<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Thersites</title>
	<atom:link href="http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/</link>
	<description>Bahasa &#124; Rasa &#124; Makna</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Dec 2009 02:55:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: atang supriatna</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8441</link>
		<dc:creator>atang supriatna</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 08:42:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8441</guid>
		<description>Di barat sana demokrasi dimulai oleh seorang buruk muka dipukul punggungnya. Mas Gunawan, saya request (seperti pendengar di radio-radio) bisa buat artikel; bahwa di Indonesia khususnya di Jawa Barat, sudah berabad-abad demokrasi itu di mulai di rumah, seperti dipraktekan oleh si Kabayan dalam folklore Sunda. Artinya permintaan sy ini adalah; sudah lama Mas Gunawan Muhammad ini tidak mengeksplorasi kekuatan lokal, seperti misalnya, &quot;Asmarandana&quot; yg sy suka itu. Tulisannya akhir2 ini selalu &quot;settingannya&quot; barat. Bagaimana kalau sy usul tulisan berikutnya dlm catatan pinggir, temanya; &quot;politik gamelan&quot;, &quot;kekuasaan ditangan tukang  kendang&quot;, &quot;ada apa dengan polygami?&quot;, &quot;tuhan dlm tarian topeng&quot;. dll. Wah, sudah sy bayangkan pasti seru jika ditulis oleh seorang yg wawasannya luas seperti Gunawan Muhammad.Terimakasih &quot;sagede gunung&quot; jika request sy direspon.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di barat sana demokrasi dimulai oleh seorang buruk muka dipukul punggungnya. Mas Gunawan, saya request (seperti pendengar di radio-radio) bisa buat artikel; bahwa di Indonesia khususnya di Jawa Barat, sudah berabad-abad demokrasi itu di mulai di rumah, seperti dipraktekan oleh si Kabayan dalam folklore Sunda. Artinya permintaan sy ini adalah; sudah lama Mas Gunawan Muhammad ini tidak mengeksplorasi kekuatan lokal, seperti misalnya, &#8220;Asmarandana&#8221; yg sy suka itu. Tulisannya akhir2 ini selalu &#8220;settingannya&#8221; barat. Bagaimana kalau sy usul tulisan berikutnya dlm catatan pinggir, temanya; &#8220;politik gamelan&#8221;, &#8220;kekuasaan ditangan tukang  kendang&#8221;, &#8220;ada apa dengan polygami?&#8221;, &#8220;tuhan dlm tarian topeng&#8221;. dll. Wah, sudah sy bayangkan pasti seru jika ditulis oleh seorang yg wawasannya luas seperti Gunawan Muhammad.Terimakasih &#8220;sagede gunung&#8221; jika request sy direspon.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Investpanas</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8406</link>
		<dc:creator>Investpanas</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 04:31:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8406</guid>
		<description>lam kenal mas blog bagus pr nya juga bagus selamat ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lam kenal mas blog bagus pr nya juga bagus selamat ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: BimaAria</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8366</link>
		<dc:creator>BimaAria</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 17:01:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8366</guid>
		<description>Bener, Jadi inget... Tersitesnya banyak yang ilang2 jg kalo ga salah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bener, Jadi inget&#8230; Tersitesnya banyak yang ilang2 jg kalo ga salah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: raz ghaz</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8351</link>
		<dc:creator>raz ghaz</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 12:02:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8351</guid>
		<description>tersitess.?kayaknya GM pernah menceritakan ini dalam caping2 yang dulu itu. tapi yang ini lebih mendalam dan detail.Indonesia sendiri memang banyak punya tersites2nya. boleh nggak kalo dibilang begitu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tersitess.?kayaknya GM pernah menceritakan ini dalam caping2 yang dulu itu. tapi yang ini lebih mendalam dan detail.Indonesia sendiri memang banyak punya tersites2nya. boleh nggak kalo dibilang begitu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8332</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 00:41:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8332</guid>
		<description>katimbang mempertimbangkan greek, mengapa ndak kita pertimbangkan indonesia, melalui jembatan etimologi arabia-melayu.

misalnya rakyat  itu  bukan  demos, tetapi  ru&#039;yah,  ra&#039;a  atau  ra&#039;ya, (saya mesti betul-betul minta pertolongan nih pada mereka yang faham asal kata rakyat dari bahasa arab) - menurut &quot;feeling saya&quot; rakyat itu bermakna sepertai kata dasarnya , menjadi sesuatu yang mesti  di  &quot;counting&quot;  atau diperhitungkan,  dilihat dan diperhatikan, dan dicari tahu apa, bagaimana dan mengapanya.

sekali kita menyebutnya rakyat itu berarti , pemimpin mestinya selalu &quot;memperhatikan, menjaga, memperhitungkan&quot;  dan  manaruhnya ditengah pada setiap  kegiatan dan aktifitas kepemerintahan,  dengan cara sederhana itu kita tidak dipusingkan oleh mitos-mitos greek, kecuali untuk refleksi seperti apa yang digambarkan oleh GM.
salam
zul azmi sibuea</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>katimbang mempertimbangkan greek, mengapa ndak kita pertimbangkan indonesia, melalui jembatan etimologi arabia-melayu.</p>
<p>misalnya rakyat  itu  bukan  demos, tetapi  ru&#8217;yah,  ra&#8217;a  atau  ra&#8217;ya, (saya mesti betul-betul minta pertolongan nih pada mereka yang faham asal kata rakyat dari bahasa arab) &#8211; menurut &#8220;feeling saya&#8221; rakyat itu bermakna sepertai kata dasarnya , menjadi sesuatu yang mesti  di  &#8220;counting&#8221;  atau diperhitungkan,  dilihat dan diperhatikan, dan dicari tahu apa, bagaimana dan mengapanya.</p>
<p>sekali kita menyebutnya rakyat itu berarti , pemimpin mestinya selalu &#8220;memperhatikan, menjaga, memperhitungkan&#8221;  dan  manaruhnya ditengah pada setiap  kegiatan dan aktifitas kepemerintahan,  dengan cara sederhana itu kita tidak dipusingkan oleh mitos-mitos greek, kecuali untuk refleksi seperti apa yang digambarkan oleh GM.<br />
salam<br />
zul azmi sibuea</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: isoelaiman</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8330</link>
		<dc:creator>isoelaiman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 23:41:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8330</guid>
		<description>GM menyatakan, &quot;Pada mulanya adalah ego—yang akhirnya menentukan segalanya.&quot;Bo akar rumput, beda pohon menjulang. &quot;Tenda tuan penuh dengan logam berharga dan perempuan jelita, sebab tiap kali kami taklukkan kota kami persembahkan jarahan itu kepada tuan.”
Apa pasal? Jawab GM, &quot;Kita hanya tahu, Perang Troya yang bertahun-tahun itu bermula karena istri sang raja melarikan diri ke pelukan orang lain.&quot;
Secara tiba-tiba saya teringat dalam suatu kitab tafsir Al-Qur&#039;an, yang intinya begini. Suatu hari, sahabat Ash-Shidieq, (panggilan akrab bagi sahabat Abu Bakar) menangis tersedu-sedu di ruang yang sangat sederhana dan kosong, begitu menyaksikan di depannya seseorang  sosok yang paling dia kagumi dan paling dicintai Tuhannya. Garis-garis pelepah kurma terlihat jelas di lengan dan pipinya, dari bekas tidurnya.
Dengan nada sendu Ash-Shiddieq berucap. &quot;Ya Rasulullah tiada suatu pun benda yang berharga di ruangan ini. Raja Romawi berada di istana dengan harta berlimpah, sedangkan engkau seperti ini.&quot; 
&quot;Wahai Abu Bakar, apa peduliku dengan dunia. Apa engkau masih belum yakin akan kemuliaan kehidupan akhirat?&quot; 
&quot;Okh, astaghfirullah, mohon ampunkan diriku pada Allah, ya Rasulullah.&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>GM menyatakan, &#8220;Pada mulanya adalah ego—yang akhirnya menentukan segalanya.&#8221;Bo akar rumput, beda pohon menjulang. &#8220;Tenda tuan penuh dengan logam berharga dan perempuan jelita, sebab tiap kali kami taklukkan kota kami persembahkan jarahan itu kepada tuan.”<br />
Apa pasal? Jawab GM, &#8220;Kita hanya tahu, Perang Troya yang bertahun-tahun itu bermula karena istri sang raja melarikan diri ke pelukan orang lain.&#8221;<br />
Secara tiba-tiba saya teringat dalam suatu kitab tafsir Al-Qur&#8217;an, yang intinya begini. Suatu hari, sahabat Ash-Shidieq, (panggilan akrab bagi sahabat Abu Bakar) menangis tersedu-sedu di ruang yang sangat sederhana dan kosong, begitu menyaksikan di depannya seseorang  sosok yang paling dia kagumi dan paling dicintai Tuhannya. Garis-garis pelepah kurma terlihat jelas di lengan dan pipinya, dari bekas tidurnya.<br />
Dengan nada sendu Ash-Shiddieq berucap. &#8220;Ya Rasulullah tiada suatu pun benda yang berharga di ruangan ini. Raja Romawi berada di istana dengan harta berlimpah, sedangkan engkau seperti ini.&#8221;<br />
&#8220;Wahai Abu Bakar, apa peduliku dengan dunia. Apa engkau masih belum yakin akan kemuliaan kehidupan akhirat?&#8221;<br />
&#8220;Okh, astaghfirullah, mohon ampunkan diriku pada Allah, ya Rasulullah.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: siceptea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8329</link>
		<dc:creator>siceptea</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 21:38:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8329</guid>
		<description>sory mas klo ga nyambung sama postingan, saya siceptea, mau nawarin kerjasama, saya mau pasang iklan di blog mas ini bentuknya cuma link doank, disimpen di blogroll atau side bar,,harganya saya nawar 10rb/bulan per link,,jd kalo saya pasang 10 link, maka dalam satu bulan mas saya bayar 100rb/bulan (baru penawaran)…itupun kalo mas bersedia,,,kalo tertarik, email saya di siceptea@gmail.com
iklan nya gakan berhub, sama adult ataupun gambling kok,,kalem
regards</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sory mas klo ga nyambung sama postingan, saya siceptea, mau nawarin kerjasama, saya mau pasang iklan di blog mas ini bentuknya cuma link doank, disimpen di blogroll atau side bar,,harganya saya nawar 10rb/bulan per link,,jd kalo saya pasang 10 link, maka dalam satu bulan mas saya bayar 100rb/bulan (baru penawaran)…itupun kalo mas bersedia,,,kalo tertarik, email saya di <a href="mailto:siceptea@gmail.com">siceptea@gmail.com</a><br />
iklan nya gakan berhub, sama adult ataupun gambling kok,,kalem<br />
regards</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://caping.wordpress.com/2009/05/11/thersites/#comment-8326</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 02:44:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://caping.wordpress.com/?p=385#comment-8326</guid>
		<description>huh, maccam mie, bertaut berkulindan, &quot;it seem like greek to me&quot;, tapi memang hampir semua terminologi politik kita berasal dari greek atau sebagian latin, yang juga diperoleh dari greek.
yang jadi pertanyaan mengapa greek, ada apa dengan greek</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>huh, maccam mie, bertaut berkulindan, &#8220;it seem like greek to me&#8221;, tapi memang hampir semua terminologi politik kita berasal dari greek atau sebagian latin, yang juga diperoleh dari greek.<br />
yang jadi pertanyaan mengapa greek, ada apa dengan greek</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
