<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Da Vinci</title>
	<atom:link href="http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/</link>
	<description>Bahasa &#124; Rasa &#124; Makna</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 08:34:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: asa</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-7627</link>
		<dc:creator>asa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 07:31:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-7627</guid>
		<description>siapa yang g ngerti kisah leonardo berarti dia g beruntung!
dikasih karya-karyanya aja byar bagus!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>siapa yang g ngerti kisah leonardo berarti dia g beruntung!<br />
dikasih karya-karyanya aja byar bagus!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ajie</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-6223</link>
		<dc:creator>ajie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 02:46:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-6223</guid>
		<description>Sebuah karya luar biasa memang, bisa membuat banyak orang yakin bahwa persis seperti itulah memang perjamuan terakhir, karena itu menjadi representasi yang suci dan tak boleh diusik.
Ketika sudah terasa &quot;pasti&quot;, &quot;aman&quot;, &quot;stabil&quot;, yang muncul adalah ketakutan jika semua itu &quot;hancur&quot;, dan harus dijaga dengan cara apapun. Sehingga ketakutanlah yang menjadi sifat dasar kehidupan, bukan lagi kerinduan yang tak sampai, seperti yang dicatat Da Vinci pada abad ke-15. 
Ah, setiap membaca tulisan2 GM saya merasa &quot;segar&quot; dan jadi tahu sedikit banyak permasalahan :D.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah karya luar biasa memang, bisa membuat banyak orang yakin bahwa persis seperti itulah memang perjamuan terakhir, karena itu menjadi representasi yang suci dan tak boleh diusik.<br />
Ketika sudah terasa &#8220;pasti&#8221;, &#8220;aman&#8221;, &#8220;stabil&#8221;, yang muncul adalah ketakutan jika semua itu &#8220;hancur&#8221;, dan harus dijaga dengan cara apapun. Sehingga ketakutanlah yang menjadi sifat dasar kehidupan, bukan lagi kerinduan yang tak sampai, seperti yang dicatat Da Vinci pada abad ke-15.<br />
Ah, setiap membaca tulisan2 GM saya merasa &#8220;segar&#8221; dan jadi tahu sedikit banyak permasalahan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: refanidea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-6219</link>
		<dc:creator>refanidea</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 15:06:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-6219</guid>
		<description>Beberapa waktu lalu seorang kurator Jogja mampir di blog saya untuk memberi komentar. Saya balas dengan mengunjungi blognya, dan menemukan ulasan sampul &#039;Last Supper&#039; Tempo di sana. Kartunis, kurator, dan kritikus seni di beberapa media ini menyampaikan analisisnya tentang karya Last Supper dengan apik dan menarik. Teman-teman bisa kunjungi blognya di .. 
http://kuss-indarto.blogspot.com

Salam, refanidea</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu seorang kurator Jogja mampir di blog saya untuk memberi komentar. Saya balas dengan mengunjungi blognya, dan menemukan ulasan sampul &#8216;Last Supper&#8217; Tempo di sana. Kartunis, kurator, dan kritikus seni di beberapa media ini menyampaikan analisisnya tentang karya Last Supper dengan apik dan menarik. Teman-teman bisa kunjungi blognya di ..<br />
<a href="http://kuss-indarto.blogspot.com" rel="nofollow">http://kuss-indarto.blogspot.com</a></p>
<p>Salam, refanidea</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kartizah</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-6119</link>
		<dc:creator>kartizah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 08:48:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-6119</guid>
		<description>great...!!!! +_+....jadi terenyuh dengan cerita ini...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>great&#8230;!!!! +_+&#8230;.jadi terenyuh dengan cerita ini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: icchankamin</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-6092</link>
		<dc:creator>icchankamin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 01:06:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-6092</guid>
		<description>Entah kenapa mereka &#039;protes&#039; the last supper-nya suharto... padahal hanya latar... latar anda tau hanya latar...

sebagaimana halnya GM menggambarkannya dalam perspektif lukisan Leonardo.. hanya di alam pikiran leonardo..serupa meja perjamuan di jaman itu..

setiap orang bisa membuat ilusi pada perjamuan itu
setiap orang bisa menghayal pada perjamuan itu dengan latar yang berbeda...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Entah kenapa mereka &#8216;protes&#8217; the last supper-nya suharto&#8230; padahal hanya latar&#8230; latar anda tau hanya latar&#8230;</p>
<p>sebagaimana halnya GM menggambarkannya dalam perspektif lukisan Leonardo.. hanya di alam pikiran leonardo..serupa meja perjamuan di jaman itu..</p>
<p>setiap orang bisa membuat ilusi pada perjamuan itu<br />
setiap orang bisa menghayal pada perjamuan itu dengan latar yang berbeda&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zainal</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-6090</link>
		<dc:creator>zainal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 12:31:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-6090</guid>
		<description>Setelah baca caping ini rasanya saya tak perlu lagi nanyananya soal the last supper dan protes sampul Tempo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah baca caping ini rasanya saya tak perlu lagi nanyananya soal the last supper dan protes sampul Tempo.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: panji</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-6089</link>
		<dc:creator>panji</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 11:52:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-6089</guid>
		<description>Aduh, om GM protes soal sampul The last Suharto&#039; Supper di Tempo dan gambar Muhammad di Wikipedia ya? Gini ya caranya. Ampuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aduh, om GM protes soal sampul The last Suharto&#8217; Supper di Tempo dan gambar Muhammad di Wikipedia ya? Gini ya caranya. Ampuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: daniel!</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/02/18/da-vinci/#comment-6088</link>
		<dc:creator>daniel!</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 10:57:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=230#comment-6088</guid>
		<description>jadi... mereka yang gampang tersulut emosi saat simbol2 agamanya diusik, mungkin mereka sebenarnya sedang menyembah berhala buatan mereka sendiri... begitu ya oom GM?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi&#8230; mereka yang gampang tersulut emosi saat simbol2 agamanya diusik, mungkin mereka sebenarnya sedang menyembah berhala buatan mereka sendiri&#8230; begitu ya oom GM?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
