<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Sepatu Tua</title>
	<atom:link href="http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/</link>
	<description>Bahasa &#124; Rasa &#124; Makna</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Dec 2009 02:55:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-8244</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 04:48:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-8244</guid>
		<description>pemisahan itu sebut saja liberalism, menjadi pembebasan antara lahir dan batin, dunia-akherat, mengabaikan hakekat lahir bathin manusia, dunia akherat manusia  yang didasari  oleh pendapat Emmanuel Kant, David Hume, sehingga moral dan etika tercerabut dari ilmu pengetahuan.

mau balik, mesti ditumpangkan kembali moral dan etika dalam teori ilmu pengetahuan, epistemologi ilmu mesti percaya pada eksistensi dan keilahian sebagai dasar dan pengukur moral dan etika. mesti diterima konsep ada kehidupan lain selain dunia ini, menerima adanya  konsep siksa dan neraka - mesti menerima konsep ahadiyah, atau keesaan tuhan. dan konsepsi itu terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, melalui epistemologi ilmu ekonomi, ilmu politik  dan bahkan ilmu-ilmu  alamiah selain humaniora.
zul azmi sibuea</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pemisahan itu sebut saja liberalism, menjadi pembebasan antara lahir dan batin, dunia-akherat, mengabaikan hakekat lahir bathin manusia, dunia akherat manusia  yang didasari  oleh pendapat Emmanuel Kant, David Hume, sehingga moral dan etika tercerabut dari ilmu pengetahuan.</p>
<p>mau balik, mesti ditumpangkan kembali moral dan etika dalam teori ilmu pengetahuan, epistemologi ilmu mesti percaya pada eksistensi dan keilahian sebagai dasar dan pengukur moral dan etika. mesti diterima konsep ada kehidupan lain selain dunia ini, menerima adanya  konsep siksa dan neraka &#8211; mesti menerima konsep ahadiyah, atau keesaan tuhan. dan konsepsi itu terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, melalui epistemologi ilmu ekonomi, ilmu politik  dan bahkan ilmu-ilmu  alamiah selain humaniora.<br />
zul azmi sibuea</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zul</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-7091</link>
		<dc:creator>zul</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 14:28:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-7091</guid>
		<description>bagus...tapii</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus&#8230;tapii</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sosialisme GM dalam Sepatu Tua Rendra &#124; Akal &#38; Kehendak</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-6524</link>
		<dc:creator>Sosialisme GM dalam Sepatu Tua Rendra &#124; Akal &#38; Kehendak</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 07:11:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-6524</guid>
		<description>[...] saya bertanya, di mana batas bacaannya yang nyaris tak berbingkai itu. Tapi di artikelnya yang satu ini, yang baru menyapa saya, ada beberapa keping half-truths yang &#8216;rada&#8217; mengganjal dan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] saya bertanya, di mana batas bacaannya yang nyaris tak berbingkai itu. Tapi di artikelnya yang satu ini, yang baru menyapa saya, ada beberapa keping half-truths yang &#8216;rada&#8217; mengganjal dan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Giyanto</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-6095</link>
		<dc:creator>Giyanto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 15:18:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-6095</guid>
		<description>Seandainya ada manusia super....
dia ialah manusia yang tidak mengkonsumsi
barangkali...
Buku Das Kapital tidak akan pernah terbit...
kalo kayu tidak diubah menjadi kertas...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seandainya ada manusia super&#8230;.<br />
dia ialah manusia yang tidak mengkonsumsi<br />
barangkali&#8230;<br />
Buku Das Kapital tidak akan pernah terbit&#8230;<br />
kalo kayu tidak diubah menjadi kertas&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sosialisme GM dalam Sepatu Tua Rendra &#171; Akal &#38; Kehendak</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5702</link>
		<dc:creator>Sosialisme GM dalam Sepatu Tua Rendra &#171; Akal &#38; Kehendak</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2007 05:53:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5702</guid>
		<description>[...] saya bertanya, di mana batas bacaannya yang nyaris tak berbingkai itu. Tapi di artikelnya yang satu ini, yang baru menyapa saya, ada beberapa keping half-truths yang &#8216;rada&#8217; mengganjal dan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] saya bertanya, di mana batas bacaannya yang nyaris tak berbingkai itu. Tapi di artikelnya yang satu ini, yang baru menyapa saya, ada beberapa keping half-truths yang &#8216;rada&#8217; mengganjal dan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5635</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 12:19:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5635</guid>
		<description>maksudnya mungkin bukan konsumsi buat produksi. agak janggal memang, byk jejak Heidegger dan Nietzsche disana sini, tapi malah terkesan tak ikut perkembangan kapitalisme yg dipoles positivisme. Buat saya, fenomenologi bagusnya buat &#039;nrimo&#039;, bukan &#039;nyerang&#039;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maksudnya mungkin bukan konsumsi buat produksi. agak janggal memang, byk jejak Heidegger dan Nietzsche disana sini, tapi malah terkesan tak ikut perkembangan kapitalisme yg dipoles positivisme. Buat saya, fenomenologi bagusnya buat &#8216;nrimo&#8217;, bukan &#8216;nyerang&#8217;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Editor</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5587</link>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 06:45:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5587</guid>
		<description>menarik, sekaligus mengecewakan! 

&quot; ...jika ada hubungan yang intim dan mendasar antara seseorang dan sepetak tanah—dan hubungan itu tumbuh jadi puisi—kita menyaksikan sesuatu yang tak bisa dijelaskan oleh kapitalisme.&quot; 

+ apakah ada sistem perekonomian yang lebih menghargai hak milik daripada sistem yang sedang Anda lecehkan di sini?

&quot; ... kapitalisme akan mengubah petak tanah itu jadi ruang yang bisa dipertukarkan.&quot;
+ Sosialisme akan memustahilkan pertukaran itu.

&quot; ... Mengkonsumsi adalah membikin ludes.&quot;
+ Konsumsi adalah ujung sekaligus awal proses produksi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menarik, sekaligus mengecewakan! </p>
<p>&#8221; &#8230;jika ada hubungan yang intim dan mendasar antara seseorang dan sepetak tanah—dan hubungan itu tumbuh jadi puisi—kita menyaksikan sesuatu yang tak bisa dijelaskan oleh kapitalisme.&#8221; </p>
<p>+ apakah ada sistem perekonomian yang lebih menghargai hak milik daripada sistem yang sedang Anda lecehkan di sini?</p>
<p>&#8221; &#8230; kapitalisme akan mengubah petak tanah itu jadi ruang yang bisa dipertukarkan.&#8221;<br />
+ Sosialisme akan memustahilkan pertukaran itu.</p>
<p>&#8221; &#8230; Mengkonsumsi adalah membikin ludes.&#8221;<br />
+ Konsumsi adalah ujung sekaligus awal proses produksi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ook Nugroho</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5567</link>
		<dc:creator>Ook Nugroho</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Nov 2007 04:22:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5567</guid>
		<description>Pasar tidak bisa dilawan, paling2 sedikit disiasati supaya kita tidak gampang-gampang ludes</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pasar tidak bisa dilawan, paling2 sedikit disiasati supaya kita tidak gampang-gampang ludes</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: prodeo</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5558</link>
		<dc:creator>prodeo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 07:45:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5558</guid>
		<description>mas Goen bisa aja dapat buku yang forthcoming :)

&lt;a HREF=&quot;http://www.amazon.com/Profanations-Giorgio-Agamben/dp/189095182X&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Profanations (Amazon)&lt;/A&gt;

    * Publisher: Zone Books &lt;b&gt;(November 30, 2007)&lt;/b&gt;
    * Language: English
    * ISBN-10: 189095182X
    * ISBN-13: 978-189095182</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas Goen bisa aja dapat buku yang forthcoming <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a HREF="http://www.amazon.com/Profanations-Giorgio-Agamben/dp/189095182X" rel="nofollow">Profanations (Amazon)</a></p>
<p>    * Publisher: Zone Books <b>(November 30, 2007)</b><br />
    * Language: English<br />
    * ISBN-10: 189095182X<br />
    * ISBN-13: 978-189095182</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5553</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 18:04:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5553</guid>
		<description>lima, saya harap ada warnet di kampung ini. Cape juga bikin komentar via ponsel alakadarnya ini..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lima, saya harap ada warnet di kampung ini. Cape juga bikin komentar via ponsel alakadarnya ini..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5552</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 17:22:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5552</guid>
		<description>tiga, mungkin kita abai akan bolongnya/bututnya sepatu kita..tapi anak2 kita? kasian juga jadi pusat perhatian temen2nya gara gara pake sepatu usang. empat, justru agama dan kapitalisme yg desainnya &#039;adil simetri&#039;, dlm arti memberikan &#039;barang&#039; yg sama</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tiga, mungkin kita abai akan bolongnya/bututnya sepatu kita..tapi anak2 kita? kasian juga jadi pusat perhatian temen2nya gara gara pake sepatu usang. empat, justru agama dan kapitalisme yg desainnya &#8216;adil simetri&#8217;, dlm arti memberikan &#8216;barang&#8217; yg sama</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5549</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 16:51:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/2007/10/29/sepatu-tua/#comment-5549</guid>
		<description>kapitalisme memisahkan nilai guna dan nilai tukar. Harga muncul dari nilai tukar pada saat pertukarannya, vice versa. jadi, kalo ga mau dituker ama yg laen, ya jangan dihargai! Itu satu. Dua, kapitalisme macam apa yg ga nyaranin untuk produksi yg kreatif?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kapitalisme memisahkan nilai guna dan nilai tukar. Harga muncul dari nilai tukar pada saat pertukarannya, vice versa. jadi, kalo ga mau dituker ama yg laen, ya jangan dihargai! Itu satu. Dua, kapitalisme macam apa yg ga nyaranin untuk produksi yg kreatif?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
