atau apa?? (bukan manusia)!!
kalau safik sebagai manusia!, mengapa safik selalu menyuruh orang lain untuk membersihkan nazis!!! ( jadi , di pengerrtian ini !. safik punya nazis tidak!!!) inilah salah satunya ! yang disebut! ego!. ( kamu bernajis aku tidak! )
HHmmm safik! aku tau pasti akan kebersihan diriku/sejatiku!! tak perlu kamu ceramahi fik!! mengapa fik! karena , dengan tuntunannya tentunya , pada sifat sejatti aku faham sekali akan maut sebelum maut!!! ta ingin !! aku ajak orang ceramah. hanya lampu lenteraku , kupersilah untuk sejati insan lain untuk memakai cahayanya!
ilmu memang bukan untuk di lawan! , tetapi untuk disempurnakan!
sebagai sarana pra sarana mencapai tujuan!
Safic, apakah kakek nya, kakek buyut kamu ! sebelum islam tersiar ditanah melayu . berpulang dengan aqidah ke islaman??????

151. RM.PANJI - Juni 17, 2009

LANJUTAN
terimakasih! ya Safik! kamu sudah membuat saya tersenyum, akan kelucuan,dan kebodohanku pada saat aku berusia ( 10 Tahun ).pa
da usia itu , pengertian saya akan KOSONG TAPI ISI,ISI TAPI KOSONG
Sama dengan yang kamu jabarkan /sartilawahkan di atas! tetapi se
telah sumur ku gali lebih dalam! ternyata pengertian itu ! hanyalah sebatas syareat saja!. KOSONG bukanlah GENTONG AIR, ISI bukanlah
ISI AIR! pengertian ini ! baru sebatas matang di pribbahasa!!!
aku RM.PANJI hanya insannul fakir! sukaku berkelana, berjalan ,lewat melewati, berteduh bersimpuh bila waktu tiba, berhenti bila dipersilah ! kuminum kopi manis bila disuguh! kuminum kopi pahit
dan kubuat manis rasa bila juga tersuguh! dari sejauh langkah yang
tak pernah ku hitung, tak setitik debupun kurasa ilmu penuh!
haaai ……………. siapa bertanya ! tercipta dari apa manusia,??? maka jadilah manusia dahulu! baru bisa mengenal sesama!!!!
maaf, siapa dirimu! apa bersifat manusia /bukan manusia,hingga tak mengetahui akan nur muhammad, nur sifat , nur rasa dan lainnya!
juga nama manusia dan bapak manusia ! apa lagi mana lebih dulu!
wujudnya atau sifatnya!!! terpulang pula , kalu mau balas balaslah!!!

152. TonTaiPur - Juni 17, 2009

Bertele-tele ah. Realitas akhir cuma beda gerbong aja perjalanannya..

153. RM.PANJI - Juni 17, 2009

hehe,,hehee ups asalamualaikum !!!!!!!! ya para ahlil kuburrrr!!!!
iyaah kaleeeeeii hihihihi………! gerbongnya dah nyampe tuh! ana kan
kepala stasiunnya!!!!!

154. TonTaiPur - Juni 17, 2009

situ lo yg say ahli kubur..
Hahahah Korlap yah? :)))))

155. RM.PANJI - Juni 18, 2009

hooiii! ko tau sih! oh iyah …haaahhhhhaaaa… !! kalu tak salah ton itu !
kepala stasiun berikutnya!!! hihihi… sesama kepala stasiun jangan saling mendahului ton….!

156. Tontaipur - Juni 18, 2009

norak lu.. hahaha. lu kate damri apa.
tontaipur:pleton intai tempur.

Prajurit bos! wekkkk!

157. RM.PANJI - Juni 18, 2009

siaaap ……grak! tegaaaap …..grak ! lapor. alam marcapada, alam astral! ame ntu sidrotul muntahe!! kondusif ,terkendali cooooyyyy
hehheeehehhhe…………………….. !! begono lapornya klo pra –
jurit!! bbooo ! preett!
Eeehh…iye! ade brita bagus nooh buat lo! ! katenye sii, lo diangkat
jadi perwira WASKAT ton!! kagak prajurit lagi!!!! SK nya ada noh, di
sekretariat sesepuh kite nyang ude duluan pulang!!! hihihiii..hahahha!

158. Tontaipur - Juni 18, 2009

Jijay bin lebay plus norak lagi.
Hahaha asik juga ya intermezo.

Salam.

159. RM.PANJI - Juni 18, 2009

Biariin duweeh norak juga! kagak nora ,kagak nyeni tauuuu!
walaupun Jijay bin lebay, yang penting/asik kagak ganggu-
in Jablai! hehehe…… iyyyeeee juga tuuuh!

salam balik.

160. safiq - Juli 4, 2009

assalamualaikum…..kenapa harus aku beristifar????aku tidak beristifar panji….siapa yang curi dengar?tida ada perkataan curi dengar dalam laman ini…..kenapa kamu suruh aku istifar panji?kalau kamu sudah tahu diri kamu?apa kamu tidak yakin pelajaran kamu sendiri?ia sifat memang 21,tapi apa maknanya sifat 21?bukan kah kamu lahir lagi sifat 21 itu sudah tersebunyi?yang panji pergi gali tanah sumur ambil air itu untuk apa untuk diminum ?kenapa jauh sangat panji mengenal sifat 21?apa kamu udah yakin apa kamu tau dimana letaknya sifat 21?maaf panji yang curi dengar itu siapa?kan sudah aku katakan sebelum cucu panji lahir apa kah islam atau .belum?kamu sendiri katakan aku ni ego yang ego itu siapa? menuntut ilmu pun harus ada ego,segala ilmu itu siapa yang punya?siapa yang menguasai?kalau tidak ada ego bagaimana panji boleh sempurnakan ilmu kamu panji?yang ego itu siapa?kenapa kanapa aku harus istifar panji?kenapa kamu suruh istifar?aku tak beristifar dan istifar itu untuk siapa?kalau panji mahu jalan sirotol mustaqim jalan lah tidak ada maluk yang larang kamu jalan kesitu tuhan pun tidak larang kamu jalan sirotol mustaqim,aku bawah apa yang aku bawah di bumi ini ke akhirat, nafsu,ego,minuman arak,gadis,yang aku tinggalkan kain kapan aja di kubur,,panji kan udah taip yang panji ini bila2 masa aja mahu dikapan ?apa sudah cukup?ia kan najis itu kotor,kalau panji buang najis tak bersih tangan tak cuci bersih panji bisa makan nasi yang mana panji sentuh najis panji?semua manusia di lahirkan suci bersih bukan aku sahaja tetapi semua manusia yang dilahirkan di dunia ,takan balik pun kotor ,manusia baik2 di lahirkan didunia ini sebagai manusia kenapa pulak harus lahir selain dari manusia?kamu sendiri pun tidak jawap lagi cucu yang kamu belum lahir itu islam apa tidak?kamu mengatakan tidak perlu nafsu?kalau kamu tidak ada nafsu bisa kamu makan?bisa berhubungan sex?aku tak tunggu maut panji dan maut tak tungguh aku dan yang aku tunggu bukan maut.kalau panji mahu tunggu maut tungguh lah,kalau mahu di dijeput maut naik saja,nenek moyang aku siapa nenek moyang aku?yang wujud dulu tu siapa?yang punya sifat itu siapa?sejak kamu lahir lagi sudah ingat kamu pada nur muhammand?panji kamu jangan tipu diri kamu panji,apa kamu panji mahu di lahir kan sebagai makluk lain selain manusia sudah pasti tidak,dalam forum ini panji bisa berlakon dan bisa kamu tipu diri kamu sendiri,dalam dunia ini tidak ada makluk yang tidak bernajis baik manusia,kalau panji taip safiq ada najis dan panji tak ada najis,memang benar kalau belum masa buang najis tidak ada lah najis kalau udah buang najis pasti nampak najis panji kan,najis panji harum wangi ke?yang panji minum kopi manis ,kalau panji ini robot yang aku percaya tak ada najis panji,adam ada bapa ke panji?kalau manusia ada bapa pasti adam ada bapa kan?sekian wassalm…blas panji kalau malas tak apa lah

161. safiq - Juli 4, 2009

kamu ini terlahir sebagai manusia atau apa?? (bukan manusia)!!
kalau safik sebagai manusia!, mengapa safik selalu menyuruh orang lain untuk membersihkan nazis!!! ( jadi , di pengerrtian ini !. safik punya nazis tidak!!!) inilah salah satunya ! yang disebut! ego!. ( kamu bernajis aku tidak! )
kalau panji tak bernajis pasti robot bukan orang lagi itu,panji taip islam itu tanda,
(Safic, apakah kakek nya, kakek buyut kamu ! sebelum islam tersiar ditanah melayu . berpulang dengan aqidah ke islaman??????)kenapa kakek buyut kamu islam ditanah melayu,,tidak payak kakek, di musim adam dan hawa saja apa kah sudah ada islam atau belum?tidak payah adam dan hawa,panji sudah taip sebelum cucu panji lahir pun sudah tahu kisah syeik siti jinar,apa kah cucu panji sudah islam belum islam sebelum di lahir?rajin sikit balas jangan malas

162. RM.PANJI - Juli 7, 2009

Assalamualaikum! tolong telaah kembali ana punya kalam, bila perlu iqro 2/3 balik! barulah Safik jawab! dengan baik, oke……….!
aku malas…. dari sudut mana Safik menilai ????

163. safiq - Oktober 23, 2009

waslm,kalau malas buat apa manusia mencari tuhan?kembali ana?ana itu siapa?kalau ana saja sudah tentu ada nama,jangan malas untuk apa malas,saya menilai orang yang ingin minta petunjuk bukan orang malas.kalau ana bahasa arab itu apa maksudnya?kalau nak saya menjawap tapi unutuk curi mendengar untuk apa,syeik siti jinnar pernah berkata pada sunan kalijaga UNTUK APA MENDENGAR KALAU TIDAK BELAJAR?.SEKIAN WSLM

164. RM .PANJI - November 21, 2009

aku malas itu aku bertanya padamu!! apa benar aku malas!!!!!!!dari sudut mana kamu safic menilainya! bersua pun belum! mengenal aku
lewat mata dan komunikasi batin pun !.. kamu belum puinya kemampuan!!!!!!!!!!!! inilah sifat takabur manusia yang sedang mengendap dalam dirimu safik!!!!!!!!!! hati2lah jangan lebih tau dari allah!!!!!! mudah2an kamu ada bisa faham dengan gaya bahasaku ini !
jangan sampai salah kaji!!!!!!!!!! wslm

walang kopo - Januari 20, 2010

aq pahami gya bahasamu,kyak nya kmu tu tau isi bumi dan lngit ini?
bhkn kmu smpe2 komunikasi batin pun kmu pamerkn disini?
aq cm pngin tanya ja,,,,,
sejatine wong urep nang alam ndonyo kwi tujuane arep nang di,,,,,,
fahamilah gaya bahsa q ini saudara q?

165. ummat muhammad - Januari 14, 2010

apa memang cerita yang ditorehkan mas GM tentang adanya pemenggalan syehk siti jenar oleh walisongo itu benar2 terjadi..?? apa cuman sekedar buramnya sejarah lalu yang tak terhindar dari busuknya konspirasi politik kelam
sebelum anda2 sekalian berargumentasi dngn menggunakan standar penilaian masing2..sudilah kiranya mencari kebenaran yang sesungguhnya dari sejarah diatas..jangan hanya menggunakan rujukan dari asal dengar..sebab sejarah cerita pemenggalan syehk siti jenar diatas bisa menimbulkan profokasi pemikiran…sehingga akan timbul opini yang cenderung menyalahkan..seperti artikel diatas yang nyata – nyata menyudutkan sunan kudus maupun walisongo….sebenarnya tidak perlu ada yang disudutkan diatas..dari walisongo sendiri maupun syehk siti jenar..sebab pokok persoalannya belum tentu benaradanya..apakah kejadian pemenggalan itu benar2 terjadi??
lha wong hakikat persoalannya belum tentu benar kok sudah diperdebatkan..apa yang dicari dari situ?? pembenaran?? ato apa??

166. walang kopo - Januari 20, 2010

yang aq tau,bahwa sunan ato para wali songo tu lebih tau dibandingkn anda…..

167. tengkuputeh - Januari 21, 2010

Sejarah Negeri2 di Nusantara memang seperti ini, di Aceh kaum tasawuf seperti siti jenar lah yang kalah dan ditumpas habis. Di Jawa dengan runtuhnya Demak, ceritanya menjadi berbeda.

168. Asfa Widiyanto - April 10, 2010

sebuah tulisan yang cukup provokatif tentang tokoh kontroversial.salam dari Bonn, Asfa Widiyanto.

169. Anton_Punkq - April 15, 2010

ketika seseorang tak hendak melihat maka ia pun tak dapat memahami apalagi memaknai… mas Gunawan menurutku sudah berusaha untuk mengajak melihat visi yang lain, namun terserah bagi mereka yang mengapresiasinya. Memang keterbukaan sungguh tak mudah ketika sikap dan pikiran kita masih selalu terfiksasi pada sesuatu yang lain…

170. ikhwan - April 15, 2010

sepertinya saya ingin membaca buku siti jenar seluruhnya, sebab lw hanya ringkasan kayak gini masih belum puas

GUSRAK - Mei 7, 2010

Konon, untuk menemukan ‘kitab’ SSJ, mulailah dengan memperhatikan, merasakan, mendengarkan, menghayati, mempelajari SEMUA yg terjadi di alam ini termasuk ‘melihat’ diri kita sendiri. Lalu semua hasil dari (memperhatikan, merasakan, mendengarkan, menghayati, mempelajari SEMUA) itu perlu di-konfrontir ke Al-Quran.

Semoga jenengan akan menemukan kitab SSJ itu.

Salam
Gusrak

171. Cah Ngarit - Mei 2, 2010

Ngak Mudeng AKU…..
Syeh siti Jenar itu Agamanya Apa.????
Nabinya Siapa,…..????
Kitabnya Apa.?????
Setau saya.. kalau Orang mengaku ISLAM…
ngak usah susah susah dech… sudah ada tuntunannya yakni Al qur,an dan Hadist…kalo mau bikin aturan sendiri ya untuk sendiri aja.jangan mempengaruhi orang lain.
Aku punya perumpamaan>>>>>
Anggab saja Syeh Siti Jenar itu Hamba Allah yang di sayang dan dekat dengan Allah.sehinga apa yg di inginkan jg di kabulkan…
la kalau anda… tanya diri sendiri aja sudah di sayang Allah apa blom….
trimakasih.. kita umat muslim bersaudara.. mengapa kita terjebak dalam perbedaan pendapat… Mari kita bersatu..
wasalam…

GUSRAK - Mei 7, 2010

Punten Kakang “Cah Ngarit”, ijinkan seorang bocah gusrak mencoba meracau sedikit, apabila belum berkenan, mohon bisa dimaafkan. Beberapa penjelasan sengaja diberi tanda quote-un-quote “…”, karena memang bermakna lebih dalam.

1. Syeh siti Jenar itu Agamanya Apa.???? => “Agama” SSJ adalah Tauhid. Bahwa semua agama (termasuk Islam) mengajarkan ke-tauhid-an adalah sudah menjadi suatu keniscayaan. Namun ketika SSJ sedang memasuki alam kontemplasi, maka SSJ justru bertanya ke diri-nya sendiri :”Yaa Allah SWT, yang aku rasakan, Engkau tidak beragama, lalu kenapa aku mesti memeluk suatu agama?” :D Nah lho…..

2.Nabinya Siapa,…..???? => “Nabi”-nya SSJ adalah Allah SWT. Lalu Para Nabi dan Rasul yg berjumlah 25 orang-orang terpilih itu sebagai apa? Ke 25 Nabi/Rasul itu adalah sebagai ‘ilmu’-nya.

3.Kitabnya Apa.????? => “Kitab”-nya SSJ adalah kitab “basah”; maksud kitab basah adalah kitab kehidupan (di alam kematian ini). Kitab-nya SSJ tetap AL-Quran, tetapi cara mempelajarinya menggunakan pola terbalik. Semua hal yg dirasakan oleh SSJ, yg didengarkan oleh SSJ atau yg dilihat oleh SSJ akan di-“konfrontir” ke Al-Quran. Ternyata semua yg dirasakan/dilihat/didengarkan/dialaminya semuanya ada di Al-Quran.

172. GUSRAK - Mei 3, 2010

Salam sejahtera kpd teman2 forum ini. Suatu kehormatan dan kebahagiaan bisa ikut bersilahturahmi di forum ini.

Latar belakang : saya pernah ‘kesasar’ bergabung dengan suatu kelompok pengajian di pinggiran Jakarta yg ujung-ujungnya adalah mengkaji ajaran SSJ. Untuk itu melalui forum ini, sudilah kiranya kita bisa saling berbagi dan berdiskusi seputar SSJ dan pemahaman ajarannya, dengan harapan dapat menemukan kebaikan demi kebaikan dalam hidup kita masing-masing. amin.

Supaya lebih menarik, akan saya mulai dengan beberapa pertanyaan yg bersifat menggugah teman2, antara lain :
1. Apakah SSJ itu seorang laki-laki ataukah seorang perempuan?
2. Ajaran SSJ itu apakah cenderung ke wilayah hakekat ataukah ke wilayah makrifat?
3. Adakah kaitan kalimat “walyatalatof” di dalam Surat Al-Kahfi dengan peringkat/posisi keimanan seorang SSJ?
4. Benarkah “uang koin” yang dipakai pemuda Al-Kahfi untuk belanja ke pasar pada kisah itu dimaknai sebagai ajaran SSJ yang tidak akan laku apabila ajaran/pemahaman itu di-dakwah-kan atau diajarkan kepada “pasar” (dibaca : umat kebanyakan)? (karena bisa berpotensi menimbulkan perbedaan pemahaman yg kontroversial dengan -maaf- kelompok syariat)
5. Apakah benar menurut pandangan SSJ bahwa wilayah syariat justru lebih tinggi dari wilayah hakekat?
6. Konsep rukun HAJI : Apakah benar bahwa hakekat ibadah haji menurut SSJ adalah sebagai ‘hukuman’ bagi Nabi Ibrahim AS yg lebih mengutamakan beribadah kpd Allah SWT ketimbang membantu proses persalinan isterinya yg justru lagi sangat membutuhkan bantuan suaminya (Nabi Ibrahim AS) ketika itu?
7. Konsep rukun PUASA : Apakah benar bahwa hakekat ibadah puasa adalah kita diminta berpuasa dari kesalahan yg sama yg pernah kita perbuat sebelumnya?
8. Konsep rukun ZAKAT : Apakah benar bahwa hakekat ibadah zakat (fitrah) menurut SSJ adalah harus berzakat fitrah sesuai berat badan seseorang ketimbang hanya 2.5kg beras/gandum? Dengan tujuan agar seluruh tubuh kita benar2 menjadi fitrah seperti fitrahnya bayi yg baru lahir ke dunia?
9. Konsep rukun SHALAT : Apakah benar bahwa hakekat ibadah shalat menurut SSJ adalah sholatnya ‘entiti/sosok yg jahat’ pada diri kita kpd Allah SWT? Supaya Allah SWT berkenan menerima kembali tobat-nya ‘entiti/sosok yg jahat’ pd diri kita ini untuk ‘menyatu’ kembali dengan ALlah SWT ketika sudah saatnya kelak?
10. Konsep rukun SYAHADAT : Apakah benar bahwa hakekat syahadat menurut SSJ adalah suatu kesaksian dari ‘entiti/sosok yg jahat’ pd diri kita bahwa entiti/sosok ini seperti benar-benar menyaksikan ‘dialog’ antara Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW ketika Nabi Muhammad memenuhi undangan Allah SWT untuk melaksanakan Mi’raj di Sidratul Muntaha dengan membawa oleh-oleh ibadah shalat (untuk kita semua?)
11. …… (sungguh masih banyak topik-topik yg bisa di bahas pada forum ini yg terkait ajaran pemahaman SSJ tentang pemahaman Islam). Apabila memang diperlukan maka kita bisa membahasnya pada frekuensi/gelombang yg sama. Amin.
Wassalam. Salam sejahtera.
GUSRAK-JKT

173. capung - Mei 5, 2010

Latar Belakang Gerakan Syekh Siti Jenar

Tulisan tentang Syekh Siti Jenar sebenarnya hanya bersumber pada satu tulisan saja, yang mula-mula tanpa pengarang. Tulisan yang ada pengarangnya juga ada, misalnya Serat Sastro Gendhing oleh Sultan Agung. Buku berjudul Ajaran Syekh Siti Jenar karya Raden Sosrowardojo yang menjadi buku induk karya Dr Abdul Munir Mulkhan itu sebenarnya merupakan gubahan atau tulisan ulang dari buku dengan judul yang sama karya Ki Panji Notoroto. Nama Panji Notoroto adalah samaran mantan Adipati Mataram penganut berat ajaran Syekh Siti Jenar. Ki Panji Notoro memberi informasi menarik, bahwa rekan-rekan Adipati seangkatannya ternyata tidak ada yang dapat membaca dan menulis. Ini menunjukkan bahwa setelah era Demak Bintoro, nampaknya pendidikan klasikal di masyarakat tidak berkembang sama sekali.

Memahami Al-Qur’an dan Hadits tidak mungkin kalau tidak disadari dengan ilmu. Penafsiran Al-Qur’an tanpa ilmu akan menghasilkan hukum-hukum yang sesat belaka. Itulah nampaknya yang terjadi pada era pasca Demak, yang kebetulan sejak Sultan Hadiwidjojo agama yang dianut kerajaan adalah agama manunggaling kawulo Gusti. Di samping masalah pendidikan, sejak masuknya agama Hindu di Jawa ternyata pertentangan antar agama tidak pernah reda. Hal ini dengan jelas ditulis di dalam Babad Demak. Karena pertentangan antar agama itulah Mataram Hindu runtuh (telah diterangkan sebelumnya). Sampai dengan era Singasari, masih ada tiga agama besar di Jawa yaitu Hindu, Budha dan Animisme yang juga sering disebut Agama Jawa. Untuk mencoba meredam pertentangan agama itu, Prabu Kertonegoro, raja besar dan terakhir Singasari, mencoba untuk menyatukannya dengan membuat agama baru disebut agama Syiwa-Boja. Syiwa mewakili agama Hindu, Bo singkat Buda dan Ja mewakili agama Jawa.

Nampaknya sintesa itulah yang, ditiru oleh politik besar di Indonesa akhir decade 1950-an dulu, Nasakom. Dengan munculnya Islam sebagai agama mayoritas baru, banyak pengikut agama Hindu, Budha dan Animisme yang melakukan perlawanan secara tidak terang-terangan. Mereka lalu membuat berbagai cerita, misalnya Gatholoco, Darmogandhul, Wali Wolu Wolak-walik, Syekh Bela Belu, dan yang paling terkenal Syekh Siti Jenar. Untuk yang terakhir itu kebetulan dapat di-dhompleng-kan kepada salah satu anggota Walisongo yang terkenal, yaitu Sunan Kalijogo seperti telah disebutkan di muka.

Jadi Syekh Siti Jenar sebenarnya hanya sebuah gerakan anti reformasi, anti perubahan dari Hindu-Budha-Jawa ke Islam. Oleh karena itu isi gerakan itu selalu sinis terhadap ajaran Islam, dan hanya diambil potongan-potongannya yang secara sepintas nampak tidak masuk akal. Potongan- potongan ini banyak sekali disitir oleh Dr Abdul Munir Mulkhan tanpa telaah yang didasarkan pada dua hal, yaltu logika dan aqidah.

Pernyataan-pernyataan

Masalah pernyataan yang dibuat oleh penulis buku ini telah saya singgung di muka. Banyak sekali pernyataan yang saya sebagai muslim ngeri membacanya, karena buku ini ditulis juga oleh seorang muslim, malah Ketua sebuah organisasi Islam besar. Misalnya pernyataan yang menyebutkan: “ngurusi” Tuhan, semakin dekat dengan Tuhan semakin tidak manusiawi, kelompok syariah yang dibenturkan dengan kelompok sufi, orang beragama yang mengutamakan formalitas, dan sebagainya.

Setahu saya dulu pernyataan seperti itu memang banyak diucapkan oleh orang-orang dari gerakan anti Islam, termasuk orang-orang dari Partai Komunis Indonesia yang pemah menggelar kethoprak dengan lakon “Patine Gusti Allah” (matinya Allah,red) di daerah Magelang tahun 1965-an awal. Bahkan ada pernyataan yang menyebutkan bahwa syahadat, shalat, puasa, membayar zakat dan menunaikan ibadah haji itu tidak perlu. Yang penting berbuat baik untuk kemanusiaan.

Ini jelas pendapat para penganut agama Jawa yang sedih karena pengaruhnya terdesak oleh Islam. Rasulullah juga tidak mengajarkan pelaksanaan ibadah hanya secara formalistik, secara ritual saja. Dengan Islam mengajarkan kepada penganutnya untuk berbuat baik, karena kehidupan muslimin harus memenuhi dua aspek, yaitu hablum minallahwa hablum minannaas..

akhirzaman.info

174. Mamiq Jagat - Juli 1, 2010

Semua tulisan ttg Syeikh Siti Jenar,tentunya tdk ada yg perlu di persalahkan atau jadi perdebatan,..karna Ungkapan pemahaman ttg pemaknaan dari perjalanan beliau adalah perjalanan dari keDIRIan NYA…jadi di antara kita akan menangkap sesuai dengan Persyaksian Batas Nalar Masing-masing…

Ada yg mengklaim Sempurna–Sesat–zindik-Kafir,..semua nggak perlu di perdebatkan,..karna itu adalah Pembelajaran bagi Ummat semua…

Namun Bagi Muslim yg Cerdas ,tentunya akan memandang dari Sisi Kebenaran dan bahagian dari Qodratullah…والله اعلام

175. divan - Agustus 10, 2010

Pepesan kosong :)

176. DEDI - November 28, 2010

GAK ADA AJARANG YANG SELENGKAP AJARAN NABI MUHAMMAD SAW. MAU SYEH SITI MAU SYEH TAN KAU BILANG TERSERAH MU…… YANG JELAS AKU HANYA PERCAYA KEPANA RASULULLAH. DALAM RUKUN IMAN GAK ADA TERTULIS SYEH SITI,,,(A’MALUNA A’MALUKUM)JIKA KAMU MENGANGGAP SYEH SYTI KAMU BENAR SILAH KAN!!! TAPI TIDAK DENGAN AKU.

177. isoelaiman - Desember 21, 2010

Ternyata benar bahwa air sungai di hulu mata air (periode sahabat) itu berbeda dengan air sungai yang di hilir (periode sesudah tabi’it tabi’in). Banyak terkontaminasi dengan berbagai zat yang aneka ragam. Kini, kita yang menemukan air di hilir, memerlukan filter, ya Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dengan kedua filter termaksud, air kembali jernih, bak mata air di hulu.
Demikian pula dalam menyikapi SSJ. Apa pun perdebatannya, itu hanyalah seputar kreasi manusia yang berusaha menuju Tuhan. Saya berpikir positif aja. Karena memang begitu sebaiknya. Sejumlah pertanyaan dan pernyataan, itu semua akal-akalan aja. Tidak perlu disikapi secara serius. Bila ingin serius menuju Tuhan, Al-Qur’an dan As-Sunnah, lewbih dari cukup.
Pembahasan seputar SSJ, baik untuk intelektual exercise, tapi kurang bermanfaat dan cenderung “lagha”, omong klobot.

178. jangkrik - Desember 29, 2010

artikel yang bermanfaat kawan,terimakasih sudah berbagi :D
STOP KORUPSI dan SUAP di Indonesia

179. Reza - September 5, 2011

saya pernah baca bahwa kenapa Jenar ditentang oleh para Wali Songo di pulau Jawa adalah bersebab beliau mengembangkan paham wahdatul wujud. paham ini menjadi polemik yang sampai sekarang masih hangat dibicarakan oleh intelektual-intelektual agama. dan tentang paham ini, tentang polemiknya, di Aceh juga pernah terjadi abad-abad silam. Hamzah Fansuri, dan pengikut-pengikutnya di cap sesat oleh Ar-Raniry karena berpaham begini. di Baghdad (kalo ga salah) ada Al-Hallaj yang menekuni paham ini. tapi saya tak seberapa tahu tentang hakikat ini paham. kiranya, ada yang menjelaskannya di sini. salam & terima kasih.

180. saepulloh - Juni 25, 2012

Aslkm, mang bener 100% tuh cerita syech siti jenar kebenarannya, yang udah bener aja kaya cerita rosul ama para sahabatnya, banyak yang nentang karna kurangnya keimanan pa lagi cerita syech siti jenar, dah jelas mau belejar agamamah rujukannya al-qur’an ma hadits and banyak tuh cerita para sahabat yang lebih bermanfaat dan kebenarannya bisa di pertanggung jwbkan. padahal sumber dari ilmu syech siti jenar itukan rosul muhammad, ngapain lagi mau cari2 literatur siti jenar yg kebenaran tentang sejarahnya masih di ragukan,udah loe tu cari langsung tuh ke sumbernya cerita muhammad and para sahabatnya yang lebih bermanfaat buat di dunia ma di akherat.ko orang teh senengnya ma hal2 yg belum pasti and penuh mistik ma takhayul, jangan2 tuh cerita bisa bikin sesat. insyaaaaaaflahhhhh wahai manusiaaa……aslkm,,,,,

181. http://google.com - Februari 13, 2013

“Jenar Catatan Pinggir” was indeed a great posting.
In case it included alot more pix this could be possibly even better.
Take care -Cherie

182. Chance Dahnke - Maret 12, 2013

But wanna remark that you have a very nice site, I enjoy the style it really stands out.

183. Sienna Walstab - Mei 18, 2013

I’m not that much of a internet reader to be honest but your blogs really nice, keep it up! I’ll go ahead and bookmark your website to come back down the road. CheersRoofing Repair of Irving, 1117 Brandon Ct., Irving, TX 75060-4948 – (972) 200-4770


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 355 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: