<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Tiga Nenek Sihir</title>
	<atom:link href="http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/</link>
	<description>Bahasa &#124; Rasa &#124; Makna</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 08:34:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8324</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 14:14:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8324</guid>
		<description>Sami sami, kang
:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sami sami, kang<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: podolisasi prima</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8323</link>
		<dc:creator>podolisasi prima</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 13:03:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8323</guid>
		<description>hatur tengkiu um ibra reply nya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hatur tengkiu um ibra reply nya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8322</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 11:51:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8322</guid>
		<description>Ngga ada salahnya juga aku taruh fesbukku di sini,
Tau aja ada cewe cakep nge add : D
 :
Ibrahim badjre</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ngga ada salahnya juga aku taruh fesbukku di sini,<br />
Tau aja ada cewe cakep nge add : D<br />
 :<br />
Ibrahim badjre</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: podolisasi prima</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8321</link>
		<dc:creator>podolisasi prima</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 11:34:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8321</guid>
		<description>Sitok Srengenge&#039;s Notes:


Dari mana kita datang, ke sana kita pulang.

Thats my fav..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sitok Srengenge&#8217;s Notes:</p>
<p>Dari mana kita datang, ke sana kita pulang.</p>
<p>Thats my fav..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8320</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 06:07:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8320</guid>
		<description>Saya kutip dari  ToE - wiki &quot;A small number of scientists claim that Gödel&#039;s incompleteness theorem proves that any attempt to construct a Theory of Everything is bound to fail.&quot;,  saya jadi  ingin tahu apa kata  Jhon D.Barrow dalam  bukunya “Theory of Everything” dan 
Stephen Hawking, pada “A Brief History of Time”

Mungkin menjelaskan lengkung ruang  pada black hole,atau gravitasi, lalu .... dunia,..  bumi, bintang dan matahari terus saja berlari (expand) ke tak berhingga - pertanyaannya , sudah sampe mana kita,
kemana  kita mau pigi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kutip dari  ToE &#8211; wiki &#8220;A small number of scientists claim that Gödel&#8217;s incompleteness theorem proves that any attempt to construct a Theory of Everything is bound to fail.&#8221;,  saya jadi  ingin tahu apa kata  Jhon D.Barrow dalam  bukunya “Theory of Everything” dan<br />
Stephen Hawking, pada “A Brief History of Time”</p>
<p>Mungkin menjelaskan lengkung ruang  pada black hole,atau gravitasi, lalu &#8230;. dunia,..  bumi, bintang dan matahari terus saja berlari (expand) ke tak berhingga &#8211; pertanyaannya , sudah sampe mana kita,<br />
kemana  kita mau pigi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Algazel</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8319</link>
		<dc:creator>Algazel</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 02:32:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8319</guid>
		<description>Beyond Einstein..
Koreksi ya jika ada data yg  ter-update...

Para penggagas teori telah mencermati kembali konstanta kosmologi Einstein untuk menjelaskan penemuan baru yang mencengangkan.
Dan kini &quot;kekeliruan terbesar&quot; Einstein mulai muncul sebagai salah satu keberhasilannya yang terhebat. Para astronom memperkirakan
gravitasi perlahan-lahan memperlambat pengembangan alam semesta.

Einstein sendiri pernah mencoba membuktikan bahwa benda ini-lubang hitam, sebagaimana kelak  disebut orang-tak mungkin dapat terjadi. Ia membenci apa yang mungkin terdapat di tengah lubang hitam: Bintik hampa dan kepadatan tak berahir yang mematahkan berbagai hukum fisika.

Singkat kata teory of everything.
Para ahli fisika mash berusaha menemukan teori seperti ini--penjelasan tunggal yang berlaku untuk kekuatan gravitasi skala
besar, maupun kekuatan jarak dekat di dalam atom.

Boleh jadi Einstein sama terkejutnya memandang alam semesta yang kita pahami saat ini. Dan boleh jadi juga: dalam skala mikro
Semesta berfikir kita akan terus ber-Evolusi.

Beyond Life.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beyond Einstein..<br />
Koreksi ya jika ada data yg  ter-update&#8230;</p>
<p>Para penggagas teori telah mencermati kembali konstanta kosmologi Einstein untuk menjelaskan penemuan baru yang mencengangkan.<br />
Dan kini &#8220;kekeliruan terbesar&#8221; Einstein mulai muncul sebagai salah satu keberhasilannya yang terhebat. Para astronom memperkirakan<br />
gravitasi perlahan-lahan memperlambat pengembangan alam semesta.</p>
<p>Einstein sendiri pernah mencoba membuktikan bahwa benda ini-lubang hitam, sebagaimana kelak  disebut orang-tak mungkin dapat terjadi. Ia membenci apa yang mungkin terdapat di tengah lubang hitam: Bintik hampa dan kepadatan tak berahir yang mematahkan berbagai hukum fisika.</p>
<p>Singkat kata teory of everything.<br />
Para ahli fisika mash berusaha menemukan teori seperti ini&#8211;penjelasan tunggal yang berlaku untuk kekuatan gravitasi skala<br />
besar, maupun kekuatan jarak dekat di dalam atom.</p>
<p>Boleh jadi Einstein sama terkejutnya memandang alam semesta yang kita pahami saat ini. Dan boleh jadi juga: dalam skala mikro<br />
Semesta berfikir kita akan terus ber-Evolusi.</p>
<p>Beyond Life.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Algazel</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8318</link>
		<dc:creator>Algazel</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 16:48:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8318</guid>
		<description>Selalu bersenang-senang dengan cara anda sendiri ya ibra?
Dan selalu Impressive.

Anda berdua bertutur sangat matang dan Rich..
Entah Ikarus entah Janus..

Tambahan data dr buku Black Swan jelas makin mantab.
mo dong imelnya. fesbuk tea, add gitulah.hahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selalu bersenang-senang dengan cara anda sendiri ya ibra?<br />
Dan selalu Impressive.</p>
<p>Anda berdua bertutur sangat matang dan Rich..<br />
Entah Ikarus entah Janus..</p>
<p>Tambahan data dr buku Black Swan jelas makin mantab.<br />
mo dong imelnya. fesbuk tea, add gitulah.hahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8316</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 11:30:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8316</guid>
		<description>Suara itu, meski keluar dari pemuda yang belum mampu mengendalikan ledakan2 dalam dirinya :p , tapi juga merupakan rasa syukur dan pengakuan akan karunia ilahi yang tak terpermanai, dan juga kerendahan hati akan keterbatasan manusia. 
Sebuah suara dari kondisi, dengan meminjam istilah Nurcholis Madjid, &quot;nol&quot; dalam artinya yang sangat serius.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Suara itu, meski keluar dari pemuda yang belum mampu mengendalikan ledakan2 dalam dirinya :p , tapi juga merupakan rasa syukur dan pengakuan akan karunia ilahi yang tak terpermanai, dan juga kerendahan hati akan keterbatasan manusia.<br />
Sebuah suara dari kondisi, dengan meminjam istilah Nurcholis Madjid, &#8220;nol&#8221; dalam artinya yang sangat serius.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8315</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 06:45:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8315</guid>
		<description>saya hanya melihat potensi reaktualisasi illuminasi  pada kajian ekonominya Masudul Alam Chudhury, dalam meng &quot;introduce &quot;,  epistemology  tauhidi  melalui  &quot;paradigma universal&quot;,  sehingga merupakan  antithesis dari  pernyataan anda diatas &quot; konsep apapun yang “mengaku” universal, maka ia akan dengan sendirinya runtuh menghadapi keaneka ragaman segala hal di dunia ini.&quot; - vulgarnya ia ingin sebaliknya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya hanya melihat potensi reaktualisasi illuminasi  pada kajian ekonominya Masudul Alam Chudhury, dalam meng &#8220;introduce &#8220;,  epistemology  tauhidi  melalui  &#8220;paradigma universal&#8221;,  sehingga merupakan  antithesis dari  pernyataan anda diatas &#8221; konsep apapun yang “mengaku” universal, maka ia akan dengan sendirinya runtuh menghadapi keaneka ragaman segala hal di dunia ini.&#8221; &#8211; vulgarnya ia ingin sebaliknya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8314</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 11:48:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8314</guid>
		<description>Justru kesenjangan antara yang mikro dan makro itu yang hendak saya angkat. Makanya saya mengajukan etika Levinas tentang Wajah Yang Maha Lain. Sebab fenomena, misalnya kehadiran anda, bagi saya adalah bagian dari wajah lain. Dan tiap saat wajah itu berubah. Wajah itu masuk dalam panel spasio-stempora. Yang tidak sama dengan kapanpun dan di manapun atau siapapun. 

Di situlah segala ironi tentang kesatuan identitas dan kategori terkuak. 

Dari awal saya sudah mengajukan tesis Foucauldian tentang terpisahnya manusia dengan pengetahuan tentang manusia itu sendiri ( yang oleh saudara algazel atau podol disebut lipatan platonik itu). Lebih jauh, Michel Foucault berani bertaruh bahwa pengetahuan tentang manusia akan mati, seperti terhapusnya wajah yang dilukis di atas pasir di tepi pantai.



Artinya,  konsep apapun yang &quot;mengaku&quot; universal, maka ia akan dengan sendirinya runtuh menghadapi keaneka ragaman segala hal di dunia ini. Terutama manusia.

Belum lagi tesis Lacanian. Belum lagi transvaluation all the values nya Nietszche, belum lagi perjuangan kelasnya Marxian. 

Illuminasi itu sudah tertinggal jauh ! 

Dan segala hal itu mempengaruhi tindak ekonomi manusia. Itulah kenapa saya bilang Smith ngga sanggup menangkap semua variable yang ada dalam kerumunan manusia.

Kalau saudara zul azmi mau sedikit mengikuti komentar2 saya di sini, mungkin saudara sedikit banyak akan melihat itu. 

Dan karena GM datang dan selalu datang dengan suatu yang baru, saya pun berusaha datang dengan yang baru pula. Saya ngga mau ngulang2 apa yang saya katakan. Karena ia tertulis. 
Bisa anda periksa dan anda gugat. 

Silahkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Justru kesenjangan antara yang mikro dan makro itu yang hendak saya angkat. Makanya saya mengajukan etika Levinas tentang Wajah Yang Maha Lain. Sebab fenomena, misalnya kehadiran anda, bagi saya adalah bagian dari wajah lain. Dan tiap saat wajah itu berubah. Wajah itu masuk dalam panel spasio-stempora. Yang tidak sama dengan kapanpun dan di manapun atau siapapun. </p>
<p>Di situlah segala ironi tentang kesatuan identitas dan kategori terkuak. </p>
<p>Dari awal saya sudah mengajukan tesis Foucauldian tentang terpisahnya manusia dengan pengetahuan tentang manusia itu sendiri ( yang oleh saudara algazel atau podol disebut lipatan platonik itu). Lebih jauh, Michel Foucault berani bertaruh bahwa pengetahuan tentang manusia akan mati, seperti terhapusnya wajah yang dilukis di atas pasir di tepi pantai.</p>
<p>Artinya,  konsep apapun yang &#8220;mengaku&#8221; universal, maka ia akan dengan sendirinya runtuh menghadapi keaneka ragaman segala hal di dunia ini. Terutama manusia.</p>
<p>Belum lagi tesis Lacanian. Belum lagi transvaluation all the values nya Nietszche, belum lagi perjuangan kelasnya Marxian. </p>
<p>Illuminasi itu sudah tertinggal jauh ! </p>
<p>Dan segala hal itu mempengaruhi tindak ekonomi manusia. Itulah kenapa saya bilang Smith ngga sanggup menangkap semua variable yang ada dalam kerumunan manusia.</p>
<p>Kalau saudara zul azmi mau sedikit mengikuti komentar2 saya di sini, mungkin saudara sedikit banyak akan melihat itu. </p>
<p>Dan karena GM datang dan selalu datang dengan suatu yang baru, saya pun berusaha datang dengan yang baru pula. Saya ngga mau ngulang2 apa yang saya katakan. Karena ia tertulis.<br />
Bisa anda periksa dan anda gugat. </p>
<p>Silahkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8313</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 06:45:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8313</guid>
		<description>justru makro - mikro inilah yang ingin saya angkat kepermukaan, dimana mendudukkan etika dan moral, apakah  dalam transaksi orang-perorang, atau punyakah ia tempat pada ekonomi masyarakat yang  dianalisa sebagai aggregat ekonomi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>justru makro &#8211; mikro inilah yang ingin saya angkat kepermukaan, dimana mendudukkan etika dan moral, apakah  dalam transaksi orang-perorang, atau punyakah ia tempat pada ekonomi masyarakat yang  dianalisa sebagai aggregat ekonomi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Loginataka</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8312</link>
		<dc:creator>Loginataka</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 04:26:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8312</guid>
		<description>Setelah hampir 2 abad dijadikan pedoman, fisika Newtonian pun akhirnya &#039;harus menyesuaikan&#039; dengan relativitas Einstein.
Ruang dan waktu, yang menurut Newton bersifat mutlak, ternyata tidak menurut Einstein. Dalam fisika Einstein, yang mutlak adalah kecepatan cahaya (c).

&quot;.. Pada detik itu, bagi perwira tinggi Skotlandia itu, masa depan tiba-tiba tampak berubah...&quot; . Ada tiga nenek sihir terlihat, ada takhta terlihat, ada puncak terlihat. Ada &#039;cahaya silau&#039; yang membuat mata buta.

&quot;.. di hutan berkabut itu, di bawah cuaca buruk itu, tertib, adat dan lambangnya guncang.&quot; Tertib, adat, dan lambang terkungkung dalam ruang dan waktu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah hampir 2 abad dijadikan pedoman, fisika Newtonian pun akhirnya &#8216;harus menyesuaikan&#8217; dengan relativitas Einstein.<br />
Ruang dan waktu, yang menurut Newton bersifat mutlak, ternyata tidak menurut Einstein. Dalam fisika Einstein, yang mutlak adalah kecepatan cahaya (c).</p>
<p>&#8220;.. Pada detik itu, bagi perwira tinggi Skotlandia itu, masa depan tiba-tiba tampak berubah&#8230;&#8221; . Ada tiga nenek sihir terlihat, ada takhta terlihat, ada puncak terlihat. Ada &#8216;cahaya silau&#8217; yang membuat mata buta.</p>
<p>&#8220;.. di hutan berkabut itu, di bawah cuaca buruk itu, tertib, adat dan lambangnya guncang.&#8221; Tertib, adat, dan lambang terkungkung dalam ruang dan waktu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8311</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 03:55:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8311</guid>
		<description>Tentang Komentar no. 25 di atas, anda bisa membacanya sebagai sebuah pujian.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tentang Komentar no. 25 di atas, anda bisa membacanya sebagai sebuah pujian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8310</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 03:51:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8310</guid>
		<description>Dari kasus si A dan B di atas, sebetulnya saya sudah masuk dikotomi mikro dan makro. Kontrak sosial dan equilibrium itu sebetulnya masuk makro. Dan disitulah penegasan Sokrates : kita ngga bisa masuk makro tanpa menyertakan yang mikro. Penegasan ini adalah penegasan identitas. Kita tak dapat menyamakan semua yang di luar kita dengan diri kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dari kasus si A dan B di atas, sebetulnya saya sudah masuk dikotomi mikro dan makro. Kontrak sosial dan equilibrium itu sebetulnya masuk makro. Dan disitulah penegasan Sokrates : kita ngga bisa masuk makro tanpa menyertakan yang mikro. Penegasan ini adalah penegasan identitas. Kita tak dapat menyamakan semua yang di luar kita dengan diri kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8309</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 02:36:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8309</guid>
		<description>Bukan kekayaan yang menghasilkan kebajikan. Tapi kebajikan yang menghasilkan kekayaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan kekayaan yang menghasilkan kebajikan. Tapi kebajikan yang menghasilkan kekayaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8308</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 00:41:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8308</guid>
		<description>nampaknya  ini adalah pesan dari sokrates untuk orang-orang atau society,  yang ditandai oleh kata &quot;mereka&quot; - jadi masalahnya adalah soal penataan hidup bersama, masalah transaksi seorang dengan orang lain, masalah mu&#039;amalah dalam khuriyat, masalah contractarianism dalam perdagangan, masalah ijab dalam jual beli biasa.  apa kata sokrates mengenai hal ini ????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nampaknya  ini adalah pesan dari sokrates untuk orang-orang atau society,  yang ditandai oleh kata &#8220;mereka&#8221; &#8211; jadi masalahnya adalah soal penataan hidup bersama, masalah transaksi seorang dengan orang lain, masalah mu&#8217;amalah dalam khuriyat, masalah contractarianism dalam perdagangan, masalah ijab dalam jual beli biasa.  apa kata sokrates mengenai hal ini ????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8307</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 13:06:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8307</guid>
		<description>Aku kutipkan kata-kata Sokrates dalam Apologinya buat kamu, Zul Azmi :

Takkan ada suatu apapun yang dapat memberi keburukan pada orang baik, entah di dunia ini ataupun kematian, dan nasib mereka tidak akan diabaikan Allah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku kutipkan kata-kata Sokrates dalam Apologinya buat kamu, Zul Azmi :</p>
<p>Takkan ada suatu apapun yang dapat memberi keburukan pada orang baik, entah di dunia ini ataupun kematian, dan nasib mereka tidak akan diabaikan Allah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zul azmi sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8306</link>
		<dc:creator>zul azmi sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 09:05:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8306</guid>
		<description>pembunuh versus penghidup, kesewenang-wenangan versus kepatuhan, yang kotor dan yang jorok versus yang bersih dan murni serta  najis versus  kehalalan akan dijelaskan dengan  circular causation nya  Myrdal, atau Shoemacher -  ini menjelaskan  penyebab  berantai , beberapa sebab berurutan memberi  akibat  berurutan kemudian memberi akibat kepada sebab. (ketimbang semua lawan semua, semua membentuk semua). Jadi secara sederhana dijelaskan begini : 
Harus ada kesadaran bahwa dunia fana ini diluminasi sang Maha Ada, kesadaran akan illuminasi  inilah  yang menyebabkan tiap insan  saling berinteraksi (circular causation) diatas, interaksi circular causation menghendaki  integrasi, artinya evaluasi terhadap hasil  interaksi ,  dan hanya dengan integrasi pula dapat dicapai kemajuan dengan evolusi yang kreatif.
Ini dijelaskan oleh Masudul Alam Chudhury  dalam ethico-economy nya, dan dia menyebutkannya dengan Epistemologi IIE, interaktif, integratif, dan evolusi kreatif, atau seringkali disebut dengan shuratic epistemology (shura- jadi musyawarah dlm bhs indonesia).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pembunuh versus penghidup, kesewenang-wenangan versus kepatuhan, yang kotor dan yang jorok versus yang bersih dan murni serta  najis versus  kehalalan akan dijelaskan dengan  circular causation nya  Myrdal, atau Shoemacher &#8211;  ini menjelaskan  penyebab  berantai , beberapa sebab berurutan memberi  akibat  berurutan kemudian memberi akibat kepada sebab. (ketimbang semua lawan semua, semua membentuk semua). Jadi secara sederhana dijelaskan begini :<br />
Harus ada kesadaran bahwa dunia fana ini diluminasi sang Maha Ada, kesadaran akan illuminasi  inilah  yang menyebabkan tiap insan  saling berinteraksi (circular causation) diatas, interaksi circular causation menghendaki  integrasi, artinya evaluasi terhadap hasil  interaksi ,  dan hanya dengan integrasi pula dapat dicapai kemajuan dengan evolusi yang kreatif.<br />
Ini dijelaskan oleh Masudul Alam Chudhury  dalam ethico-economy nya, dan dia menyebutkannya dengan Epistemologi IIE, interaktif, integratif, dan evolusi kreatif, atau seringkali disebut dengan shuratic epistemology (shura- jadi musyawarah dlm bhs indonesia).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Bang Del</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8305</link>
		<dc:creator>Bang Del</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 04:37:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8305</guid>
		<description>Entah kenapa kalo aku menilai, ehem.. (maap ya pak) terkadang dan hingga saat ini tokoh penyeimbang selalu hadir termasuk Macbeth. Sehingga semuanya akan menjadi balance.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Entah kenapa kalo aku menilai, ehem.. (maap ya pak) terkadang dan hingga saat ini tokoh penyeimbang selalu hadir termasuk Macbeth. Sehingga semuanya akan menjadi balance.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibra</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/04/27/tiga-nenek-sihir/#comment-8302</link>
		<dc:creator>ibra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 07:40:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=382#comment-8302</guid>
		<description>Harus dijelaskan juga bahwa iluminasi itu membiarkan pembunuhan dan kesewenang-wenangan. 

Harus dijelaskan juga bahwa pada akhirnya iluminasi (hikmah?) Meliputi yang kotor dan najis. Meliputi pergulatan kepentingan. 

Harus dijelaskan juga bahwa Sang Khalik adalah &quot; laisa kamislihi syaian&quot; Sang Maha Lain. Dan Dia mendatangi kita setiap waktu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Harus dijelaskan juga bahwa iluminasi itu membiarkan pembunuhan dan kesewenang-wenangan. </p>
<p>Harus dijelaskan juga bahwa pada akhirnya iluminasi (hikmah?) Meliputi yang kotor dan najis. Meliputi pergulatan kepentingan. </p>
<p>Harus dijelaskan juga bahwa Sang Khalik adalah &#8221; laisa kamislihi syaian&#8221; Sang Maha Lain. Dan Dia mendatangi kita setiap waktu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
