<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Bintang</title>
	<atom:link href="http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/</link>
	<description>Bahasa &#124; Rasa &#124; Makna</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 08:34:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: mads</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-7079</link>
		<dc:creator>mads</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 07:58:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-7079</guid>
		<description>Beda di italia dan di negeri ini. Di indonesia, bintang jadi anggota legislatif dulu, baru jadi bintang porno he he he</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beda di italia dan di negeri ini. Di indonesia, bintang jadi anggota legislatif dulu, baru jadi bintang porno he he he</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tondi</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6996</link>
		<dc:creator>Tondi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 10:04:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6996</guid>
		<description>Logikanya &quot;sederhana&quot; :
Memajang artis --&gt; Penonton senang --&gt; Rating naik --&gt; Slot iklan laris.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Logikanya &#8220;sederhana&#8221; :<br />
Memajang artis &#8211;&gt; Penonton senang &#8211;&gt; Rating naik &#8211;&gt; Slot iklan laris.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6993</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 04:43:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6993</guid>
		<description>kalau ekonomi-politik-budaya
dibangun dengan : imperialism-kapitalism-individualism-liberalism
hasilnya ya gitulah yang terjadi  nihilism, randomism, ndak ada yang tau mau kemana kita.

mestinya ekonomi-politik-budaya
dibangun dengan membalik semua sumber kesengsaraan, ketidak jelasan, kekosongan itu.

yang terjadi dalam ekonomi-politik-budaya
adalah kerancuan epistemologi ilmu - tidak ada lagi yang tahu pasti
untuk apa ilmu, untuk siapa ilmu, apa tujuan ilmu pengetahuan. ketidak beretikaan ilmu pengetahuan - adalah sumber segala malapetaka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau ekonomi-politik-budaya<br />
dibangun dengan : imperialism-kapitalism-individualism-liberalism<br />
hasilnya ya gitulah yang terjadi  nihilism, randomism, ndak ada yang tau mau kemana kita.</p>
<p>mestinya ekonomi-politik-budaya<br />
dibangun dengan membalik semua sumber kesengsaraan, ketidak jelasan, kekosongan itu.</p>
<p>yang terjadi dalam ekonomi-politik-budaya<br />
adalah kerancuan epistemologi ilmu &#8211; tidak ada lagi yang tahu pasti<br />
untuk apa ilmu, untuk siapa ilmu, apa tujuan ilmu pengetahuan. ketidak beretikaan ilmu pengetahuan &#8211; adalah sumber segala malapetaka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Giy</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6971</link>
		<dc:creator>Giy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 06:09:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6971</guid>
		<description>Apa yang bisa dilakukan menghadapi (ketidak adilan kapitalisme) itu?

&quot;bahasa (tulisan) memang penuh keterbatasan. Bahasa laku lebih bijaksana. Ketidak adilan yg disuarakan untuk orang lain melalui bahasa tidak lebih hanya bentuk keterbatasan dirinya dan bahasa-nya. Dia tidak lebih kemunafikan atas kegagalan dirinya sendiri! Kapitalisme bukanlah ketidakadilan, ketidakadilan berada di pikiran org2 yg menentangnya!&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang bisa dilakukan menghadapi (ketidak adilan kapitalisme) itu?</p>
<p>&#8220;bahasa (tulisan) memang penuh keterbatasan. Bahasa laku lebih bijaksana. Ketidak adilan yg disuarakan untuk orang lain melalui bahasa tidak lebih hanya bentuk keterbatasan dirinya dan bahasa-nya. Dia tidak lebih kemunafikan atas kegagalan dirinya sendiri! Kapitalisme bukanlah ketidakadilan, ketidakadilan berada di pikiran org2 yg menentangnya!&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mella Fitriansyah</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6970</link>
		<dc:creator>Mella Fitriansyah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 10:00:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6970</guid>
		<description>Wah . .  ..  Sekarang bingung pak, mau ngomongin yang nihilisme aja orang masih kagak percaya, gmana ngomongin yang JUJUR-JUJUR aja. . . . tambah gak dilirik dah bakalan.Sulitnya orang kita itu, sukanya dibohongi . . . yaaah . . . Sisa-sasa ORDE BARU maseh meng&quot;akar&quot; pak
Semoga cepet hancur dah rezim nihilisme ini.

terimakasih Info nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah . .  ..  Sekarang bingung pak, mau ngomongin yang nihilisme aja orang masih kagak percaya, gmana ngomongin yang JUJUR-JUJUR aja. . . . tambah gak dilirik dah bakalan.Sulitnya orang kita itu, sukanya dibohongi . . . yaaah . . . Sisa-sasa ORDE BARU maseh meng&#8221;akar&#8221; pak<br />
Semoga cepet hancur dah rezim nihilisme ini.</p>
<p>terimakasih Info nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: economatic</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6968</link>
		<dc:creator>economatic</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 04:04:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6968</guid>
		<description>Menarik sekali artikel ini, sepertinya analisis Anda sangat spesifik dan mendalam. Apakah Anda seorang kolumnis?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik sekali artikel ini, sepertinya analisis Anda sangat spesifik dan mendalam. Apakah Anda seorang kolumnis?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ilmi</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6966</link>
		<dc:creator>ilmi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 11:01:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6966</guid>
		<description>kayaknya calon2 parpol yang beriklan butuh &#039;reativitas&#039; yg tidak seadanya kayak sekarang ini. Termasuk kalau udah memimpin dan mengurus rakyat supaya kelak ketika sudah menjabat dan membandingkan kembali dengan iklan2 yang pernah mereka buat tidak membuat orang-orang muak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayaknya calon2 parpol yang beriklan butuh &#8216;reativitas&#8217; yg tidak seadanya kayak sekarang ini. Termasuk kalau udah memimpin dan mengurus rakyat supaya kelak ketika sudah menjabat dan membandingkan kembali dengan iklan2 yang pernah mereka buat tidak membuat orang-orang muak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Faizal Kamal</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6965</link>
		<dc:creator>Faizal Kamal</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 08:13:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6965</guid>
		<description>Nihilisme. . . . Hmmmm . . . Nice Word, Sir
Beberapa Calon Dari Parpol yang mulai mengisi  detik-detik iklan di televisi. .  . dengan semua programnya . . . Semoga bener bener jadi tetes air di gurun Indonesia Tercinta ini,
Siapapun orangnya, Semoga Indonesiaku Lebih Baik

Nice Info , Sir

terimakasih di izinkam Mampir,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nihilisme. . . . Hmmmm . . . Nice Word, Sir<br />
Beberapa Calon Dari Parpol yang mulai mengisi  detik-detik iklan di televisi. .  . dengan semua programnya . . . Semoga bener bener jadi tetes air di gurun Indonesia Tercinta ini,<br />
Siapapun orangnya, Semoga Indonesiaku Lebih Baik</p>
<p>Nice Info , Sir</p>
<p>terimakasih di izinkam Mampir,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: samaratungga027</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6964</link>
		<dc:creator>samaratungga027</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 08:01:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6964</guid>
		<description>Dengan merekrut artis menjadi caleg.menjadi suatu tren &quot;Pop&quot;.dimana menjadi bintang hanya dalam waktu sekejab dan tidak memperhatikan konstituen.dari dulu yang namanya Partai memang begitu....setelah dapat suara...rakyat mau kelaparan, ato apa kek masa&#039; bodo.yang penting sudah &quot;duduk manis&quot;.di kursi &quot;yang katanya terhormat&quot;....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan merekrut artis menjadi caleg.menjadi suatu tren &#8220;Pop&#8221;.dimana menjadi bintang hanya dalam waktu sekejab dan tidak memperhatikan konstituen.dari dulu yang namanya Partai memang begitu&#8230;.setelah dapat suara&#8230;rakyat mau kelaparan, ato apa kek masa&#8217; bodo.yang penting sudah &#8220;duduk manis&#8221;.di kursi &#8220;yang katanya terhormat&#8221;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: samaratungga027</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6963</link>
		<dc:creator>samaratungga027</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 08:01:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6963</guid>
		<description>Dengan merekrut artis menjadi caleg.menjadi suatu tren &quot;Pop&quot;.dimana menjadi bintang hanya dalam waktu sekejab dan memperhatikan konstituen.dari dulu yang namanya Partai memang begitu....setelah dapat suara...rakyat mau kelaparan, ato apa kek masa&#039; bodo.yang penting sudah &quot;duduk manis&quot;.di kursi &quot;yang katanya terhormat&quot;....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan merekrut artis menjadi caleg.menjadi suatu tren &#8220;Pop&#8221;.dimana menjadi bintang hanya dalam waktu sekejab dan memperhatikan konstituen.dari dulu yang namanya Partai memang begitu&#8230;.setelah dapat suara&#8230;rakyat mau kelaparan, ato apa kek masa&#8217; bodo.yang penting sudah &#8220;duduk manis&#8221;.di kursi &#8220;yang katanya terhormat&#8221;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6962</link>
		<dc:creator>Ibra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 05:41:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6962</guid>
		<description>Itu Newtonian sekali, saya pikir...yg menakjubkan adlh ketika islam (yg kabarnya tradisional) sudah sejak awal menyarankan pada org2 kaya untuk merangkul kaum miskin, anak yatim dan org2 yg butuh bantuan...bukan kalo udah kaya trus seenaknya sendri...dan mudah2an orang2 kaya macam itu diberi kemulian oleh sesamanya, juga kalo ada, oleh Tuhannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itu Newtonian sekali, saya pikir&#8230;yg menakjubkan adlh ketika islam (yg kabarnya tradisional) sudah sejak awal menyarankan pada org2 kaya untuk merangkul kaum miskin, anak yatim dan org2 yg butuh bantuan&#8230;bukan kalo udah kaya trus seenaknya sendri&#8230;dan mudah2an orang2 kaya macam itu diberi kemulian oleh sesamanya, juga kalo ada, oleh Tuhannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6961</link>
		<dc:creator>Ibra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 05:30:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6961</guid>
		<description>Jangan2 posmo lahir bukan gara2 ketidak percayaan thdp metanarasi, tp lebih karena byk proletar udah jadi kaya? Dan kapitalisme jg komunisme kecele kalo etika bisa dg sendirinya jd baik jika orang udah kaya? Jadi semua ini ttg duit toh? Dan bener kata Adam Smith kalo semua tatanan yg ada pada dasarnya adalah upaya pemenuhan kepentingan diri dlm jangka panjang, bahkan moralitas? Bahkan agama?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan2 posmo lahir bukan gara2 ketidak percayaan thdp metanarasi, tp lebih karena byk proletar udah jadi kaya? Dan kapitalisme jg komunisme kecele kalo etika bisa dg sendirinya jd baik jika orang udah kaya? Jadi semua ini ttg duit toh? Dan bener kata Adam Smith kalo semua tatanan yg ada pada dasarnya adalah upaya pemenuhan kepentingan diri dlm jangka panjang, bahkan moralitas? Bahkan agama?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: menjadinash</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6960</link>
		<dc:creator>menjadinash</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 03:47:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6960</guid>
		<description>Jadi ada 3 rangkai berkelindan:
1. Bintang Porno Italia sebagai benchmark Artis Indonesia di dunia politik

2. Kapitalisme [yang pseudo-demokrasi] sebagai benchmark Komunisme [yang anti-demokrasi] (dan Alqaidah [?])

3. Televisi (dan sinetronnya) sebagai benchmark bagi partai politik

Hmmm...coba tak pikir-pikir dulu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi ada 3 rangkai berkelindan:<br />
1. Bintang Porno Italia sebagai benchmark Artis Indonesia di dunia politik</p>
<p>2. Kapitalisme [yang pseudo-demokrasi] sebagai benchmark Komunisme [yang anti-demokrasi] (dan Alqaidah [?])</p>
<p>3. Televisi (dan sinetronnya) sebagai benchmark bagi partai politik</p>
<p>Hmmm&#8230;coba tak pikir-pikir dulu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gadis rantau</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6959</link>
		<dc:creator>gadis rantau</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 01:58:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6959</guid>
		<description>mati kutu gw bos kalo soal politik. maklumlah tiap hari kerjanya hanya ngumpulin kayu bakar untuk dijual di pasar,he..he..soalnya hanya ini lahan empuk buat perempuan tk makan bangku sekolah kayak saya ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mati kutu gw bos kalo soal politik. maklumlah tiap hari kerjanya hanya ngumpulin kayu bakar untuk dijual di pasar,he..he..soalnya hanya ini lahan empuk buat perempuan tk makan bangku sekolah kayak saya ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: taufiq</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6958</link>
		<dc:creator>taufiq</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 10:47:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6958</guid>
		<description>mas Goen, jika saya tidak salah akhir-akhir ini tulisan mas Goen banyak ke arah kiri, rada-rada marah begitu.

namun, saya merasa mas Goen punya pandangan yang selalu setengah hati.dalam keadaan yang sudah demikian menyesakkan ini, apakah sikap ragu seperti itu masih membantu? bukankah karena &#039;kita&#039; ini (makhluk yang daif dan bisa salah) justru akan menemukan &#039;makna&#039;nya dengan keberpihakan-keberpihakan tegas yang meskipun selalu sementara.keberpihakan-keberpihakan yang mungkin bisa salah.dan oleh karenya, sebuah keberpihakan yang terbuka.

mungkin, mas Goen berkenan memberikan penjelasan kepada kami yang masih sangat hijau ini. thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas Goen, jika saya tidak salah akhir-akhir ini tulisan mas Goen banyak ke arah kiri, rada-rada marah begitu.</p>
<p>namun, saya merasa mas Goen punya pandangan yang selalu setengah hati.dalam keadaan yang sudah demikian menyesakkan ini, apakah sikap ragu seperti itu masih membantu? bukankah karena &#8216;kita&#8217; ini (makhluk yang daif dan bisa salah) justru akan menemukan &#8216;makna&#8217;nya dengan keberpihakan-keberpihakan tegas yang meskipun selalu sementara.keberpihakan-keberpihakan yang mungkin bisa salah.dan oleh karenya, sebuah keberpihakan yang terbuka.</p>
<p>mungkin, mas Goen berkenan memberikan penjelasan kepada kami yang masih sangat hijau ini. thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6957</link>
		<dc:creator>Ibra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 08:16:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6957</guid>
		<description>Sayangnya Marx ga ngasih pandangan etika kalo proletar udah pada cukup kaya..mestinya dia juga ngliat kalo anjing yg dia bela tyt cuma anjing</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sayangnya Marx ga ngasih pandangan etika kalo proletar udah pada cukup kaya..mestinya dia juga ngliat kalo anjing yg dia bela tyt cuma anjing</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wakhit</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6955</link>
		<dc:creator>wakhit</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 07:02:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6955</guid>
		<description>Mas Gun dan rekan-rekan, seperti yang mas Gun sering tulis sebelumnya, politik memang menjengkelkan, memperjuangkan satu hal kebaikan umum dengan proses dan hasil begitu-begitu aja...apa hendak dikata, tanpa politik kita juga bukan manusia. Akan lari kemanakah kita, selain menjadi nabi dan rahib? putus asa barangkali, tapi bukankah itu dibenci oleh setiap agama? Saya lebih melihat ini merupakan proses kebangsaan kita dalam berorganisasi, bernegara. Memang lambat dalam ketergesaan, sudah 63 tahun belajar tapi juga selalu tergesa-gesa prosesnya seperti lahirnya UUD-45 yang darurat itu, juga platform reformasi 98 itu, juga amandemen UU politik kita. Betapa lambatnya untuk matang dalam politik kita! Pingin sekali mas Gun ke depan menulis soal &quot;rasa kepemilikan terhadap komunitas, terhadap bangsa&quot;. Bangsa ini miliki ku, perlu kurawat, kudanai, kumiliki sebagaimana aku memiliki tangan dan kakiku, akal dan perasaanku. Bagaimana caranya itu jika kita tidak pernah berorganisasi yang benar? bagaimana  caranya itu jika kita tidak lagi kenal pendidikan kewargaan? 
tabik, 
wakhit.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Gun dan rekan-rekan, seperti yang mas Gun sering tulis sebelumnya, politik memang menjengkelkan, memperjuangkan satu hal kebaikan umum dengan proses dan hasil begitu-begitu aja&#8230;apa hendak dikata, tanpa politik kita juga bukan manusia. Akan lari kemanakah kita, selain menjadi nabi dan rahib? putus asa barangkali, tapi bukankah itu dibenci oleh setiap agama? Saya lebih melihat ini merupakan proses kebangsaan kita dalam berorganisasi, bernegara. Memang lambat dalam ketergesaan, sudah 63 tahun belajar tapi juga selalu tergesa-gesa prosesnya seperti lahirnya UUD-45 yang darurat itu, juga platform reformasi 98 itu, juga amandemen UU politik kita. Betapa lambatnya untuk matang dalam politik kita! Pingin sekali mas Gun ke depan menulis soal &#8220;rasa kepemilikan terhadap komunitas, terhadap bangsa&#8221;. Bangsa ini miliki ku, perlu kurawat, kudanai, kumiliki sebagaimana aku memiliki tangan dan kakiku, akal dan perasaanku. Bagaimana caranya itu jika kita tidak pernah berorganisasi yang benar? bagaimana  caranya itu jika kita tidak lagi kenal pendidikan kewargaan?<br />
tabik,<br />
wakhit.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Gobel</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6947</link>
		<dc:creator>Gobel</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 09:19:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6947</guid>
		<description>Now, artis2 juga pingin jadi penguasa. Mulai dari pesinetron sampe penyanyi dangdut. Selalu ada lelucon di negara ini. Teringat si suatu acara, seorang penyanyi dangdut yang mau jadi wakil kepala daerah ditanya tentang visi misinya. Dengan dodongnya menjawab nga nyambung. gmana mo jadi pemimpin bu? Jelaskan visi misi aja nga mampu. Ato mungkin arti visi misi juga anda ngga tau??

Sudahlah, terlalu banyak yang harus dipikirkan di negara ini.

Terdengar Alunan Lagu Iwan Fals :

Wakil rakyat kumpulan orang hebat
BUKAN KUMPULAN TEMAN2 DEKAT
APALAGI SANAK FAMILI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Now, artis2 juga pingin jadi penguasa. Mulai dari pesinetron sampe penyanyi dangdut. Selalu ada lelucon di negara ini. Teringat si suatu acara, seorang penyanyi dangdut yang mau jadi wakil kepala daerah ditanya tentang visi misinya. Dengan dodongnya menjawab nga nyambung. gmana mo jadi pemimpin bu? Jelaskan visi misi aja nga mampu. Ato mungkin arti visi misi juga anda ngga tau??</p>
<p>Sudahlah, terlalu banyak yang harus dipikirkan di negara ini.</p>
<p>Terdengar Alunan Lagu Iwan Fals :</p>
<p>Wakil rakyat kumpulan orang hebat<br />
BUKAN KUMPULAN TEMAN2 DEKAT<br />
APALAGI SANAK FAMILI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bambang</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6945</link>
		<dc:creator>bambang</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 09:03:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6945</guid>
		<description>pahit emang menyaksikan (sebagian) partai-partai yang ia berteriak, tapi teriaknya palsu. ia menagis, menagisnya pun para-pura.  
tapi bukankah justru yang pahit (terkadang) membuat kita kuat. 

tak usah menjadi rahib yang mengasingkan diri. jangan pula menebar takut dan maut dengan Bom. untuk parodi, cukuplah sebagai tontonan yang menunjukkan kesalahan2 di tengan rutinitas.

dan untuk sinetron, cukuplah kita lihat iklan-nya saja tanpa harus mengikuti &quot;cerita&quot;-nya. 

---------
le...le... ngomong apa seeh..
aku ko g ngerti. 
mbuh, mungkin anda ngerti?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pahit emang menyaksikan (sebagian) partai-partai yang ia berteriak, tapi teriaknya palsu. ia menagis, menagisnya pun para-pura.<br />
tapi bukankah justru yang pahit (terkadang) membuat kita kuat. </p>
<p>tak usah menjadi rahib yang mengasingkan diri. jangan pula menebar takut dan maut dengan Bom. untuk parodi, cukuplah sebagai tontonan yang menunjukkan kesalahan2 di tengan rutinitas.</p>
<p>dan untuk sinetron, cukuplah kita lihat iklan-nya saja tanpa harus mengikuti &#8220;cerita&#8221;-nya. </p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;<br />
le&#8230;le&#8230; ngomong apa seeh..<br />
aku ko g ngerti.<br />
mbuh, mungkin anda ngerti?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Morning Coffee</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2008/08/25/bintang/#comment-6943</link>
		<dc:creator>Morning Coffee</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 23:28:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=275#comment-6943</guid>
		<description>dalam hal comot mencomot, yang penting adalah jangan mencomoti jari dimuka umum, apa lagi mencomot ludah sendiri... (wew)
soal mencomot artis, mungkin karena artis dan politikus sama-sama senang main di panggung... 
yang artis pengin jadi politikus, yang politikus bergaya seperti artis...
mungkin ada partai P4 nanti : Partai Pura Pura Politikus ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dalam hal comot mencomot, yang penting adalah jangan mencomoti jari dimuka umum, apa lagi mencomot ludah sendiri&#8230; (wew)<br />
soal mencomot artis, mungkin karena artis dan politikus sama-sama senang main di panggung&#8230;<br />
yang artis pengin jadi politikus, yang politikus bergaya seperti artis&#8230;<br />
mungkin ada partai P4 nanti : Partai Pura Pura Politikus <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
