<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Nasionalisme</title>
	<atom:link href="http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/</link>
	<description>Bahasa &#124; Rasa &#124; Makna</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Dec 2009 02:55:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: renc</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-9018</link>
		<dc:creator>renc</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 04:54:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-9018</guid>
		<description>http://sariwangi.wordpress.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sariwangi.wordpress.com" rel="nofollow">http://sariwangi.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: onesimpletech</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8904</link>
		<dc:creator>onesimpletech</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 21:45:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8904</guid>
		<description>Terima kasih atas informasinya semoga bermanfaat bagi semua blogger &lt;a href=&quot;http://indonesiapage.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Indonesia&lt;/a&gt;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas informasinya semoga bermanfaat bagi semua blogger <a href="http://indonesiapage.blogspot.com/" rel="nofollow">Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: II.</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8888</link>
		<dc:creator>II.</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 11:12:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8888</guid>
		<description>Setiap orang mempunyai hak untuk menuntut kemanusiaanya, yang berarti berhak menuntut segala hal yang ia butuhkan guna menunjang kemanusiaanya. Secara kongkret , ia berhak menuntut pekerjaan.Tak ada jenis manusia dari golongan apapun yang bisa menghalang-halangi hak ini. Jangan percaya ucapan,&quot;Suara rakyat adalah suara Tuhan&quot;, sebab pergolakan massa selalu dekat dengan kegilaan. Hukum tertulis seperti sarang laba-laba, selalu menjerat si miskin dan si lemah, sementara si kaya dan si berkuasa begitu gampang melanggar dan merusaknya. Setiap gejolak selalu ada maknanya dan menjadi pertanda adanya ancaman kekuasaan yang kurang bacus dan sekaligus menunjukan adanya salah urus dalam pemerintahan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang mempunyai hak untuk menuntut kemanusiaanya, yang berarti berhak menuntut segala hal yang ia butuhkan guna menunjang kemanusiaanya. Secara kongkret , ia berhak menuntut pekerjaan.Tak ada jenis manusia dari golongan apapun yang bisa menghalang-halangi hak ini. Jangan percaya ucapan,&#8221;Suara rakyat adalah suara Tuhan&#8221;, sebab pergolakan massa selalu dekat dengan kegilaan. Hukum tertulis seperti sarang laba-laba, selalu menjerat si miskin dan si lemah, sementara si kaya dan si berkuasa begitu gampang melanggar dan merusaknya. Setiap gejolak selalu ada maknanya dan menjadi pertanda adanya ancaman kekuasaan yang kurang bacus dan sekaligus menunjukan adanya salah urus dalam pemerintahan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: I.</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8886</link>
		<dc:creator>I.</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 08:57:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8886</guid>
		<description>Saya bukan peramal tapi saya berkeyakinan bahwa semua partai politik akhirnya mati karena menelan kebohongan-kebohongannya sendiri. Para pemimpin politik yang dipercaya membangun masyarakat dan bangsa, ternyata hanya membangun partainya sendiri masing-masing. Dan pada akhirnya nanti saling berebutan kue untuk mengambil potongan yang paling besar. Yang dibutuhkan rakyat sekarang ini bukan media pencuci otak, melainkan hal yang lumrah. Hak untuk mendapatkan pekerjaan merupakan kebebasan paling berharga yang seharusnya dimiliki manusia. Hal yang tidak diinginkan adalah aparat yang tidak bisa memakai akal, dan rakyat yang tidak berani memanfaatkannya. Demokrasi adalah kata yang menjadi uang recehan dalam amplop. Apakah betul bahwa tujuan hidup adalah mencari kekuasaan, yang sebenarnya dasar utama keinginan berkuasa tak lain adalah keinginan menjadi kaya. Mereka yang berjiwa besar dan pada gilirannya mampu meraih keluhuran paling tinggi, hanyalah yang juga bisa terbuka menghadapi penyimpangan yang paling dasyat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya bukan peramal tapi saya berkeyakinan bahwa semua partai politik akhirnya mati karena menelan kebohongan-kebohongannya sendiri. Para pemimpin politik yang dipercaya membangun masyarakat dan bangsa, ternyata hanya membangun partainya sendiri masing-masing. Dan pada akhirnya nanti saling berebutan kue untuk mengambil potongan yang paling besar. Yang dibutuhkan rakyat sekarang ini bukan media pencuci otak, melainkan hal yang lumrah. Hak untuk mendapatkan pekerjaan merupakan kebebasan paling berharga yang seharusnya dimiliki manusia. Hal yang tidak diinginkan adalah aparat yang tidak bisa memakai akal, dan rakyat yang tidak berani memanfaatkannya. Demokrasi adalah kata yang menjadi uang recehan dalam amplop. Apakah betul bahwa tujuan hidup adalah mencari kekuasaan, yang sebenarnya dasar utama keinginan berkuasa tak lain adalah keinginan menjadi kaya. Mereka yang berjiwa besar dan pada gilirannya mampu meraih keluhuran paling tinggi, hanyalah yang juga bisa terbuka menghadapi penyimpangan yang paling dasyat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: camping_compang</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8883</link>
		<dc:creator>camping_compang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 00:52:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8883</guid>
		<description>ada banyak penanda nationalisme yang padam ditelan masa, misalnya  sriwijaya, pasundan, mataram  atau  tumasik (indonesia-singapore), mongol (ku bilai khan and Jengish Khan), yugoslavia, dan dimasa datang pun akan banyak nationalisme akan hilang seperti juga dimasa lalu. Jadi konsep nasionalisme bukan segala-galanya, bahkan pada MEE, terjadi penumpulan nationalisme sempit (state)menjadi nationalisme eropa.
Jadi nationalisme juga sedang tergugat, apa itu nationalisme, untuk apa, apa gunanya bagi saya , kalau tak lagi berguna modifikasi saja supaya berguna dan memberi manfaat bagi orang kebanyakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada banyak penanda nationalisme yang padam ditelan masa, misalnya  sriwijaya, pasundan, mataram  atau  tumasik (indonesia-singapore), mongol (ku bilai khan and Jengish Khan), yugoslavia, dan dimasa datang pun akan banyak nationalisme akan hilang seperti juga dimasa lalu. Jadi konsep nasionalisme bukan segala-galanya, bahkan pada MEE, terjadi penumpulan nationalisme sempit (state)menjadi nationalisme eropa.<br />
Jadi nationalisme juga sedang tergugat, apa itu nationalisme, untuk apa, apa gunanya bagi saya , kalau tak lagi berguna modifikasi saja supaya berguna dan memberi manfaat bagi orang kebanyakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sinar903621</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8876</link>
		<dc:creator>sinar903621</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 11:12:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8876</guid>
		<description>pikiran yang terlalu kerdil....karena dilahirkan di jawa makanya jadi orang jawa,kalau anda dilahirkan di &#039;X&#039; ,otomatis anda orang &#039;X&#039;...tentang jawa atau bali atau bugis atau melayu dll ,janganlah terlalu dipermasalahkan karena orang jawa sendiri juga berani mengritik atau mencemoh orang jawa yang tidak beradab..mau bukti Amies Rais dulu gencar mengkritik Suharto ...Dan kalau anda ingin jadi politikus yang andal ,saya sarankan untuk kuliah di Pulau Jawa...setelah tahu tentang cara berpikir orang jawa ,kemudian silakan bicara tentang Jawa...Jangan2 anda pecundang negeri /daerah dimana anda lahir dengan komentar anda yang membawa2 kata serapah &#039; lumpur&#039;...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pikiran yang terlalu kerdil&#8230;.karena dilahirkan di jawa makanya jadi orang jawa,kalau anda dilahirkan di &#8216;X&#8217; ,otomatis anda orang &#8216;X&#8217;&#8230;tentang jawa atau bali atau bugis atau melayu dll ,janganlah terlalu dipermasalahkan karena orang jawa sendiri juga berani mengritik atau mencemoh orang jawa yang tidak beradab..mau bukti Amies Rais dulu gencar mengkritik Suharto &#8230;Dan kalau anda ingin jadi politikus yang andal ,saya sarankan untuk kuliah di Pulau Jawa&#8230;setelah tahu tentang cara berpikir orang jawa ,kemudian silakan bicara tentang Jawa&#8230;Jangan2 anda pecundang negeri /daerah dimana anda lahir dengan komentar anda yang membawa2 kata serapah &#8216; lumpur&#8217;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: josef</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8744</link>
		<dc:creator>josef</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 06:56:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8744</guid>
		<description>Nasionalisme, Kebangsaan, atau istilah yang lainnya, adalah suatu Tanda atau yang Menandai.Tanda(bangsa) itu menunjukan sesuatu yang dilakukan bersama-sama, atas kesepakatan bersama, menanggung resiko bersama dan mewarisi kerumitan atas Pertandaan(kebangsaan) tersebut. Siapa yang membuat Tanda(bangsa)? tentunya adalah orang-orang yang pemikirannya sudah melampui batas dan kita sekarang ini adalah orang yang dilampui batas, kutipan mas Goen dalam caping Tan Malaka, Sejak Agustus itu.Dan tanda itu adalah pengulangan yang terjadi secara terus menerus sejak yunani sampai abad postmodern ini.uraian singkat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nasionalisme, Kebangsaan, atau istilah yang lainnya, adalah suatu Tanda atau yang Menandai.Tanda(bangsa) itu menunjukan sesuatu yang dilakukan bersama-sama, atas kesepakatan bersama, menanggung resiko bersama dan mewarisi kerumitan atas Pertandaan(kebangsaan) tersebut. Siapa yang membuat Tanda(bangsa)? tentunya adalah orang-orang yang pemikirannya sudah melampui batas dan kita sekarang ini adalah orang yang dilampui batas, kutipan mas Goen dalam caping Tan Malaka, Sejak Agustus itu.Dan tanda itu adalah pengulangan yang terjadi secara terus menerus sejak yunani sampai abad postmodern ini.uraian singkat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: DENI SI MANUSIA IKAN</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8650</link>
		<dc:creator>DENI SI MANUSIA IKAN</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:17:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8650</guid>
		<description>Nasionalisme Indonesia sejenis standarisasi kebangsaan yang didasari kebersamaan dijajah kolonialisme Belanda. Bukan didasarkan suku dan budaya. Kolonialisme Belanda menjadi akar Nasionalisme Indonesia. Perbedaan dasarnnya, terletak di negara eksekutornya. Dulu Belanda, sekarang Republik Indonesia. Dulu untuk Belanda saja, sekarang untuk semua, termasuk Republik Indonesia sendiri. Selangkah lebih maju daripada Kolonialis, tetapi bukan hasil akhir...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nasionalisme Indonesia sejenis standarisasi kebangsaan yang didasari kebersamaan dijajah kolonialisme Belanda. Bukan didasarkan suku dan budaya. Kolonialisme Belanda menjadi akar Nasionalisme Indonesia. Perbedaan dasarnnya, terletak di negara eksekutornya. Dulu Belanda, sekarang Republik Indonesia. Dulu untuk Belanda saja, sekarang untuk semua, termasuk Republik Indonesia sendiri. Selangkah lebih maju daripada Kolonialis, tetapi bukan hasil akhir&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ihog cavalera</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8649</link>
		<dc:creator>ihog cavalera</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 06:26:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8649</guid>
		<description>nasionalisme = skala kebangsaan
lebih kecil lagi=kesukuan
lebih kecil lagi=kekeluargaan 
lebih kecil lagi=kepribadian (bukan egoism)

HATI YG SEHAT ; 

- betapa indahnya kebersamaan dalam pluralitas nasionalisme....
- memancarkan energi positif melihat keindahan kebersamaan dan saling menghargai dalam kehidupan komplek sebuah bangsa...
- keyakinan bahwa kebersamaan membawa kemajuan yang lebih terakselerasi dari pada maju sendiri sendiri
- nasionalisme disadari...... menuntut toleransi yang luar biasa

SAKIT JIWA (skeptis, aura negatif, muka murung, hati kotor, terkena kutukan manyun) ;

- nasionalisme adalah bentuk egoisme yang diperluas (karena dia pribadi egois)
- nasionalisme adalah lihatlah orang papua yang maunya merdeka (merasa beda, minder, menjauh, menggosip, diprovokasi, memberontak, jatuh korban, tidak terima, egois, kesukuan, keinginan membentuk bangsa sendiri, benci suku non papua di irian, merasa di eksploistasi, merasa akan kaya kalo merdeka, merasa akan lebih maju tanpa indonesia )
- nasionalisme adalah kata2 yang digunakan untuk menindas aspirasi suku terbelakang dan terpencil (ini orang daerah yang memang memikirkan daerahnya sendiri biar maju sendiri, tidak butuh kebersamaan, tidak mempunyai solusi memajukan daerahnya kecuali merdeka, karena baru mampu berpikir segitu) 
- nasionalisme gak ada bedanya dengan isme2 lainnya..... kotak2 ikatan sosial yang tujuannya memecah umat ....... (ini pernyataan skpetis orang yang sudah tidak percaya lagi pada hukum, karena dia menyamakan egonya yg sakit dengan isme2 lain, tumor ini harus dioperasi, bukan diolesi salep lagi)
- ngapain mikirin nasionalisme, pikir aja nasibmu sendiri........ (ini mayat berjalan tapi masih doyan nasi, hidupnya sering ditikam cinta, bahkan dilemparkan dan dihajar badai, putus asa, jadi tidak mempunyai kepedulian, berjalan lurus maju kedepan......tersenyum tidak menangis tidak.....slamat malam orang gila)
-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nasionalisme = skala kebangsaan<br />
lebih kecil lagi=kesukuan<br />
lebih kecil lagi=kekeluargaan<br />
lebih kecil lagi=kepribadian (bukan egoism)</p>
<p>HATI YG SEHAT ; </p>
<p>- betapa indahnya kebersamaan dalam pluralitas nasionalisme&#8230;.<br />
- memancarkan energi positif melihat keindahan kebersamaan dan saling menghargai dalam kehidupan komplek sebuah bangsa&#8230;<br />
- keyakinan bahwa kebersamaan membawa kemajuan yang lebih terakselerasi dari pada maju sendiri sendiri<br />
- nasionalisme disadari&#8230;&#8230; menuntut toleransi yang luar biasa</p>
<p>SAKIT JIWA (skeptis, aura negatif, muka murung, hati kotor, terkena kutukan manyun) ;</p>
<p>- nasionalisme adalah bentuk egoisme yang diperluas (karena dia pribadi egois)<br />
- nasionalisme adalah lihatlah orang papua yang maunya merdeka (merasa beda, minder, menjauh, menggosip, diprovokasi, memberontak, jatuh korban, tidak terima, egois, kesukuan, keinginan membentuk bangsa sendiri, benci suku non papua di irian, merasa di eksploistasi, merasa akan kaya kalo merdeka, merasa akan lebih maju tanpa indonesia )<br />
- nasionalisme adalah kata2 yang digunakan untuk menindas aspirasi suku terbelakang dan terpencil (ini orang daerah yang memang memikirkan daerahnya sendiri biar maju sendiri, tidak butuh kebersamaan, tidak mempunyai solusi memajukan daerahnya kecuali merdeka, karena baru mampu berpikir segitu)<br />
- nasionalisme gak ada bedanya dengan isme2 lainnya&#8230;.. kotak2 ikatan sosial yang tujuannya memecah umat &#8230;&#8230;. (ini pernyataan skpetis orang yang sudah tidak percaya lagi pada hukum, karena dia menyamakan egonya yg sakit dengan isme2 lain, tumor ini harus dioperasi, bukan diolesi salep lagi)<br />
- ngapain mikirin nasionalisme, pikir aja nasibmu sendiri&#8230;&#8230;.. (ini mayat berjalan tapi masih doyan nasi, hidupnya sering ditikam cinta, bahkan dilemparkan dan dihajar badai, putus asa, jadi tidak mempunyai kepedulian, berjalan lurus maju kedepan&#8230;&#8230;tersenyum tidak menangis tidak&#8230;..slamat malam orang gila)<br />
-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: iwan_puken</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8400</link>
		<dc:creator>iwan_puken</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 12:23:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8400</guid>
		<description>Apapun definisinya, NASIONALISME tetaplah sebuah faham buah cipta manusia untuk mengatur peri kehidupan manusia dalam suatu masyarakat bangsa. Sebagai sebuah ISME nasionalisme tak ada bedanya dengan KOMUINISME, SOSIALISME, bahkan ISME-ISME bercorak agama sekalipun dalam memecah belah manusia. Manusia mengkotak-kotakkan dirinya dalam penjara ISME yang ia ciptakan sendiri. Berfikir hanya dalam batas sebagai sebuah bangsa, sekelompok orang, segolongan tertentu, yang kemudian menindas, merampas bahkan melenyapkan manusia lain, meski dengan dalih mempertahankan IDENTITAS, itukah yang disebut NASIONALISME? Identitas seperti apa yang hendak kita pertahankan? Apakah karena kita segolongan manusia yang lebih tinggi derajatnya dibanding manusia lain? DERAJAT apa? Apakah manusia berhak mengakui keutamaan dirinya dari manusia lain, mengagungkan kebesaran bangsanya dari bangsa lain?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apapun definisinya, NASIONALISME tetaplah sebuah faham buah cipta manusia untuk mengatur peri kehidupan manusia dalam suatu masyarakat bangsa. Sebagai sebuah ISME nasionalisme tak ada bedanya dengan KOMUINISME, SOSIALISME, bahkan ISME-ISME bercorak agama sekalipun dalam memecah belah manusia. Manusia mengkotak-kotakkan dirinya dalam penjara ISME yang ia ciptakan sendiri. Berfikir hanya dalam batas sebagai sebuah bangsa, sekelompok orang, segolongan tertentu, yang kemudian menindas, merampas bahkan melenyapkan manusia lain, meski dengan dalih mempertahankan IDENTITAS, itukah yang disebut NASIONALISME? Identitas seperti apa yang hendak kita pertahankan? Apakah karena kita segolongan manusia yang lebih tinggi derajatnya dibanding manusia lain? DERAJAT apa? Apakah manusia berhak mengakui keutamaan dirinya dari manusia lain, mengagungkan kebesaran bangsanya dari bangsa lain?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8242</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 02:48:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8242</guid>
		<description>nasionalisme lahir sunsang, sebagai reaksi terhadap realitas konsepsi ummatisme,  zaman kejayaan usmaniyah - zangan tengok rajanya jangan tengok  penguasanya - tengok konsepsi ummahnya dalam sejarah baik tekstual maupun , non tekstual.

reaksi ini menjadi bersatu dan serempak melahirkan perang salib, dan inilah pemicu berdirinya nasionalisme yang mewariskan permusuhan dengan batas negara sebagai pemicu, faham konsepsi non ummatik sebagai pemicu, perdagangan internasional sebagai pemicu lain serta ketakutan menghadapi hidup yang semakin diancam oleh konsepsi darwin (struggle for life), pelanggengan penjajahan (ketakutan malthus) - nasionalisme lahir sunsang, tidak terlalu diperlukan.

secara konsepsional dalam ummah, mestinya hidup lebih damai, dengan semangat persaudaraan, tidak saling memerangi dan saling menghancurkan, ekonomi tidak dibangun berdasarkan persaingan yang saling mematikan, ilmu dan epistemologi ilnu ekonomi tidak  dibangun berdasarkan kelangkaan sumber-sumber kehidupan, ilmu politik dikembalikan keawal sebagai ilmu yang &quot;menaruh ditengah komunitas&quot; pemecahan masalah-masalah komunitas, bukan hanya sekedar  merebut kekuasaan seperti sekarang ini.

menurut saya kita yang harus menemukan ilmu yang kita perlukan, bukan hanya meniru dan mengimpor dari  dunia barat. hanya kita yang paling mengetahui apa yang kita perlukan , kini, disini.
salam
zul azmi sibuea</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nasionalisme lahir sunsang, sebagai reaksi terhadap realitas konsepsi ummatisme,  zaman kejayaan usmaniyah &#8211; zangan tengok rajanya jangan tengok  penguasanya &#8211; tengok konsepsi ummahnya dalam sejarah baik tekstual maupun , non tekstual.</p>
<p>reaksi ini menjadi bersatu dan serempak melahirkan perang salib, dan inilah pemicu berdirinya nasionalisme yang mewariskan permusuhan dengan batas negara sebagai pemicu, faham konsepsi non ummatik sebagai pemicu, perdagangan internasional sebagai pemicu lain serta ketakutan menghadapi hidup yang semakin diancam oleh konsepsi darwin (struggle for life), pelanggengan penjajahan (ketakutan malthus) &#8211; nasionalisme lahir sunsang, tidak terlalu diperlukan.</p>
<p>secara konsepsional dalam ummah, mestinya hidup lebih damai, dengan semangat persaudaraan, tidak saling memerangi dan saling menghancurkan, ekonomi tidak dibangun berdasarkan persaingan yang saling mematikan, ilmu dan epistemologi ilnu ekonomi tidak  dibangun berdasarkan kelangkaan sumber-sumber kehidupan, ilmu politik dikembalikan keawal sebagai ilmu yang &#8220;menaruh ditengah komunitas&#8221; pemecahan masalah-masalah komunitas, bukan hanya sekedar  merebut kekuasaan seperti sekarang ini.</p>
<p>menurut saya kita yang harus menemukan ilmu yang kita perlukan, bukan hanya meniru dan mengimpor dari  dunia barat. hanya kita yang paling mengetahui apa yang kita perlukan , kini, disini.<br />
salam<br />
zul azmi sibuea</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: riochyn</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8237</link>
		<dc:creator>riochyn</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 13:38:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8237</guid>
		<description>ya...ya...
baru smua ini d pahami ato sudah d pahami tapi tidak d sadari segera??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya&#8230;ya&#8230;<br />
baru smua ini d pahami ato sudah d pahami tapi tidak d sadari segera??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ochidov</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8039</link>
		<dc:creator>ochidov</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 20:13:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8039</guid>
		<description>basi bicara nasionalisme.
bila boleh mimpi;
Tuban dengan Wiragaleng
Jogja bersama Mangir
Dipantara akan menerkam Nusantara
Pinisi-pinisi modern akan menerjang tank-tank.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>basi bicara nasionalisme.<br />
bila boleh mimpi;<br />
Tuban dengan Wiragaleng<br />
Jogja bersama Mangir<br />
Dipantara akan menerkam Nusantara<br />
Pinisi-pinisi modern akan menerjang tank-tank.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Anesya Dwidani / xa / 7</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8024</link>
		<dc:creator>Anesya Dwidani / xa / 7</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 11:59:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-8024</guid>
		<description>Menurut saya, 
nasionalisme sangat diperlukan oleh suatu bangsa. Dengan adanya nasionalime negara itu dapat mengalahkan dan bersaing dengan negara besar sekalipun. Dengan nasionalisme itu pula dapat membangun identitas bangsa yg mandiri. Suatu negara akan hancur tanpa persatuan dan kesatuan yang didasari oleh nasionalisme. Dengan adanya nasionalisme maka bangsa yang terdiri dari beragam suku, etnik, agama, bahasa, dan budaya dapat disatukan menjadi negara yang kokoh sehingga dapat mengahadapi ancaman dari luar. Kita patut mencontoh negara Jepang dengan nasionalismenya mereka dapat membangun bangsa yang utuh dan maju. Namun nasionalisme yang berlebihan tidak baik karena akan mengakibatkan mengganggu keseimbangan, hubungan, dan persahabatan dengan negara lain yang merugikan negara lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya,<br />
nasionalisme sangat diperlukan oleh suatu bangsa. Dengan adanya nasionalime negara itu dapat mengalahkan dan bersaing dengan negara besar sekalipun. Dengan nasionalisme itu pula dapat membangun identitas bangsa yg mandiri. Suatu negara akan hancur tanpa persatuan dan kesatuan yang didasari oleh nasionalisme. Dengan adanya nasionalisme maka bangsa yang terdiri dari beragam suku, etnik, agama, bahasa, dan budaya dapat disatukan menjadi negara yang kokoh sehingga dapat mengahadapi ancaman dari luar. Kita patut mencontoh negara Jepang dengan nasionalismenya mereka dapat membangun bangsa yang utuh dan maju. Namun nasionalisme yang berlebihan tidak baik karena akan mengakibatkan mengganggu keseimbangan, hubungan, dan persahabatan dengan negara lain yang merugikan negara lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: asra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7579</link>
		<dc:creator>asra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 19:29:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7579</guid>
		<description>&quot;Nasionalisme tidak ada artinya kalau tidak ada kesatuan jiwa dan raga dan langkah&quot;  seperti satu tubuh makro bangsa Indonesia, setiap gerak langkah dalam berbangsa dan bernegara serta pergaulan antar bangsa yang terumus satu kesatuan dan saling keterkaitan :
Idiologi, Politik, ekonomi,sosial, budaya, pertahanan, keamanan,rakyat semesta bangsa Indonesia dalam arti
IDIOLOGI adalah menuntun kesadaran rahasia (roh) bangsa sebagai satu kesatuan jiwa dan raga (satu bangsa harus utuh dan makin kuat dan dewasa serta langgeng) bukan rebutan istilah ...:) maka perlu menyusun suatu
POLITIK sebagai arah dan strategi negara dalam tantangannya untuk memelihara terlasananya secara berkesinambungan IDIOLOGI bangsa berupa GBHN (PERTAHUN DAN LIMA TAHUNAN) bukan ...&quot;rebutan kekuasaan dan banyak paratai tanpa jelas GBHN ....:( yang mencakup EKSOSBUDHANKAMRATA NEGARA INDONESIA, untuk memenuhi kebutuhan dan kecukupan EKONOMI baik dari dalam dan memperoleh keuntungan ekonomi dari luar negeri SEPERTI ALIRAN DARAH, SOSIAL menjadi kasadaran, kewajiban  dan sikap hidup setiap individu dan organisasi dalam negara Indonesia sepertihalnya urat saraf untuk melaksanakan IPOLEK menyatu dalam kekuatan BUDHANKAMRATA, BUDAYA, ADALAH bangunan satu jiwa dan raga yang penuh semangat dan sinergi antar unsur bangsa dalam melaksanakan IPOLESOS dan membangun kekuatan hankam rata keluar yang ada bangsa Indonesia kedalam satu jiwa tidak terpisahkan. PERTAHANAN dan KEAMANANkedisiplinan dan ketahanan bangunan  daya hidup dan kehidupan IPOLESOSBUD memunculkan kekuatan keamanan yang mengamankan rasa aman dan terlindunginya bangsanya sebagai satu kesatuan (IPOLEKSOSBUD) yang sanggup bangunan MANUSIA UTAMA sebagai satu jiwa raga bangsa Indonesia dengan sentral kekuatan pada rakyat kebanggaan dan penyeimbang SEMESTA ALAM 
bukan tulisannya akan tetapi pelaksanaannya, bukan gebyarnya akan tetapi hasilnya, semoga mengembalikan kepercayaan diri bangsa dan rasa tanggung jawab bahwa bangsa Indonesia lebih mampu asalkan  mau menggali kesinambungan cita-cita bangsa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Nasionalisme tidak ada artinya kalau tidak ada kesatuan jiwa dan raga dan langkah&#8221;  seperti satu tubuh makro bangsa Indonesia, setiap gerak langkah dalam berbangsa dan bernegara serta pergaulan antar bangsa yang terumus satu kesatuan dan saling keterkaitan :<br />
Idiologi, Politik, ekonomi,sosial, budaya, pertahanan, keamanan,rakyat semesta bangsa Indonesia dalam arti<br />
IDIOLOGI adalah menuntun kesadaran rahasia (roh) bangsa sebagai satu kesatuan jiwa dan raga (satu bangsa harus utuh dan makin kuat dan dewasa serta langgeng) bukan rebutan istilah &#8230;:) maka perlu menyusun suatu<br />
POLITIK sebagai arah dan strategi negara dalam tantangannya untuk memelihara terlasananya secara berkesinambungan IDIOLOGI bangsa berupa GBHN (PERTAHUN DAN LIMA TAHUNAN) bukan &#8230;&#8221;rebutan kekuasaan dan banyak paratai tanpa jelas GBHN &#8230;.:( yang mencakup EKSOSBUDHANKAMRATA NEGARA INDONESIA, untuk memenuhi kebutuhan dan kecukupan EKONOMI baik dari dalam dan memperoleh keuntungan ekonomi dari luar negeri SEPERTI ALIRAN DARAH, SOSIAL menjadi kasadaran, kewajiban  dan sikap hidup setiap individu dan organisasi dalam negara Indonesia sepertihalnya urat saraf untuk melaksanakan IPOLEK menyatu dalam kekuatan BUDHANKAMRATA, BUDAYA, ADALAH bangunan satu jiwa dan raga yang penuh semangat dan sinergi antar unsur bangsa dalam melaksanakan IPOLESOS dan membangun kekuatan hankam rata keluar yang ada bangsa Indonesia kedalam satu jiwa tidak terpisahkan. PERTAHANAN dan KEAMANANkedisiplinan dan ketahanan bangunan  daya hidup dan kehidupan IPOLESOSBUD memunculkan kekuatan keamanan yang mengamankan rasa aman dan terlindunginya bangsanya sebagai satu kesatuan (IPOLEKSOSBUD) yang sanggup bangunan MANUSIA UTAMA sebagai satu jiwa raga bangsa Indonesia dengan sentral kekuatan pada rakyat kebanggaan dan penyeimbang SEMESTA ALAM<br />
bukan tulisannya akan tetapi pelaksanaannya, bukan gebyarnya akan tetapi hasilnya, semoga mengembalikan kepercayaan diri bangsa dan rasa tanggung jawab bahwa bangsa Indonesia lebih mampu asalkan  mau menggali kesinambungan cita-cita bangsa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: W!Ld@_28 JAN '09</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7545</link>
		<dc:creator>W!Ld@_28 JAN '09</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 05:07:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7545</guid>
		<description>NASIONALISME BUKAN SEKEDAR KATA-KATA MELAINKAN SETIAP INSAN HARUS MENANAMKAN ITU DALAM HATI MASING-MASING. BANGSA INDONESIA HARUS PUNYA RASA NASIONALISME DISERTAI KEJUJURAN, BIJAKSANA, TIDAK KORUPSI UANG NEGARA YANG HANYA MENGUNTUNGKAN SANAK FAMILYNYA SAJA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>NASIONALISME BUKAN SEKEDAR KATA-KATA MELAINKAN SETIAP INSAN HARUS MENANAMKAN ITU DALAM HATI MASING-MASING. BANGSA INDONESIA HARUS PUNYA RASA NASIONALISME DISERTAI KEJUJURAN, BIJAKSANA, TIDAK KORUPSI UANG NEGARA YANG HANYA MENGUNTUNGKAN SANAK FAMILYNYA SAJA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nida</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7544</link>
		<dc:creator>nida</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 04:57:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7544</guid>
		<description>nasionalisme bukan secara khusus saja  melainkan menyeluruh bagi bangsa indonesia bisa bicara tapi tak bisa memahami apa yang seharusnya dicerminkan. jangan pernah memprotes tentang ketidak adilan paham nasionalis jika yang di tunjukan hanya sekumpulan kelompok kecil saja nasionalis disepakati seluruh warga negara indonesia bukan karena agama, suku, budaya, iya toh.... tapi karena persatuan dan kesatuan dan kecintaan diantara banyak perbedaan yang mempunyai kekhasan sendiri... bukankah perbedaan itu unik..... mari pemuda-pemudi tunjukan sikapmu yang sesuai dengan ideologi bangsa jangan menunjukan sesuatu yang menunjukan kebodohanmu sendiri.....ok</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nasionalisme bukan secara khusus saja  melainkan menyeluruh bagi bangsa indonesia bisa bicara tapi tak bisa memahami apa yang seharusnya dicerminkan. jangan pernah memprotes tentang ketidak adilan paham nasionalis jika yang di tunjukan hanya sekumpulan kelompok kecil saja nasionalis disepakati seluruh warga negara indonesia bukan karena agama, suku, budaya, iya toh&#8230;. tapi karena persatuan dan kesatuan dan kecintaan diantara banyak perbedaan yang mempunyai kekhasan sendiri&#8230; bukankah perbedaan itu unik&#8230;.. mari pemuda-pemudi tunjukan sikapmu yang sesuai dengan ideologi bangsa jangan menunjukan sesuatu yang menunjukan kebodohanmu sendiri&#8230;..ok</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Skydrugz</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7443</link>
		<dc:creator>Skydrugz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 07:35:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7443</guid>
		<description>....

Nasionalisme itu monton yang lain dari keegoan yang diperluas manusia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;.</p>
<p>Nasionalisme itu monton yang lain dari keegoan yang diperluas manusia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: $rr! W@hyunie</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7389</link>
		<dc:creator>$rr! W@hyunie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 05:13:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7389</guid>
		<description>mengapa banyak sekali orang tidak setuju dengan adanya nasionalisme ?..........&quot;hay..........putra- putri bangsa mari kita bangkitkan NASIONALISME YANG KIAN TELAH MULAI MENGHILANG...........KITA BANGKIT KAN BERSAMA...........GOOD LUCK.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mengapa banyak sekali orang tidak setuju dengan adanya nasionalisme ?&#8230;&#8230;&#8230;.&#8221;hay&#8230;&#8230;&#8230;.putra- putri bangsa mari kita bangkitkan NASIONALISME YANG KIAN TELAH MULAI MENGHILANG&#8230;&#8230;&#8230;..KITA BANGKIT KAN BERSAMA&#8230;&#8230;&#8230;..GOOD LUCK.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fsiekonomi.multiply.com</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7227</link>
		<dc:creator>fsiekonomi.multiply.com</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 08:13:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/02/26/nasionalisme/#comment-7227</guid>
		<description>hari pahlawan sudah berlalu. adakah nasionalisme anak bangsa bertambah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hari pahlawan sudah berlalu. adakah nasionalisme anak bangsa bertambah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
